mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Kuala Tungkal Dikepung Kabut Asap, Warga Keluhkan Udara Menyengat dan Gangguan Pernapasan Lontar Fair 2026 Resmi Dibuka, Wabup Katamso Soroti Peran Industri Dorong Ekonomi Tanjabbar Sederhana tapi Bermakna, Tradisi Makan Bersama Warnai HUT RI ke-81 di Desa Senaung Warga RT 06 dan RT 07 Desa Senaung Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Puluhan Perlombaan Bupati Anwar Sadat Tinjau Langsung Karhutla di Bram Itam, Minta Warga Waspadai Titik Api

Home / Peristiwa

Senin, 19 Desember 2022 - 20:39 WIB

Pekerjaan Alami Luka Bakar, Disnaker Tanjab Barat Panggil Pihak Petrochina

TANJAB BARAT – Kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara yang mengakibatkan 8 pekerja mengalami luka bakar.

Untuk itu Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tanjung Jabung Barat memanggil pihak PetroChina untuk minta pertanggungjawaban dan penjelasan terkait kejadian bocornya Pipa Line Gas tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tanjab Barat,Dianda Putra bahwa saat mendengar info pihaknya langsung menghubungi humas dan HRD petroChina dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

BACA JUGA  Tabung Senapan Angin Meledak, Seorang Remaja Meninggal

“Kita langsung menghubungi BPJS ketenagakerjaan dan memanggil pihak PetroChina pada hari ini Senin siang 19 Desember 2022,” jelasnya.

Pemanggilan hari ini kata Dianda,untuk minta tanggung jawab serta penjelasan lebih lanjut tentang kejadian ini.

“Kita minta penanganan yang lebih intensif dan profesional dari Pihak PetroChina dan Pihak terkait lainnya,”ungkapnya.

BACA JUGA  Diterjang Angin Puting Beliung, Rumah Warga Rusak Berat di Lubuk Kambing

Lanjutnya,saat ini 8 orang korban kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh masih dalam penanganan secara intensif di RS Siloam Jambi.

“Untuk korban yang dirawat di RS Siloam akan segera dievakuasi ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut, dan berdasarkan informasi dari pihak HRD PetroChina pagi ini, semua biaya akan ditanggung oleh petroChina,”tukasnya.

TANJAB BARAT – Kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara yang mengakibatkan 8 pekerja mengalami luka bakar.

Untuk itu Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tanjung Jabung Barat memanggil pihak PetroChina untuk minta pertanggungjawaban dan penjelasan terkait kejadian bocornya Pipa Line Gas tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tanjab Barat,Dianda Putra bahwa saat mendengar info pihaknya langsung menghubungi humas dan HRD petroChina dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Kita langsung menghubungi BPJS ketenagakerjaan dan memanggil pihak PetroChina pada hari ini Senin siang 19 Desember 2022,” jelasnya.

Pemanggilan hari ini kata Dianda,untuk minta tanggung jawab serta penjelasan lebih lanjut tentang kejadian ini.

“Kita minta penanganan yang lebih intensif dan profesional dari Pihak PetroChina dan Pihak terkait lainnya,”ungkapnya.

Lanjutnya,saat ini 8 orang korban kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh masih dalam penanganan secara intensif di RS Siloam Jambi.

“Untuk korban yang dirawat di RS Siloam akan segera dievakuasi ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut, dan berdasarkan informasi dari pihak HRD PetroChina pagi ini, semua biaya akan ditanggung oleh petroChina,”tukasnya.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pimpret Media di Tanjabbar, Seret Akun Medsos dan FB tjb ke Polres Dengan Dalih ITE dan UU Pers

Peristiwa

Jarang Ngantor, LSM Petisi Desak Kemendagri Evaluasi Kinerja Wabup Tanjabbar

Peristiwa

Sebuah Ruko Semi Permanen di Pasar KM 2,5 Tebing Tinggi Terbakar

Peristiwa

Kebakaran di Kuala Tungkal Hanguskan Rumah dan Bedeng

Peristiwa

Aksi Nekat Perampok di BTN Selempang Merah, Sekap Korban dan Gasak Emas 2 Mayam

Peristiwa

Hanguskan Belasan Bangunan, Api Diduga Berasal Dari Toko Kasur

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah Warga di Kuala Betara

Peristiwa

Ditinggal Istri Ke Kamar Kecil, Suami Meninggal Gantung Diri di Kamar