mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Gelar Malam Pisah Sambut, Kepada Kapolres Lama Bupati Anwar Sadat Ucapkan Selamat Bertugas di Tempat Yang Baru Bupati Anwar Sadat Hadiri Haul Ke-78 Tuan Guru Datu Sapat Bupati Anwar Sadat Safari Jumat di BTN Manunggal I Bupati Tanjab Barat Kunjungi Kantor Pos Kuala Tungkal Tunjukan Kepedulian Bupati Tanjab Barat Jenguk Pengawas Pemilu yang Sakit

Home / Tanjab Barat

Senin, 18 Juli 2022 - 21:13 WIB

Berbau SARA Singgung Perasaan Suku Melayu Pemilik Akun Facebook DhyDhy Valenz Minta Maaf

Tanjab Barat – Berbau SARA Status postingan Akun Facebook (FB) milik  Dhydhy Valenz  jadi viral dan di Banjiri komentar oleh  publik di media sosial lantaran menyinggung perasaan warga suku Melayu.

Dikutip dari status akun Facebook milik Dhydhy Valenz yang menuliskan “jangan bebini orang melayu kupiah kuning celana dak tebeli lagi” #kata orang sih.

Terkait status FB  itu, sontak  sejumlah warga suku Melayu, di provinsi Jambi  mengecam status FB milik Dhydhy Valenz  yang terkesan melecehkan suku Melayu.

Wakil ketua dan  Pengurus  serta anggota Sanggar tuah sekate  Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan, status FB yang di tulis Dhydhy Valenz  sudah menyinggung perasaan orang suku Melayu di seluruh dunia, khususnya Melayu yang ada di provinsi Jambi.

BACA JUGA  Pemkab Tanjab Barat Percepat Pembentukan Mal Pelayanan Publik

“status atau tulisan yang di buat akun Dhydhy Valenz yang tersebar di jejaring sosial sangat menyigung perasaan suku Melayu,” ujar agus,kepada media ini, Senin (18/07/22).

Sementara di tambahkan Wawan  , kalau mau buat status , seharusnya tidak menuliskan yang berbau SARA yang membuat kegaduhan orang banyak.

Pemilik Akun Dhydhy Valenz pun memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas tulisannya di status akun FB nya tersebut secara langsung menemui toko perwakilan suku Melayu yang berada di kabupaten Tanjung Jabung Barat,di bumi Serangku dayung serentak ketujuan.

BACA JUGA  Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Meminta Langkah Kongkrit Terkait Luapan Air Sungai di Tiga Kecamata

Menurut dia mengaku status yang dibuatnya tidak ada niat sedikitpun untuk menyinggung dan melecehkan suku Melayu, tujuannya hanya untuk bergurau atau becanda.

“Benar tidak ada sedikitpun niat  saya untuk menyigung ataupun melecehkan suku Melayu,”ucapnya dihadapan para pengurus  perwakilan suku Melayu Serambi bersatu Panglimo Hitam Rajo Depati Dubalang Arab Geligo Rajo di Rajo Alam, Kemas Afrizal dan ketua penasehat serambi bersatu,H.Dang serta pengurus dan anggota Sanggar tuah sekate.

Tutut hadir juga menyaksikan permintaan maaf tersebut,anggota kepolisian Polres Tanjab Barat. (*#)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Zona Merah, Kapolres Tanjab Barat Patroli Bersama Himbau Pembatasan Jam Malam

Tanjab Barat

Penumpang Roro dari Batam ke Kuala Tungkal Meningkat

Tanjab Barat

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal Peringati HBI Ke-72 Secara Virtual

Tanjab Barat

Lampu Lalu Lintas di Kuala Tungkal Akan Segera Aktif Kembali

Tanjab Barat

Puluhan Pjs Kades di Tanjab Barat Kembalikan Uang ke Kas Desa 

Tanjab Barat

Dampak Pernikahan Dengan WNA Terhadap Anak

Tanjab Barat

Lapas Kuala Tungkal Serahkan Remisi Kepada 261 Narapidana

Tanjab Barat

BPJS Kesehatan Menjadi Syarat Untuk Jamaah Umrah