mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Tanjab Barat

Senin, 18 Juli 2022 - 21:13 WIB

Berbau SARA Singgung Perasaan Suku Melayu Pemilik Akun Facebook DhyDhy Valenz Minta Maaf

Tanjab Barat – Berbau SARA Status postingan Akun Facebook (FB) milik  Dhydhy Valenz  jadi viral dan di Banjiri komentar oleh  publik di media sosial lantaran menyinggung perasaan warga suku Melayu.

Dikutip dari status akun Facebook milik Dhydhy Valenz yang menuliskan “jangan bebini orang melayu kupiah kuning celana dak tebeli lagi” #kata orang sih.

Terkait status FB  itu, sontak  sejumlah warga suku Melayu, di provinsi Jambi  mengecam status FB milik Dhydhy Valenz  yang terkesan melecehkan suku Melayu.

Wakil ketua dan  Pengurus  serta anggota Sanggar tuah sekate  Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan, status FB yang di tulis Dhydhy Valenz  sudah menyinggung perasaan orang suku Melayu di seluruh dunia, khususnya Melayu yang ada di provinsi Jambi.

BACA JUGA  Paripurna Ketiga, DPRD Tanjabbar Dengarkan Penyampaian Bupati dan Pembentukan Pansus RPJMD Tahun 2025-2029

“status atau tulisan yang di buat akun Dhydhy Valenz yang tersebar di jejaring sosial sangat menyigung perasaan suku Melayu,” ujar agus,kepada media ini, Senin (18/07/22).

Sementara di tambahkan Wawan  , kalau mau buat status , seharusnya tidak menuliskan yang berbau SARA yang membuat kegaduhan orang banyak.

Pemilik Akun Dhydhy Valenz pun memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas tulisannya di status akun FB nya tersebut secara langsung menemui toko perwakilan suku Melayu yang berada di kabupaten Tanjung Jabung Barat,di bumi Serangku dayung serentak ketujuan.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Buka Turnamen Sepak Bola OPD CUP

Menurut dia mengaku status yang dibuatnya tidak ada niat sedikitpun untuk menyinggung dan melecehkan suku Melayu, tujuannya hanya untuk bergurau atau becanda.

“Benar tidak ada sedikitpun niat  saya untuk menyigung ataupun melecehkan suku Melayu,”ucapnya dihadapan para pengurus  perwakilan suku Melayu Serambi bersatu Panglimo Hitam Rajo Depati Dubalang Arab Geligo Rajo di Rajo Alam, Kemas Afrizal dan ketua penasehat serambi bersatu,H.Dang serta pengurus dan anggota Sanggar tuah sekate.

Tutut hadir juga menyaksikan permintaan maaf tersebut,anggota kepolisian Polres Tanjab Barat. (*#)

Tanjab Barat – Berbau SARA Status postingan Akun Facebook (FB) milik  Dhydhy Valenz  jadi viral dan di Banjiri komentar oleh  publik di media sosial lantaran menyinggung perasaan warga suku Melayu.

Dikutip dari status akun Facebook milik Dhydhy Valenz yang menuliskan “jangan bebini orang melayu kupiah kuning celana dak tebeli lagi” #kata orang sih.

Terkait status FB  itu, sontak  sejumlah warga suku Melayu, di provinsi Jambi  mengecam status FB milik Dhydhy Valenz  yang terkesan melecehkan suku Melayu.

Wakil ketua dan  Pengurus  serta anggota Sanggar tuah sekate  Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan, status FB yang di tulis Dhydhy Valenz  sudah menyinggung perasaan orang suku Melayu di seluruh dunia, khususnya Melayu yang ada di provinsi Jambi.

“status atau tulisan yang di buat akun Dhydhy Valenz yang tersebar di jejaring sosial sangat menyigung perasaan suku Melayu,” ujar agus,kepada media ini, Senin (18/07/22).

Sementara di tambahkan Wawan  , kalau mau buat status , seharusnya tidak menuliskan yang berbau SARA yang membuat kegaduhan orang banyak.

Pemilik Akun Dhydhy Valenz pun memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas tulisannya di status akun FB nya tersebut secara langsung menemui toko perwakilan suku Melayu yang berada di kabupaten Tanjung Jabung Barat,di bumi Serangku dayung serentak ketujuan.

Menurut dia mengaku status yang dibuatnya tidak ada niat sedikitpun untuk menyinggung dan melecehkan suku Melayu, tujuannya hanya untuk bergurau atau becanda.

“Benar tidak ada sedikitpun niat  saya untuk menyigung ataupun melecehkan suku Melayu,”ucapnya dihadapan para pengurus  perwakilan suku Melayu Serambi bersatu Panglimo Hitam Rajo Depati Dubalang Arab Geligo Rajo di Rajo Alam, Kemas Afrizal dan ketua penasehat serambi bersatu,H.Dang serta pengurus dan anggota Sanggar tuah sekate.

Tutut hadir juga menyaksikan permintaan maaf tersebut,anggota kepolisian Polres Tanjab Barat. (*#)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

99 Peserta Calon Staf Baznas Mengikuti Seleksi Tertulis 

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Terima Audiensi Kakanwil Kemenkum Jambi Bahas Program Pembentukan Pos Bantuan Hukum

Kecelakaan

Kecelakaan Mobil Versus Motor di Tanjab Barat Satu Orang Meninggal

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Bimtek Implementasi Perpres 46 Tahun 2025

Tanjab Barat

CFD Utamanya Pengembangan UMKM, Titik Sentral di Alun -Alun Kota

Tanjab Barat

Arakan Takbir Idul Fitri 1443 H di Gelar Besok,Pemenang akan di Umumkan Saat Sholat Ied

Pemerintahan

Diikuti 520 Atlet, Bupati Tanjabbar Resmi Buka Kejurprov PBSI Jambi Tahun 2025

DPRD

Anggota DPRD Tanjabbar Jamal Darmawan Sie Serahkan Bantuan Hibah Pompong ke KUB Desa Semau