mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Wakil Bupati Tanjabbar Presentasikan Program FOLU Net Sink 2030 di Forum Verifikasi Nasional GPM Jelang HBKN 2026, Bupati Anwar Sadat:  Insyaallah Kebutuhan Terpenuhi dan Meringankan Beban Masyarakat  Temuin Dirjen Perkim, Bupati Anwar Sadat Perjuangkan Program BSPS ke Tanjabbar  Ketahanan Sosial Daerah, Katamso Tegaskan Pentingnya Prodi Hukum Keluarga Islam Tinjau Lokasi Kebakaran di Asrama Ponpes Al Baqiyatus Shalihat, Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan

Home / Kriminal

Senin, 31 Mei 2021 - 22:38 WIB

Akun WhatsApp Kapolres Tanjabbar Dibajak OTK

Tanjab Barat – Nomor WhatsApp pribadi Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dibajak orang tidak dikenal (OTK). Senin (31/05/21).

Dikonfirmasi via sambungan telepon seluler, AKBP Guntur mengakui bahwa akun WhatsApp pribadinya sempat dibajak oleh orang tak dikenal.

“Iya, sekitar 2 jam yang lalu, tau nya saat WA mau digunakan tidak bisa dan kosong,” ungkap Kapolres, Senin malam.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Lantik Pejabat Eselon II & III

Lanjut Guntur, untuk menormalkan kembali akun whatsApp miliknya tersebut butuh waktu sekitar 10 jam.

“Rentang waktu ini dikhawiatirkan pembajak memakai nomor telepon dan profil akun WhatsApp miliknya untuk melakukan berbagai modus tindak pidana penipuan,” sebutnya.

Guntur menghimbau kepda masyarakat jika menerima pesan whatsApp mengatasnamankan dirinya agar diabaikan apalagi sampai meminta sejumlah uang.

BACA JUGA  Lomba Senam Sekolah Dasar, Wabup Katamso Dorong Gaya Hidup Sehat dan Anak Berprestasi

“Saya sampaikan kepada siapa saja mendapatkan pesan WhatsApp (WA) yang muncul nama saya, perlu saya klarifikasi bahwa itu bukan saya karena saat ini akun WhatsApp saya dibajak atau di-hacker orang tidak dikenal,” ujar Kapolres.(#4R)

Tanjab Barat – Nomor WhatsApp pribadi Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dibajak orang tidak dikenal (OTK). Senin (31/05/21).

Dikonfirmasi via sambungan telepon seluler, AKBP Guntur mengakui bahwa akun WhatsApp pribadinya sempat dibajak oleh orang tak dikenal.

“Iya, sekitar 2 jam yang lalu, tau nya saat WA mau digunakan tidak bisa dan kosong,” ungkap Kapolres, Senin malam.

Lanjut Guntur, untuk menormalkan kembali akun whatsApp miliknya tersebut butuh waktu sekitar 10 jam.

“Rentang waktu ini dikhawiatirkan pembajak memakai nomor telepon dan profil akun WhatsApp miliknya untuk melakukan berbagai modus tindak pidana penipuan,” sebutnya.

Guntur menghimbau kepda masyarakat jika menerima pesan whatsApp mengatasnamankan dirinya agar diabaikan apalagi sampai meminta sejumlah uang.

“Saya sampaikan kepada siapa saja mendapatkan pesan WhatsApp (WA) yang muncul nama saya, perlu saya klarifikasi bahwa itu bukan saya karena saat ini akun WhatsApp saya dibajak atau di-hacker orang tidak dikenal,” ujar Kapolres.(#4R)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Gelapkan Pajak Hingga Milyaran, Direktur PT Jasmine Indah di Limpahkan Ke Kejari Tanjab Barat

Kriminal

Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Teman Diringkus Polsek Betara

Kriminal

Ditusuk OTK, Satu Warga Tanjab Barat Meninggal dan Satu Mengalami Luka

Kriminal

Aki Mobil Dicuri, Sopir Tangki PDAM Lapor Polisi

Kriminal

Ditreskrimsus Polda Jambi Amankan 2 Pelaku Penambang Minyak Ilegal di Desa Lubuk Napal

Kriminal

Polres Tanjab Barat Gagalkan Penyeludupan Benih Lobster Senilai 20 Miliyar

Kriminal

Beraksi di 13 TKP, Polres Tanjabbar Bekuk Resedivis Pencurian dan Penggelapan Belasan Motor

Kriminal

Tidak Butuh Waktu Lama,Satreskrim Polres Bungo Berhasil Ungkap Kasus Misteri Mayat Terikat Tali