mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2027 Bupati Anwar Sadat Dukung UMKM Ecoprint Kuala Dasal, Potensi Lokal Resam Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas  Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton Panen Raya Melon Kuala Dasal Tembus Pasar Batam dan Jakarta, Bupati Dorong Jadi Model Pertanian Modern Warga Desa Kemuning Kini Bernapas Lega, Pembakaran Tempurung Kelapa Beralih ke Siang Hari Sesuai Aturan Bupati

Home / Advetorial

Senin, 6 Juli 2026 - 23:42 WIB

Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara, Perkuat Pelayanan Dasar Terpadu untuk Masyarakat

TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat pelayanan dasar hingga ke tingkat desa. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Percontohan Posyandu Cempaka II di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, yang diresmikan langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Senin (6/7/26).

Peresmian tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Betara, kepala OPD pengampu enam bidang SPM, Camat Betara, tenaga kesehatan, kader Posyandu, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Pematang Lumut.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa Posyandu kini telah bertransformasi menjadi pusat pelayanan masyarakat yang tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi menjadi wadah pelayanan terpadu yang mengintegrasikan enam bidang Standar Pelayanan Minimal, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan bidang sosial.

Menurut Bupati, kesehatan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tanpa kondisi kesehatan yang baik, masyarakat akan sulit memperoleh pendidikan yang layak maupun meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Serahkan Kunci Bedah Rumah, Panen Raya Kolaborasi Lapas–Baznas Perkuat Pengentasan Kemiskinan

“Kesehatan adalah kebutuhan paling mendasar. Tidak ada artinya memiliki banyak harta jika kesehatan tidak terjaga. Karena itu, Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan dasar yang paling dekat dengan masyarakat,” tegas Anwar Sadat.

Ia menjelaskan, melalui implementasi Posyandu 6 SPM, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan dasar secara terpadu, mulai dari pelayanan ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lanjut usia, disertai edukasi, pendampingan, dan layanan sosial lainnya dalam satu tempat.

Bupati juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu enam bidang SPM untuk terus memperkuat sinergi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 Selain itu, kader Posyandu didorong terus berinovasi, termasuk memanfaatkan pekarangan rumah melalui budidaya sayuran dan perikanan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, SH menjelaskan bahwa transformasi Posyandu merupakan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 yang menetapkan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa penyelenggara enam bidang Standar Pelayanan Minimal.

Menurutnya, transformasi tersebut menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan dasar yang semakin lengkap, mudah diakses, berkualitas, dan terintegrasi bagi masyarakat.

BACA JUGA  Danrem 042/Gapu Ikuti Vicon Dengan Kasum TNI Bahas Pencapaian Dosis Vaksinasi

“Kami berharap seluruh Tim Pembina Posyandu, kader, serta OPD pengampu terus meningkatkan kapasitas dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Keberhasilan Posyandu 6 SPM hanya dapat dicapai melalui kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Fadhilah juga mengungkapkan, saat ini Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki 276 Posyandu, dengan 233 Posyandu telah bertransformasi menjadi Posyandu 6 SPM. Hingga kini, baru dua Posyandu yang ditetapkan sebagai Posyandu 6 SPM Percontohan, yakni di Kecamatan Bram Itam dan Kecamatan Betara.

Ia berharap Posyandu Cempaka II mampu menjadi model pengembangan Posyandu lainnya, baik dari sisi pelayanan, administrasi, inovasi, maupun partisipasi masyarakat.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pembacaan komitmen bersama mendukung implementasi Posyandu 6 SPM, peninjauan stan pelayanan oleh Bupati bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten, serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada balita stunting dan underweight, ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), dan lanjut usia.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam meningkatkan kualitas kesehatan, memperkuat pelayanan dasar, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat pelayanan dasar hingga ke tingkat desa. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Percontohan Posyandu Cempaka II di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, yang diresmikan langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Senin (6/7/26).

Peresmian tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Betara, kepala OPD pengampu enam bidang SPM, Camat Betara, tenaga kesehatan, kader Posyandu, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Pematang Lumut.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa Posyandu kini telah bertransformasi menjadi pusat pelayanan masyarakat yang tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi menjadi wadah pelayanan terpadu yang mengintegrasikan enam bidang Standar Pelayanan Minimal, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan bidang sosial.

Menurut Bupati, kesehatan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tanpa kondisi kesehatan yang baik, masyarakat akan sulit memperoleh pendidikan yang layak maupun meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

“Kesehatan adalah kebutuhan paling mendasar. Tidak ada artinya memiliki banyak harta jika kesehatan tidak terjaga. Karena itu, Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan dasar yang paling dekat dengan masyarakat,” tegas Anwar Sadat.

Ia menjelaskan, melalui implementasi Posyandu 6 SPM, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan dasar secara terpadu, mulai dari pelayanan ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lanjut usia, disertai edukasi, pendampingan, dan layanan sosial lainnya dalam satu tempat.

Bupati juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu enam bidang SPM untuk terus memperkuat sinergi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 Selain itu, kader Posyandu didorong terus berinovasi, termasuk memanfaatkan pekarangan rumah melalui budidaya sayuran dan perikanan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, SH menjelaskan bahwa transformasi Posyandu merupakan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 yang menetapkan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa penyelenggara enam bidang Standar Pelayanan Minimal.

Menurutnya, transformasi tersebut menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan dasar yang semakin lengkap, mudah diakses, berkualitas, dan terintegrasi bagi masyarakat.

“Kami berharap seluruh Tim Pembina Posyandu, kader, serta OPD pengampu terus meningkatkan kapasitas dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Keberhasilan Posyandu 6 SPM hanya dapat dicapai melalui kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Fadhilah juga mengungkapkan, saat ini Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki 276 Posyandu, dengan 233 Posyandu telah bertransformasi menjadi Posyandu 6 SPM. Hingga kini, baru dua Posyandu yang ditetapkan sebagai Posyandu 6 SPM Percontohan, yakni di Kecamatan Bram Itam dan Kecamatan Betara.

Ia berharap Posyandu Cempaka II mampu menjadi model pengembangan Posyandu lainnya, baik dari sisi pelayanan, administrasi, inovasi, maupun partisipasi masyarakat.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pembacaan komitmen bersama mendukung implementasi Posyandu 6 SPM, peninjauan stan pelayanan oleh Bupati bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten, serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada balita stunting dan underweight, ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), dan lanjut usia.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam meningkatkan kualitas kesehatan, memperkuat pelayanan dasar, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Wabup Katamso Ajak Pemuda Jadi Motor Pembangunan Daerah Lewat Podcast Youth Center

Advetorial

Pemkab dan Polres Tanjabbar Deklarasikan Sabuk Kamtibmas,Perkuat Kolaborasi Wujudkan Daerah Aman dan Kondusif

Advetorial

PEMERINTAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Mengucapkan Selamat MENUNAIKAN IBADAH HAJI TAHUN 1447 H / 2026 M JAMAAH HAJI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Percepat Modernisasi TPA Lubuk Terentang, Sampah Ditargetkan Jadi Sumber Ekonomi

Advetorial

Paripurna DPRD Bentuk Pansus Empat Ranperda, Bupati Anwar Sadat Apresiasi Dukungan Fraksi

Advetorial

Sukseskan Berkah Madani, Bupati Anwar Sadat Siapkan Ruang Kreatif Bagi Generasi Muda Tanjabbar 

Advetorial

Disertasi Doktor di UI Angkat Tanjabbar sebagai Model Sawit Berkelanjutan, Bupati Anwar Sadat Dorong Hilirisasi Berbasis Riset

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran