mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Anwar Sadat Dorong Kemitraan Ritel untuk Perluas Pasar Produk UMKM Tanjabbar  Pemkab Tanjabbar Perkuat Daya Saing UMKM, Anwar Sadat Minta Produk Lokal Masuk Ritel Modern Pemkab Tanjabbar Perkuat Basis Data Sosial, DTSEN Jadi Fondasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran Wabup Katamso Hadiri RUPS Bank Jambi, Tegaskan Komitmen Tanjabbar Dukung Penguatan Perbankan Daerah

Home / Pemerintahan

Jumat, 9 Juli 2021 - 15:16 WIB

Kondisi Covid 19, MTQ Ke 50 Tingkat Provinsi Diusulkan di Undur

Tanjab Barat – Perhelatan Akbar MTQ ke 50 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2021 di Tanjab Barat berpotensi diusulkan diundur ke bulan Desember.

Penundaan tersebut di latarbelakangi oleh sejumlah masukan dan pertimbangan antara lain kondisi Covid-19, kemudian alasan infrastruktur jalan dua jalur dan jembatan di Parit Gompong yang diperikiran belum selesai jika digelar sesuai rencana awal pada bulan September nanti.

Hal itu terungkap dalam rapat persiapan Penyelenggaraan MTQ Ke-50 Provinsi Jambi dipimpin Wakil Bupati Hairan, SH di Pola Utama, Jum’at (09/07/21).

Rapat dihadiri Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, S.IP, para Asisten, Staf Ahli dan OPD serta Pengurus LPTQ.

BACA JUGA  Wabup Tanjab Barat Hadiri Lepas Sambut Kapolres Tanjab Barat

Wabup Hairan mengatakan, bahwa rapat pada hari ini membahas mengenai penerapan Prokes Covid-19 di Kab. Tanjab Barat khususnya rencana pelaksanaan MTQ ke-50 di Kab. Tanjab Barat.

Wabup juga menyampaikan bahwa rapat kali ini merupakan tindak lanjut hasil koordinasi pihaknya selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tanjung Jabung Barat dengan Pemprov Jambi pada 03 Juli lalu.

“Dalam hal ini mendapatkan masukan dan saran, kami tidak ingin memutuskan sendiri mengenai waktu pelaksanaan MTQ, guna menghindari adanya stigma negatif baik dari masyarakat ataupun dari internal Pemkab sendiri,” ungkap Wabup.

BACA JUGA  DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Kedua Raperda Tentang Perubahan APBD Tanjabbar Tahun Anggaran 2022

Selanjutnya, dengan memperhatikan perkembangan pandemi Covid-19, akan dikoordinasikan kembalu kemungkinan penyelenggaraan event tersebut secara virtual.

Sementara, terkait bila MTQ nantinya harus virtual, Kapolres AKBP Guntur Saputro mengungkapkan agar dipersiapkan betul-betul prasaranya serta teknis pelaksanannya agar tidak terjadi hal-hal diluar dugaan.

Demikian pula bila dilaksanakan secara langsung pengendalian masyarakat dan prokes harus ketat.

“Pertimbangan yang paling utama adalah melindungi keselamatan masyarakat dari penyebaran Covid-19,” katanya.

Dengan sejumlah pertimbangan di atas, kesepakatan rapat hari ini, untuk sementara pelaksanaan MTQ yang awalnya direncanakan di bulan September, diajukan penundaan ke bulan Desember.

Tanjab Barat – Perhelatan Akbar MTQ ke 50 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2021 di Tanjab Barat berpotensi diusulkan diundur ke bulan Desember.

Penundaan tersebut di latarbelakangi oleh sejumlah masukan dan pertimbangan antara lain kondisi Covid-19, kemudian alasan infrastruktur jalan dua jalur dan jembatan di Parit Gompong yang diperikiran belum selesai jika digelar sesuai rencana awal pada bulan September nanti.

Hal itu terungkap dalam rapat persiapan Penyelenggaraan MTQ Ke-50 Provinsi Jambi dipimpin Wakil Bupati Hairan, SH di Pola Utama, Jum’at (09/07/21).

Rapat dihadiri Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, S.IP, para Asisten, Staf Ahli dan OPD serta Pengurus LPTQ.

Wabup Hairan mengatakan, bahwa rapat pada hari ini membahas mengenai penerapan Prokes Covid-19 di Kab. Tanjab Barat khususnya rencana pelaksanaan MTQ ke-50 di Kab. Tanjab Barat.

Wabup juga menyampaikan bahwa rapat kali ini merupakan tindak lanjut hasil koordinasi pihaknya selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tanjung Jabung Barat dengan Pemprov Jambi pada 03 Juli lalu.

“Dalam hal ini mendapatkan masukan dan saran, kami tidak ingin memutuskan sendiri mengenai waktu pelaksanaan MTQ, guna menghindari adanya stigma negatif baik dari masyarakat ataupun dari internal Pemkab sendiri,” ungkap Wabup.

Selanjutnya, dengan memperhatikan perkembangan pandemi Covid-19, akan dikoordinasikan kembalu kemungkinan penyelenggaraan event tersebut secara virtual.

Sementara, terkait bila MTQ nantinya harus virtual, Kapolres AKBP Guntur Saputro mengungkapkan agar dipersiapkan betul-betul prasaranya serta teknis pelaksanannya agar tidak terjadi hal-hal diluar dugaan.

Demikian pula bila dilaksanakan secara langsung pengendalian masyarakat dan prokes harus ketat.

“Pertimbangan yang paling utama adalah melindungi keselamatan masyarakat dari penyebaran Covid-19,” katanya.

Dengan sejumlah pertimbangan di atas, kesepakatan rapat hari ini, untuk sementara pelaksanaan MTQ yang awalnya direncanakan di bulan September, diajukan penundaan ke bulan Desember.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Buka Rakor FKUB, Dorong Penguatan Kerukunan Umat Beragama

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat: Pelatihan Membatik Tingkatkan Keterampilan dan Wirausaha di Tanjung Jabung Barat

Pemerintahan

Two Days Coffee Session 4, Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Tingkatkan SDM

Pemerintahan

Bantah Galang Dana Pernikahan Anak Bupati,Angsori: Informasi Itu Tidak Benar dan Hanya Ingin Merusak Citra Bupati

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Apresiasi Kegiatan TMMD Ke 113

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Kukuhkan dan Ambil Sumpah Janji Jabatan Kades dan BPD

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2025

Pemerintahan

Safari Subuh di Masjid Al Muttaqin, Bupati Tanjabbar Salurkan Bantuan dan Santunan