mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Redam Lonjakan Harga Jelang Idul Adha, Bupati Anwar Sadat Gandeng Kios Pangan Siswa Gelar Pasar Murah Bahas Sektor Pertanian, Wabup Katamso Terima Kunker Kementan RI Sukseskan Berkah Madani, Bupati Anwar Sadat Siapkan Ruang Kreatif Bagi Generasi Muda Tanjabbar  Terapkan Barcode Kotak Amal, Bupati Anwar Sadat: Biar Dana Umat Lebih Tranpara Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah, Wabup Tanjabbar Hadiri Secara Virtual

Home / Pemerintahan

Minggu, 5 Maret 2023 - 07:09 WIB

Wakil Bupati Hairan Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2023

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjabbar H.Hairan S.H hadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana ( Rakornas PB ) Tahun 2023 di Arena Jakarta Internasional Expo Kemayoran Hall 1 dan Hall 2, Jakarta Utara. Kamis (2/3/23).

Rakornas dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta dihadiri Panglima TNI, Kapolri, Menteri Kemaritiman, Menteri PUPR, Menteri PMK, Kepala BNPB, Gubenur Seindonesia, Kapolda, Dandrem, Bupati/Walikota Seindonesia, Kapolres, Dandim dan Kalaksa BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Presiden R.I Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini Indonesia menempati tiga teratas negara paling rawan bencana, yang mana frekuensi bencana alam di indonesia meningkat 81 %. Pada 2010 ada 1945 bencana di indonesia, sedangkan pada 2022 jumlahnya menjadi 3.544 bencana.

BACA JUGA  Guna Mendukung Pelayanan Prima Bagi Masyarakat, Bupati Tanjab Barat Resmikan Gedung Bersama

“Saya memerintahkan semua lembaga terkait tetap siaga dan waspada dalam hal tahap pra- bencana, tahap tanggap darurat maupun pasca bencana”. Tegasnya.

Menurut Jokowi apa yang ditakuti oleh dunia saat ini bukan lagi pandemi, bukan lagi perang, tetapi yang lebih mengerikan adalah perubahan iklim, yang menyebabkan frekuensi bencana alam dunia naik drastis.

Sementara itu, Hairan usai mengatakan bahwa Presiden mengintruksikan terkait bencana alam agar Pemerintah Daerah dapat menyiapkan anggaran, selain itu juga diperlukan segala upaya mulai dari pencegahan sebelum suatu bencana terjadi sampai dengan penanganan pasca bencana terjadi.

BACA JUGA  Didampingi Sekda Wakil Bupati Tanjab Barat Ikuti Webinar Pemantapan Pilkada Serentak 2024

“Bencana yang terjadi berulang-ulang dapat kita antisipasi agar dampak bencana tidak terlalu besar. Sehingga tidak terlalu berdampak kepada masyarakat yang terkena bencana,” Ucapnya.

Disisi lain, kata Wabup Presiden juga  instruksikan agar bantuan bencana secepatnya di distribusikan kepada korban yang tertimpa bencana sehingga tidak terjadi penumpukan.

“Dilihat dari segi bencana dalam geografi, saya harapkan BPBD mampu memasukkan risiko bencana dalam perencanaan pembangunan dan Investasi.” Ungkapnya.*

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjabbar H.Hairan S.H hadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana ( Rakornas PB ) Tahun 2023 di Arena Jakarta Internasional Expo Kemayoran Hall 1 dan Hall 2, Jakarta Utara. Kamis (2/3/23).

Rakornas dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta dihadiri Panglima TNI, Kapolri, Menteri Kemaritiman, Menteri PUPR, Menteri PMK, Kepala BNPB, Gubenur Seindonesia, Kapolda, Dandrem, Bupati/Walikota Seindonesia, Kapolres, Dandim dan Kalaksa BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Presiden R.I Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini Indonesia menempati tiga teratas negara paling rawan bencana, yang mana frekuensi bencana alam di indonesia meningkat 81 %. Pada 2010 ada 1945 bencana di indonesia, sedangkan pada 2022 jumlahnya menjadi 3.544 bencana.

“Saya memerintahkan semua lembaga terkait tetap siaga dan waspada dalam hal tahap pra- bencana, tahap tanggap darurat maupun pasca bencana”. Tegasnya.

Menurut Jokowi apa yang ditakuti oleh dunia saat ini bukan lagi pandemi, bukan lagi perang, tetapi yang lebih mengerikan adalah perubahan iklim, yang menyebabkan frekuensi bencana alam dunia naik drastis.

Sementara itu, Hairan usai mengatakan bahwa Presiden mengintruksikan terkait bencana alam agar Pemerintah Daerah dapat menyiapkan anggaran, selain itu juga diperlukan segala upaya mulai dari pencegahan sebelum suatu bencana terjadi sampai dengan penanganan pasca bencana terjadi.

“Bencana yang terjadi berulang-ulang dapat kita antisipasi agar dampak bencana tidak terlalu besar. Sehingga tidak terlalu berdampak kepada masyarakat yang terkena bencana,” Ucapnya.

Disisi lain, kata Wabup Presiden juga  instruksikan agar bantuan bencana secepatnya di distribusikan kepada korban yang tertimpa bencana sehingga tidak terjadi penumpukan.

“Dilihat dari segi bencana dalam geografi, saya harapkan BPBD mampu memasukkan risiko bencana dalam perencanaan pembangunan dan Investasi.” Ungkapnya.*

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Ikuti Evaluasi SAKIP dan RB Kabupaten Tanjab Barat Tahun 2021 oleh Evaluator MenPAN-RB

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Meninjau Lokasi Longsor dan Berikan Bantuan

Pemerintahan

Tingkatkan Pelayanan Prima, Bupati Tanjabbar Bakal Terapkan Sistem Tiket Online di Pelabuhan Penyeberangan Kuala Tungkal

Pemerintahan

Oknum Pegawai Kepergok Dikamar Hotel Bukan ASN Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Buka Secara Resmi Kejurprov Catur Tahun 2022

Pemerintahan

 Dorong Pengelolaan Mangrove di Tanjabbar, Anwar Sadat: KKMD Jadi Wadah Kelestarian dan Ekosistem 

Pemerintahan

Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW Desa Sei Saren, Bupati Himbau Masyarakat Dukung Percepatan Program Vaksinasi

Ekonomi

Di Kepemimpinan UAS, Pertumbuhan Ekonomi Tanjabbar Semakin Membaik