mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Wakil Bupati Tanjabbar Presentasikan Program FOLU Net Sink 2030 di Forum Verifikasi Nasional GPM Jelang HBKN 2026, Bupati Anwar Sadat:  Insyaallah Kebutuhan Terpenuhi dan Meringankan Beban Masyarakat  Temuin Dirjen Perkim, Bupati Anwar Sadat Perjuangkan Program BSPS ke Tanjabbar  Ketahanan Sosial Daerah, Katamso Tegaskan Pentingnya Prodi Hukum Keluarga Islam Tinjau Lokasi Kebakaran di Asrama Ponpes Al Baqiyatus Shalihat, Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Selasa, 2 September 2025 - 18:36 WIB

Pengendalian Inflasi, Bupati Tanjabbar Rakor Bersama Mendagri

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag. mengikuti rapat koordinasi dalam rangka Pengendalian Inflasi yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., secara virtual zoom meeting di ruang rapat Bupati, Selasa (2/9/25).

Rakor Inflasi ini turut diikuti oleh Pasiter Kodim 0419/Tanjab, Sekretaris Daerah, perwakilan Badan Pusat Statistik Tanjung Jabung Barat, Bulog Cabang Kuala Tungkal, Asisiten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala OPD terkait, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Bagian Kerjasama, dan Kepala Bagian SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. menekankan pentingnya stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) sebagai upaya menekan gejolak harga, khususnya beras. Bulog akan menyalurkan beras SPHP dari stok cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 1,3 juta ton pada periode Juli – Desember 2025.

BACA JUGA  Rasa Simpati, Bupati Tanjab Barat Imbau OPD Galang Dana Untuk Korban Kebakaran Mendahara Ulu

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan agar seluruh kepala daerah proaktif menjalin kerja sama dengan cabang Bulog di daerahnya masing-masing untuk membantu penyaluran beras. Karena Bulog berperan sebagai stabilisator harga beras di daerah.

” Peran pemerintah daerah sangat penting dalam upaya menstabilkan harga beras dan minyak goreng (merek Minyak Kita), terutama dengan momentum gerakan saat ini yang mendukung upaya ini di tengah situasi yang masih relatif hangat (fluktuatif/naik turun).” Tegasnya.

Sebelumnya, pada rakor yang sama, Mendagri Tito Karnavian mengatakan tindak lanjut terhadap arahan Presiden RI untuk membahas langkah-langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika situasi yang berkembang. Kemendagri ditugaskan untuk memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan baik dan juga mengikuti secara cermat perkembangan ekonomi yang dibutuhkan masyarakat.

BACA JUGA  Pemkab Tanjab Barat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023

Tito Karnavian menekankan bahwa partisipasi aktif kepala daerah dalam memastikan ketersediaan pasokan pangan akan memperkuat otonomi daerah di sektor pangan, karena daerah akan memiliki kendali lebih besar dalam pengelolaan dan pemenuhan kebutuhan pangannya sendiri. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menstabilkan harga pangan, mengendalikan inflasi, dan menjaga biaya hidup masyarakat agar tetap terjangkau melalui program swasembada pangan.

“ Semua kepala daerah bersama Forkopimda harus mampu mengendalikan situasi di dalam daerah nya masing-masing. Kendalikan daerahnya dan lakukan langkah-langkah proaktif, melaksanakan doa kedamaian bersama, dan menggencarkan program dan kegiatan yang pro-rakyat seperti gerakan pasar murah, pembagian bansos bekerjasama dengan Bulog yang dampaknya sangat baik untuk pengendalian inflasi.” Pungkasnya.(*)

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag. mengikuti rapat koordinasi dalam rangka Pengendalian Inflasi yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., secara virtual zoom meeting di ruang rapat Bupati, Selasa (2/9/25).

Rakor Inflasi ini turut diikuti oleh Pasiter Kodim 0419/Tanjab, Sekretaris Daerah, perwakilan Badan Pusat Statistik Tanjung Jabung Barat, Bulog Cabang Kuala Tungkal, Asisiten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala OPD terkait, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Bagian Kerjasama, dan Kepala Bagian SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. menekankan pentingnya stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) sebagai upaya menekan gejolak harga, khususnya beras. Bulog akan menyalurkan beras SPHP dari stok cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 1,3 juta ton pada periode Juli – Desember 2025.

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan agar seluruh kepala daerah proaktif menjalin kerja sama dengan cabang Bulog di daerahnya masing-masing untuk membantu penyaluran beras. Karena Bulog berperan sebagai stabilisator harga beras di daerah.

” Peran pemerintah daerah sangat penting dalam upaya menstabilkan harga beras dan minyak goreng (merek Minyak Kita), terutama dengan momentum gerakan saat ini yang mendukung upaya ini di tengah situasi yang masih relatif hangat (fluktuatif/naik turun).” Tegasnya.

Sebelumnya, pada rakor yang sama, Mendagri Tito Karnavian mengatakan tindak lanjut terhadap arahan Presiden RI untuk membahas langkah-langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika situasi yang berkembang. Kemendagri ditugaskan untuk memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan baik dan juga mengikuti secara cermat perkembangan ekonomi yang dibutuhkan masyarakat.

Tito Karnavian menekankan bahwa partisipasi aktif kepala daerah dalam memastikan ketersediaan pasokan pangan akan memperkuat otonomi daerah di sektor pangan, karena daerah akan memiliki kendali lebih besar dalam pengelolaan dan pemenuhan kebutuhan pangannya sendiri. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menstabilkan harga pangan, mengendalikan inflasi, dan menjaga biaya hidup masyarakat agar tetap terjangkau melalui program swasembada pangan.

“ Semua kepala daerah bersama Forkopimda harus mampu mengendalikan situasi di dalam daerah nya masing-masing. Kendalikan daerahnya dan lakukan langkah-langkah proaktif, melaksanakan doa kedamaian bersama, dan menggencarkan program dan kegiatan yang pro-rakyat seperti gerakan pasar murah, pembagian bansos bekerjasama dengan Bulog yang dampaknya sangat baik untuk pengendalian inflasi.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Rapat Kesepakatan P10% WK Jabung

Pemerintahan

Sejumlah Penjabat Eselon II Tanjab Barat Akan di Lantik

Pemerintahan

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pengumuman, Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Pilkada Serentak Tahun 2024

Pemerintahan

Wabup Minta Sekda dan TAPD Evaluasi Kegiatan APBD 2020, Terkait Temuan BPK di Sejumlah OPD

Pemerintahan

Peringati Hari Santri, Pemkab Tanjabbar Gelar Yasinan dan Doa Bersama

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Audiensi Dengan Pimpinan Cabang BRI Kuala Tungkal

Pemerintahan

ASN dan Pegawai Tanjab Barat Sering Nongkrong di Warung Saat Jam Kerja, Ini Kata Bupati

Pemerintahan

Didampingi Sekda Wakil Bupati Tanjab Barat Ikuti Webinar Pemantapan Pilkada Serentak 2024