mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Lepas Kontingen PBSI Tanjabbar ke PB Pratama Open Jambi 2026, Sekda Hermansyah: Jangan Jadi Jago Kandang, Ukir Prestasi untuk Daerah Anggota DPRD Tanjabbar Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi dengan Polri Wabup Katamso Hadiri Doa Lintas Agama HUT Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi dan Kerukunan di Tanjabbar  DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna, Bupati Berikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD 2025 DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Kedua, Seluruh Fraksi Setujui Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Selasa, 2 September 2025 - 18:36 WIB

Pengendalian Inflasi, Bupati Tanjabbar Rakor Bersama Mendagri

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag. mengikuti rapat koordinasi dalam rangka Pengendalian Inflasi yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., secara virtual zoom meeting di ruang rapat Bupati, Selasa (2/9/25).

Rakor Inflasi ini turut diikuti oleh Pasiter Kodim 0419/Tanjab, Sekretaris Daerah, perwakilan Badan Pusat Statistik Tanjung Jabung Barat, Bulog Cabang Kuala Tungkal, Asisiten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala OPD terkait, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Bagian Kerjasama, dan Kepala Bagian SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. menekankan pentingnya stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) sebagai upaya menekan gejolak harga, khususnya beras. Bulog akan menyalurkan beras SPHP dari stok cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 1,3 juta ton pada periode Juli – Desember 2025.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Apresiasi SKK Migas PetroChina Atas Bantuan Perlengkapan CJH

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan agar seluruh kepala daerah proaktif menjalin kerja sama dengan cabang Bulog di daerahnya masing-masing untuk membantu penyaluran beras. Karena Bulog berperan sebagai stabilisator harga beras di daerah.

” Peran pemerintah daerah sangat penting dalam upaya menstabilkan harga beras dan minyak goreng (merek Minyak Kita), terutama dengan momentum gerakan saat ini yang mendukung upaya ini di tengah situasi yang masih relatif hangat (fluktuatif/naik turun).” Tegasnya.

Sebelumnya, pada rakor yang sama, Mendagri Tito Karnavian mengatakan tindak lanjut terhadap arahan Presiden RI untuk membahas langkah-langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika situasi yang berkembang. Kemendagri ditugaskan untuk memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan baik dan juga mengikuti secara cermat perkembangan ekonomi yang dibutuhkan masyarakat.

BACA JUGA  Sukseskan Berkah Madani, Bupati Anwar Sadat Siapkan Ruang Kreatif Bagi Generasi Muda Tanjabbar 

Tito Karnavian menekankan bahwa partisipasi aktif kepala daerah dalam memastikan ketersediaan pasokan pangan akan memperkuat otonomi daerah di sektor pangan, karena daerah akan memiliki kendali lebih besar dalam pengelolaan dan pemenuhan kebutuhan pangannya sendiri. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menstabilkan harga pangan, mengendalikan inflasi, dan menjaga biaya hidup masyarakat agar tetap terjangkau melalui program swasembada pangan.

“ Semua kepala daerah bersama Forkopimda harus mampu mengendalikan situasi di dalam daerah nya masing-masing. Kendalikan daerahnya dan lakukan langkah-langkah proaktif, melaksanakan doa kedamaian bersama, dan menggencarkan program dan kegiatan yang pro-rakyat seperti gerakan pasar murah, pembagian bansos bekerjasama dengan Bulog yang dampaknya sangat baik untuk pengendalian inflasi.” Pungkasnya.(*)

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag. mengikuti rapat koordinasi dalam rangka Pengendalian Inflasi yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., secara virtual zoom meeting di ruang rapat Bupati, Selasa (2/9/25).

Rakor Inflasi ini turut diikuti oleh Pasiter Kodim 0419/Tanjab, Sekretaris Daerah, perwakilan Badan Pusat Statistik Tanjung Jabung Barat, Bulog Cabang Kuala Tungkal, Asisiten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala OPD terkait, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Bagian Kerjasama, dan Kepala Bagian SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. menekankan pentingnya stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) sebagai upaya menekan gejolak harga, khususnya beras. Bulog akan menyalurkan beras SPHP dari stok cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 1,3 juta ton pada periode Juli – Desember 2025.

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan agar seluruh kepala daerah proaktif menjalin kerja sama dengan cabang Bulog di daerahnya masing-masing untuk membantu penyaluran beras. Karena Bulog berperan sebagai stabilisator harga beras di daerah.

” Peran pemerintah daerah sangat penting dalam upaya menstabilkan harga beras dan minyak goreng (merek Minyak Kita), terutama dengan momentum gerakan saat ini yang mendukung upaya ini di tengah situasi yang masih relatif hangat (fluktuatif/naik turun).” Tegasnya.

Sebelumnya, pada rakor yang sama, Mendagri Tito Karnavian mengatakan tindak lanjut terhadap arahan Presiden RI untuk membahas langkah-langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika situasi yang berkembang. Kemendagri ditugaskan untuk memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan baik dan juga mengikuti secara cermat perkembangan ekonomi yang dibutuhkan masyarakat.

Tito Karnavian menekankan bahwa partisipasi aktif kepala daerah dalam memastikan ketersediaan pasokan pangan akan memperkuat otonomi daerah di sektor pangan, karena daerah akan memiliki kendali lebih besar dalam pengelolaan dan pemenuhan kebutuhan pangannya sendiri. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menstabilkan harga pangan, mengendalikan inflasi, dan menjaga biaya hidup masyarakat agar tetap terjangkau melalui program swasembada pangan.

“ Semua kepala daerah bersama Forkopimda harus mampu mengendalikan situasi di dalam daerah nya masing-masing. Kendalikan daerahnya dan lakukan langkah-langkah proaktif, melaksanakan doa kedamaian bersama, dan menggencarkan program dan kegiatan yang pro-rakyat seperti gerakan pasar murah, pembagian bansos bekerjasama dengan Bulog yang dampaknya sangat baik untuk pengendalian inflasi.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Kegiatan Pendampingan Teknis Penginputan Aplikasi E-Sakip

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Sambut Baik Silaturahim Bupati Pasaman Barat

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Sambut Touring Komunitas Hardtop Jambi, Bagikan Air Bersih di Tengah Kemarau

Pemerintahan

Kehabisan Stok Oksigen,Bupati Tanjab Barat Sidak Ke RSUD KH Daud Arif

Pemerintahan

Wabup Hairan Silaturahmi dan Audensi ke Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI

Pembangunan

Bangun Dermaga Penyeberangan Pasar Senin, Anwar Sadat: Untuk Kebutuhan Perekonomian Masyarakat

Pemerintahan

Tanam Padi Perdana di Sungai Tiram, Bupati Sampaikan Ini.

Pemerintahan

Penanganan Kesehatan Masyarakat Pesisir Sungai, Bupati Resmikan Ambulance Air