mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Kualitas Udara Memburuk, Pembelajaran Daring Tanjabbar Diperpanjang hingga 23 September 2026 Mardan Hasibuan Terpilih Aklamasi Pimpin IBCA MMA Tanjabbar, Targetkan Organisasi Makin Solid Jurnalis Salurkan 500 Masker dan Vitamin untuk Warga Kuala Tungkal, Peduli Dampak Kabut Asap Karhutla Ketua DPRD Tanjabbar Apresiasi Langkah Pemkab Perkuat Penanganan Karhutla 1.249 Titik Api Mengancam Tanjabbar, Pemkab Perkuat Komando Penanganan Karhutla

Home / Tanjab Barat

Senin, 18 Juli 2022 - 21:13 WIB

Berbau SARA Singgung Perasaan Suku Melayu Pemilik Akun Facebook DhyDhy Valenz Minta Maaf

Tanjab Barat – Berbau SARA Status postingan Akun Facebook (FB) milik  Dhydhy Valenz  jadi viral dan di Banjiri komentar oleh  publik di media sosial lantaran menyinggung perasaan warga suku Melayu.

Dikutip dari status akun Facebook milik Dhydhy Valenz yang menuliskan “jangan bebini orang melayu kupiah kuning celana dak tebeli lagi” #kata orang sih.

Terkait status FB  itu, sontak  sejumlah warga suku Melayu, di provinsi Jambi  mengecam status FB milik Dhydhy Valenz  yang terkesan melecehkan suku Melayu.

Wakil ketua dan  Pengurus  serta anggota Sanggar tuah sekate  Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan, status FB yang di tulis Dhydhy Valenz  sudah menyinggung perasaan orang suku Melayu di seluruh dunia, khususnya Melayu yang ada di provinsi Jambi.

BACA JUGA  Kadiskes Tanjabbar Buka SHK Retardasi Mental dan Stunting pada Bayi Baru Lahir

“status atau tulisan yang di buat akun Dhydhy Valenz yang tersebar di jejaring sosial sangat menyigung perasaan suku Melayu,” ujar agus,kepada media ini, Senin (18/07/22).

Sementara di tambahkan Wawan  , kalau mau buat status , seharusnya tidak menuliskan yang berbau SARA yang membuat kegaduhan orang banyak.

Pemilik Akun Dhydhy Valenz pun memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas tulisannya di status akun FB nya tersebut secara langsung menemui toko perwakilan suku Melayu yang berada di kabupaten Tanjung Jabung Barat,di bumi Serangku dayung serentak ketujuan.

BACA JUGA  BAZNAS Tanjab Barat Serahan Bantuan Biaya Berobat Untuk Ibu Sumini

Menurut dia mengaku status yang dibuatnya tidak ada niat sedikitpun untuk menyinggung dan melecehkan suku Melayu, tujuannya hanya untuk bergurau atau becanda.

“Benar tidak ada sedikitpun niat  saya untuk menyigung ataupun melecehkan suku Melayu,”ucapnya dihadapan para pengurus  perwakilan suku Melayu Serambi bersatu Panglimo Hitam Rajo Depati Dubalang Arab Geligo Rajo di Rajo Alam, Kemas Afrizal dan ketua penasehat serambi bersatu,H.Dang serta pengurus dan anggota Sanggar tuah sekate.

Tutut hadir juga menyaksikan permintaan maaf tersebut,anggota kepolisian Polres Tanjab Barat. (*#)

Share :

Baca Juga

Pilkada

Polisi dan Bawaslu Tanjabbar Temukan Ratusan Paket Sembako Siap Edar di Posko Cici- Muklis

DPRD

Peringati Hari Jadi Kabupaten ke 60, DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna lstimewa

Pemerintahan

Investor Jepang Lirik Potensi Udang Mantis di Perairan Tanjabbar, Anwar Sadat : Semoga Berdampak Positif untuk Masyarakat

Tanjab Barat

Pedagang Kuala Tungkal Resahkan Peredaran Uang Palsu Jelang Nataru

Tanjab Barat

Gubernur Minta Penunjukan Dewan Hakim Harus Adil Di MTQ Tingkat Provinsi Jambi

Tanjab Barat

Pengurus Cabang KMJKS Tanjabbar Resmi di Kukuhkan dan di Lantik

Pemerintahan

Wabup Katamso Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan TPST di Kecamatan Merlung

Tanjab Barat

Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal Tindak Tegas Kapal Angkutan Laut Langgar UU Keimigrasian