mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Pemkab Tanjabbar Perkuat Basis Data Sosial, DTSEN Jadi Fondasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran Paripurna DPRD Bentuk Pansus Empat Ranperda, Bupati Anwar Sadat Apresiasi Dukungan Fraksi Bupati Anwar Sadat Tegaskan Sinergi Eksekutif-Legislatif dalam Pembahasan Ranperda di Paripurna DPRD Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Mushola SMKN 1 Tanjabbar, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa

Home / Pemerintahan

Sabtu, 15 Juli 2023 - 07:15 WIB

Bupati Anwar Sadat Buka Musyawarah Adat Daerah LAM Jambi Kabupaten Tanjab Barat ke-IX

TANJAB BARAT – Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. H.Anwar Sadat,M.Ag menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara Musyawarah Adat Daerah Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-IX yang dilaksanakan di Balai Adat Tanjung Jabung Barat, Rabu(12/07/23).

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi/mewakili, Ketua DPRD/mewakili, Unsur Forkopimda/mewakili, Kepala Bank BSI, Kepala Bank Jambi Kuala Tungkal, Kakan Kemenag, Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Tanjabbarat, Para Camat se-Kab tanjabbarat , Kades, dan lurah serta tamu undangan lainnya.

Mengawali sambutannya, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs.H.Anwar Sadat,M.Ag Mengatakan bahwa penyelenggaraan silaturahmi pada hari ini juga dirangkaikan dengan acara pembukaan musyawarah adat daerah ke-IX Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang merupakan momen yang sangat penting untuk melihat kembali kemajuan, perjalanan ke organisasian dalam pembangunan daerah khususnya di Tanjung Jabung Barat.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Hadiri Pembukaan Gubernur Cup Jambi Tahun 2024 di Batanghari

Lebih lanjut, melalui musyawarah ini tentunya kepengurusan lembaga adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dihadapkan pada kewajiban untuk mengevaluasi sampai sejauh mana peran dan kiprah kepengurusan dalam membawa lembaga adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ditengah lingkungan masyarakat global dan merekomendasikan upaya yang harus dilakukan termasuk dalam memfilter masuknya pengaruh negatif budaya global di daerah Tanjabbar.

“Kami berterimakasih atas perhatian yang telah diberikan oleh pemerintah dalam melestarikan dan mengembangkan adat istiadat dan budaya terutama dalam memadukan kearifan adat istiadat dan budaya dalam konsep pembangunan,” ucapnya.

“Saya yakin upaya ini akan lebih berhasil dengan adanya dukungan dari berbagai pihak dan elemen masyarakat terlebih lagi dengan kehadiran ketua dan pengurus lembaga adat Melayu provinsi Jambi yang memberi motivasi tinggi untuk kami berbuat lebih banyak lagi dalam melestarikan dan mengembangkan adat istiadat dan budaya Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Barat,” tuturnya.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Hadiri Ekspose Peluang Investasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Sementara itu, dalam wawancaranya Bupati juga menambahkan bahwa ia sangat mengapresiasi kegiatan ini karena kepengurusan lembaga adat Tanjung Jabung Barat sudah lama terhenti dikarenakan masa jabatan yang telah habis.

“Oleh karena itu, pada hari ini kami membuka musyawarah adat daerah sekaligus juga berupaya bagaimana nanti kedepannya lembaga adat ini lebih berdaya ditengah masyarakat, tidak hanya sekedar pada hal-hal yang sifatnya simbolis akan tetapi juga pada program-program nyata.” pungkasnya.

Dilanjutkannya, dari hasil musyawarah ini, jika kemudian terpilih ketua maupun pengurus, ia berharap agar bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama merealisasikan program-program pemerintah daerah, sehingga kita harapkan masyarakat dapat dibantu persoalan-persoalan yang dihadapi pada hari ini.

Diakhir wawancara , Bupati berpesan agar selalu mengedepankan musyawarah untuk mufakat dalam pemilihan ini, sehingga kita masih menjunjung nilai-nilai ke adatan dalam pemilihan ketua maupun pengurus lembaga adat melayu Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

TANJAB BARAT – Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. H.Anwar Sadat,M.Ag menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara Musyawarah Adat Daerah Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-IX yang dilaksanakan di Balai Adat Tanjung Jabung Barat, Rabu(12/07/23).

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi/mewakili, Ketua DPRD/mewakili, Unsur Forkopimda/mewakili, Kepala Bank BSI, Kepala Bank Jambi Kuala Tungkal, Kakan Kemenag, Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Tanjabbarat, Para Camat se-Kab tanjabbarat , Kades, dan lurah serta tamu undangan lainnya.

Mengawali sambutannya, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs.H.Anwar Sadat,M.Ag Mengatakan bahwa penyelenggaraan silaturahmi pada hari ini juga dirangkaikan dengan acara pembukaan musyawarah adat daerah ke-IX Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang merupakan momen yang sangat penting untuk melihat kembali kemajuan, perjalanan ke organisasian dalam pembangunan daerah khususnya di Tanjung Jabung Barat.

Lebih lanjut, melalui musyawarah ini tentunya kepengurusan lembaga adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dihadapkan pada kewajiban untuk mengevaluasi sampai sejauh mana peran dan kiprah kepengurusan dalam membawa lembaga adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ditengah lingkungan masyarakat global dan merekomendasikan upaya yang harus dilakukan termasuk dalam memfilter masuknya pengaruh negatif budaya global di daerah Tanjabbar.

“Kami berterimakasih atas perhatian yang telah diberikan oleh pemerintah dalam melestarikan dan mengembangkan adat istiadat dan budaya terutama dalam memadukan kearifan adat istiadat dan budaya dalam konsep pembangunan,” ucapnya.

“Saya yakin upaya ini akan lebih berhasil dengan adanya dukungan dari berbagai pihak dan elemen masyarakat terlebih lagi dengan kehadiran ketua dan pengurus lembaga adat Melayu provinsi Jambi yang memberi motivasi tinggi untuk kami berbuat lebih banyak lagi dalam melestarikan dan mengembangkan adat istiadat dan budaya Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Barat,” tuturnya.

Sementara itu, dalam wawancaranya Bupati juga menambahkan bahwa ia sangat mengapresiasi kegiatan ini karena kepengurusan lembaga adat Tanjung Jabung Barat sudah lama terhenti dikarenakan masa jabatan yang telah habis.

“Oleh karena itu, pada hari ini kami membuka musyawarah adat daerah sekaligus juga berupaya bagaimana nanti kedepannya lembaga adat ini lebih berdaya ditengah masyarakat, tidak hanya sekedar pada hal-hal yang sifatnya simbolis akan tetapi juga pada program-program nyata.” pungkasnya.

Dilanjutkannya, dari hasil musyawarah ini, jika kemudian terpilih ketua maupun pengurus, ia berharap agar bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama merealisasikan program-program pemerintah daerah, sehingga kita harapkan masyarakat dapat dibantu persoalan-persoalan yang dihadapi pada hari ini.

Diakhir wawancara , Bupati berpesan agar selalu mengedepankan musyawarah untuk mufakat dalam pemilihan ini, sehingga kita masih menjunjung nilai-nilai ke adatan dalam pemilihan ketua maupun pengurus lembaga adat melayu Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ini Enam Inovasi Daerah Pemkab Tanjab Barat di Daftarkan ke IGA 2021

Pemerintahan

Implementasi SAKIP dan RB 2025, Pemkab Tanjabbar Audiensi ke KemenPANRB

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Secara Resmi TMMD ke-113 Tahun 2022

Pemerintahan

Pjs Bupati Tanjabbar Hadiri LDK Angkatan Ke-2 Tahun 2024

Pemerintahan

Pjs Bupati Tanjabbar Tinjau Jalan Rusak di Tungkal Ulu dan Merlung

Pemerintahan

Sekda Tanjab Barat Rakor Virtual Bersama Kemendagri

Pemerintahan

Pjs Bupati Tanjabbar Hadiri Upacara HUT TNI ke 79

Pemerintahan

Dukung Penuh Program PSEL, Pemkab Tanjabbar Dorong Pengelolaan Sampah Daerah