mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
Hamdani Tutup Festival Hari Santri 2026 di Tungkal Ulu, Pesan Santri Jaga Akhlak dan Nilai Keislaman Dari Pesantren untuk Negeri, 2.950 Santri Peringati Hari Santri di Tanjabbar Pemkab Tanjabbar Fasilitasi Kesepakatan Plasma TML, Enam Desa Dapat Alokasi 690 Hektare Anwar Sadat Dorong Mahasiswa PTDI-STTD Hasilkan Kajian Transportasi Berbasis Data 2027 Jadi Ujian PPPK Paruh Waktu Tanjabbar, Predikat “Baik” Jadi Syarat Mutlak

Home / Tanjab Barat

Senin, 14 Juni 2021 - 17:23 WIB

Akses Jembatan Hutan Mangrove Kuala Tungkal Perlu Perhatian

TANJAB BARAT – Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hutan Mangrove saat ini seakan kurang mendapat perhatian.

Hal tersebut dikarenakan, jembatan kayu sebagai akses penghubung jalan ke hutan mangrove ini sudah kondisi nya sudah miring dan rapuh sehingga membahayakan bagi pengunjung maupun wisatawan.

Padahal Wisata Hutan Mangrove salah satu kebanggaan Kabupaten Tanjabbar, cukup di kenal oleh banyak orang baik, tidak hanya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, namun  juga di Provinsi Jambi, kini sudah tidak terawat.

Mirisnya, disepanjang jalan terlihat hampir semua titian jembatan kayu yang ada telah rapuh. Bahkan ada jembatan yang roboh sehingga menyulitkan bagi pengunjung yang datang.

Tidak hanya itu, secara akses jalan menuju wisata ini terbilang agak sulit karena hanya bisa di tempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua ataupun kapal pompong.

BACA JUGA  Lepas Kontingen Sepak Bola ke Gubernur Cup Jambi 2026, Bupati Anwar Sadat Harapkan Raih Prestasi dan Membanggakan Daerah

Salah satu pengunjung yang datang ke wisata Hutan Manggrove. Yati, menyebutkan bahwa kondisi jembatan tersebut memang sangat disayangkan. Padahal kata dia wisata mangrove ini sebelumnya sering di kunjungi oleh warga luar, sehingga jika kondisi tersebut di biarkan akan membawa citra buruk wisata Mangrove.

” Iya kita warga tungkal sangat menyayangkan kondisi jembatan seperti ini. Ini bisa bahaya kali jatuh ke sini, apalagi anak-anak. Kita sayangkan kalau yang datang itu kemudian membawa cerita ke warga yang belum datang ke sini, sehingga wisata ini jadi buruk di mata orang,” Ungkapnya.

Sebagai warga Kuala Tungkal, kata Yati. Ia berharap instansi terkait terkhusus Bupati Tanjabbar untuk bisa memperbaiki kondisi jembatan ini.

BACA JUGA  Dandim 0419/Tanjab Resmikan Gedung Madrasah Nurul Falah

” Bagaimana kita bisa ingin mengaet wisatawan dari luar daerah, sementara wisata kita seperti ini. Kalau kek gini orang cuma sekali aja ke sini sudah itu dak mau lagi. Padahal kalau kita kelola ini menjadi potensi,” Katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh pengunjung lainnya, Irul, ia menyebutkan bahwa kondisi jembatan ini memang sangat memprihatinkan, meskipun memang ada jembatan yang baru saja di bangun pada ujung jembatan sebelumnya yang menuju pantai. Namun, kata Irul hal tersebut juga percuma jika pada akses jembatan di pintu masuk tidak di perbaiki.

” Kita minta lah untuk pemerintah memperhatikan ini. Sayang kita punya potensi tetapi tidak di rawat,” Harapnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Peringati Hari Jadi Kabupaten ke 59, DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Istimewa

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Distribusikan Vaksin PMK Pada Ternak di Tiga Kecamatan

Pemerintahan

Beredar di Medsos Pembangunan Rumah Dinas Bupati Rp 15 M, Kadis PU Tanjabbar: Itu Hoax

polres

Sambut Pergantian Tahun, Polres Tanjabbar Keluarkan Himbauan Tegas ke Masyarakat 

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Launching Beras Lokal Pandawa Lima dan Padiku

Pemerintahan

Pemkab Tanjabbar Gelar Malam Perpisahan Kepala Kejaksaan Negeri

Pilkada

Siap Jadi Lumbung Suara, Masyarakat Makmur Jaya Doakan UAS Katamso Kembali Pimpin Tanjabbar

Tanjab Barat

Tepis Isu Pelabuhan Roro Kuala Tungkal Tutup, Agus Sumantri: Hanya ‘Docking’ Tahunan!  Kapal Pengganti Sudah Siap Backup!