JAMBI, TJ – Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengajak umat Islam memperkuat doa dan munajat agar Provinsi Jambi segera terbebas dari musibah tersebut.
Ajakan itu disampaikan Anwar Sadat saat menghadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al Jailani yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-7 Majelis Ilmi Wa Dzikri Al-Hidayah Kota Jambi, Minggu (18/10/2026), di Pendopo Majelis Ilmi Wa Dzikri Al-Hidayah.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar Sadat mengajak para jamaah menjadikan momentum keagamaan itu sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus memohon pertolongan Allah SWT agar kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Jambi segera berakhir.
Menurutnya, kondisi kabut asap perlu menjadi perhatian bersama karena berpotensi mengancam kesehatan masyarakat, terutama bayi, balita, anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki penyakit penyerta, khususnya gangguan pernapasan.
Ia juga mengungkapkan bahwa penanganan karhutla menghadapi tantangan berat lantaran sejumlah titik api berada di kawasan hutan yang sulit dijangkau, baik melalui jalur darat dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan.
“Melalui peringatan haul ini, mari kita bersama-sama bermunajat kepada Allah SWT agar Provinsi Jambi segera terbebas dari musibah kabut asap yang sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat,” ajak Anwar Sadat.
Ia berharap doa dan tawasul dalam peringatan haul Syekh Abdul Qodir Al Jailani menjadi bagian dari ikhtiar spiritual masyarakat untuk memohon agar musibah segera diangkat.
“Mudah-mudahan tidak lagi terjadi kebakaran hutan dan lahan, dan Allah SWT segera menurunkan hujan,” tuturnya.
Anwar Sadat juga berharap seluruh kabupaten dan kota yang terdampak dapat segera melewati kondisi sulit tersebut, sehingga kualitas udara membaik dan masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan sehat.
Kegiatan tersebut turut diisi tausiah oleh Habib Ahmad bin Muhammad Al-Habshi, Khodimul Majelis Raudlatul Musthofa, Surakarta, Jawa Tengah.
Dalam tausiyahnya, Habib Ahmad mengingatkan jamaah agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir dan selawat, serta menyimak nasihat yang dapat memperkuat keimanan dan mendorong umat meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga prasangka baik kepada Allah SWT, tidak berputus asa dari rahmat dan ampunan-Nya, serta menghindari ucapan maupun perbuatan yang dapat menyakiti orang lain.
Menurutnya, haul bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan kesempatan untuk mengenang keteladanan para ulama dan orang-orang saleh serta mengambil pelajaran dari kehidupan mereka.
Peringatan Harlah ke-7 Majelis Ilmi Wa Dzikri Al-Hidayah ini turut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi, Dr. K.H. Umar Yusuf, M.H.I.(*)








