mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tinjau Madrasah di Adi Purwa, Anwar Sadat Soroti Kondisi Bangunan yang Masih Memprihatinkan Anwar Sadat Tinjau Peningkatan Jalan Jalur 2 Merlung, Minta Warga Jaga Infrastruktur yang Dibangun Anwar Sadat Instruksikan Camat dan Kades Jemput Anak Putus Sekolah Kembali ke Bangku Pendidikan Bupati Anwar Sadat Minta Camat dan Kades Bergerak Cepat Tangani Sampah, Banjir, dan Anak Putus Sekolah Anwar Sadat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Data Berkualitas Jadi Fondasi Pembangunan Tanjabbar 

Home / Pemerintahan

Minggu, 5 Maret 2023 - 07:09 WIB

Wakil Bupati Hairan Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2023

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjabbar H.Hairan S.H hadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana ( Rakornas PB ) Tahun 2023 di Arena Jakarta Internasional Expo Kemayoran Hall 1 dan Hall 2, Jakarta Utara. Kamis (2/3/23).

Rakornas dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta dihadiri Panglima TNI, Kapolri, Menteri Kemaritiman, Menteri PUPR, Menteri PMK, Kepala BNPB, Gubenur Seindonesia, Kapolda, Dandrem, Bupati/Walikota Seindonesia, Kapolres, Dandim dan Kalaksa BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Presiden R.I Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini Indonesia menempati tiga teratas negara paling rawan bencana, yang mana frekuensi bencana alam di indonesia meningkat 81 %. Pada 2010 ada 1945 bencana di indonesia, sedangkan pada 2022 jumlahnya menjadi 3.544 bencana.

BACA JUGA  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

“Saya memerintahkan semua lembaga terkait tetap siaga dan waspada dalam hal tahap pra- bencana, tahap tanggap darurat maupun pasca bencana”. Tegasnya.

Menurut Jokowi apa yang ditakuti oleh dunia saat ini bukan lagi pandemi, bukan lagi perang, tetapi yang lebih mengerikan adalah perubahan iklim, yang menyebabkan frekuensi bencana alam dunia naik drastis.

Sementara itu, Hairan usai mengatakan bahwa Presiden mengintruksikan terkait bencana alam agar Pemerintah Daerah dapat menyiapkan anggaran, selain itu juga diperlukan segala upaya mulai dari pencegahan sebelum suatu bencana terjadi sampai dengan penanganan pasca bencana terjadi.

BACA JUGA  Kesbangpol Tanjab Barat Gelar Rakor Bersama Forkomfinda dan OPD Jelang Nataru 2022

“Bencana yang terjadi berulang-ulang dapat kita antisipasi agar dampak bencana tidak terlalu besar. Sehingga tidak terlalu berdampak kepada masyarakat yang terkena bencana,” Ucapnya.

Disisi lain, kata Wabup Presiden juga  instruksikan agar bantuan bencana secepatnya di distribusikan kepada korban yang tertimpa bencana sehingga tidak terjadi penumpukan.

“Dilihat dari segi bencana dalam geografi, saya harapkan BPBD mampu memasukkan risiko bencana dalam perencanaan pembangunan dan Investasi.” Ungkapnya.*

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjabbar H.Hairan S.H hadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana ( Rakornas PB ) Tahun 2023 di Arena Jakarta Internasional Expo Kemayoran Hall 1 dan Hall 2, Jakarta Utara. Kamis (2/3/23).

Rakornas dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta dihadiri Panglima TNI, Kapolri, Menteri Kemaritiman, Menteri PUPR, Menteri PMK, Kepala BNPB, Gubenur Seindonesia, Kapolda, Dandrem, Bupati/Walikota Seindonesia, Kapolres, Dandim dan Kalaksa BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Presiden R.I Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini Indonesia menempati tiga teratas negara paling rawan bencana, yang mana frekuensi bencana alam di indonesia meningkat 81 %. Pada 2010 ada 1945 bencana di indonesia, sedangkan pada 2022 jumlahnya menjadi 3.544 bencana.

“Saya memerintahkan semua lembaga terkait tetap siaga dan waspada dalam hal tahap pra- bencana, tahap tanggap darurat maupun pasca bencana”. Tegasnya.

Menurut Jokowi apa yang ditakuti oleh dunia saat ini bukan lagi pandemi, bukan lagi perang, tetapi yang lebih mengerikan adalah perubahan iklim, yang menyebabkan frekuensi bencana alam dunia naik drastis.

Sementara itu, Hairan usai mengatakan bahwa Presiden mengintruksikan terkait bencana alam agar Pemerintah Daerah dapat menyiapkan anggaran, selain itu juga diperlukan segala upaya mulai dari pencegahan sebelum suatu bencana terjadi sampai dengan penanganan pasca bencana terjadi.

“Bencana yang terjadi berulang-ulang dapat kita antisipasi agar dampak bencana tidak terlalu besar. Sehingga tidak terlalu berdampak kepada masyarakat yang terkena bencana,” Ucapnya.

Disisi lain, kata Wabup Presiden juga  instruksikan agar bantuan bencana secepatnya di distribusikan kepada korban yang tertimpa bencana sehingga tidak terjadi penumpukan.

“Dilihat dari segi bencana dalam geografi, saya harapkan BPBD mampu memasukkan risiko bencana dalam perencanaan pembangunan dan Investasi.” Ungkapnya.*

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bersama Menteri Parekraf Sandiaga Uno Bupati Tanjab Barat Buka festival Arakan Sahur Tahun 2024

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Lantik 77 Eselon 3 dan 4, Berikut Nama dan Jabatannya

Pemerintahan

Tanggapi Isu Sumbangan Pernikahan Putra Bupati, Johan : Itu Tidak Benar

Pemerintahan

Perkuat Aksi Konvergensi Stunting, Bupati Anwar Sadat Minta Peran Aktif OPD

Pemerintahan

Bunda PAUD Tanjab barat Lakukan Pendampingan Menuju Paud Holistic Integratif di PAUD KB Anggrek 1

Pemerintahan

Hadiri Paripurna, Bupati Tanjab Barat Ucapkan HUT Kota Jambi Ke-75

Pemerintahan

Persiapan Seleksi Jabatan Eselon II, Bupati Tanjabbar Kunjungi Politeknik STIA LAN Bandung

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Peringatan Isra Miraj di Mesjid Al Anshor