mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
SMC Tanjabbar Tegas Tolak Geng Motor dan Balap Liar: Komunitas Motor Harus Jadi Mitra Jaga Kamtibmas Bupati Anwar Sadat Buka Lomba Sauk’an Layangan, Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Tanjabbar Hari Pramuka ke-65, Anwar Sadat Ajak Pramuka Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan Lewat Aksi Nyata Satpol PP Menang Tipis 1-0 atas RSUD Tanjabbar, Amankan Tiga Poin Perdana di OPD Cup 2026 HKM dan Etnis Tionghoa Tutup Pentas Bhineka Kebangsaan, Anwar Sadat: Persatuan Harus Dijaga, Bukan Sekadar Slogan

Home / Tanjab Barat

Selasa, 7 April 2026 - 11:52 WIB

Publik Minta BPK Adil: Jangan Hanya Tajam ke Media, Tumpul ke Proyek Miliaran

TANJABBAR, TJ –  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), diduga Hanya berani memeriksa anggaran media di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ketimbang memeriksa dana proyek miliaran hingga proyek hibah.

Pemeriksaan ini juga menuai pertanyaan keseriusan BPK dalam melakukan pemeriksaan tersebut. Anggaran media yang kurang dari 2 miliar itu diharapkan sangat serius tetapi proyek fisik hingga puluhan miliar dan hibah diduga tidak tersentuh.

” Proyek besar banyak tidak tersentuh, termasuk hibah yang begitu besar di 2025. Tapi dana media yang nilai nya kecil dan dibagi ke ratusan media yang bermitra diperiksa intensif sekali,” kata sumber.

BACA JUGA  Polres Muaro Jambi Gelar Vaksinasi Massal di Pasar Sengeti

Pemeriksaan juga dilakukan hingga titik, koma dan spasi berita yang secara kewenangan BPK untuk memeriksa hingga ke tata kelola tulisan.

BPK hanya memiliki kewenangan pada titik kegiatan untuk dipastikan kegiatan tersebut sesuai atau tidaknya dalam hal ini SPJ sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegiatan pemberitaan pada media itu.

” BPK itu harusnya memeriksa apakah kegiatan itu fiktif atau tidak, bukan pada ranah titik koma itu bukan ranah kompetensi nya. BPK harus memeriksa apakah pemberitaan berbayar itu ada dibayarkan sesuai dengan prosedur atau tidak. Bukan menilai titik koma spasi,” ucapnya.

BACA JUGA  Cegah Aksi Borong, Indomaret di Kuala Tungkal Batasi Pembelian Minyak Goreng

Ia meminta BPK periksa semua kegiatan termasuk perjalanan dinas yang dilakukan oleh para pejabat Tanjabbar termasuk terkait dengan output dari perjalanan dinas para pejabat itu untuk kebermanfaatan daerah.

” Coba itu periksa dinas dinas. Dinas Luar sering output untuk daerah apa? Kalau output tidak ada berarti ini bisa namakan buang-buang anggaran kan.” Pungkasnya.(*)

TANJABBAR, TJ –  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), diduga Hanya berani memeriksa anggaran media di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ketimbang memeriksa dana proyek miliaran hingga proyek hibah.

Pemeriksaan ini juga menuai pertanyaan keseriusan BPK dalam melakukan pemeriksaan tersebut. Anggaran media yang kurang dari 2 miliar itu diharapkan sangat serius tetapi proyek fisik hingga puluhan miliar dan hibah diduga tidak tersentuh.

” Proyek besar banyak tidak tersentuh, termasuk hibah yang begitu besar di 2025. Tapi dana media yang nilai nya kecil dan dibagi ke ratusan media yang bermitra diperiksa intensif sekali,” kata sumber.

Pemeriksaan juga dilakukan hingga titik, koma dan spasi berita yang secara kewenangan BPK untuk memeriksa hingga ke tata kelola tulisan.

BPK hanya memiliki kewenangan pada titik kegiatan untuk dipastikan kegiatan tersebut sesuai atau tidaknya dalam hal ini SPJ sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegiatan pemberitaan pada media itu.

” BPK itu harusnya memeriksa apakah kegiatan itu fiktif atau tidak, bukan pada ranah titik koma itu bukan ranah kompetensi nya. BPK harus memeriksa apakah pemberitaan berbayar itu ada dibayarkan sesuai dengan prosedur atau tidak. Bukan menilai titik koma spasi,” ucapnya.

Ia meminta BPK periksa semua kegiatan termasuk perjalanan dinas yang dilakukan oleh para pejabat Tanjabbar termasuk terkait dengan output dari perjalanan dinas para pejabat itu untuk kebermanfaatan daerah.

” Coba itu periksa dinas dinas. Dinas Luar sering output untuk daerah apa? Kalau output tidak ada berarti ini bisa namakan buang-buang anggaran kan.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Lestarikan Transportasi Tradisional, Bupati Anwar Sadat Saksikan Lomba Balap Becak Hias

DPRD

PAW Anggota DPRD Tanjabbar Masa Jabatan 2024-2029 di Ambil Sumpah Janji di Paripurna

Pemerintahan

Wabup Tanjabbar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Koperasi Merah Putih

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Tekankan Inovasi Sebagai Jawaban Atas Efisiensi Anggaran

Tanjab Barat

Ibadah di Klenteng Kuan Kong Bio, Joni: Masih Masa Pandemi Sembahyang di Batasi

Pemerintahan

Pemkab Tanjabbar Safari Ramadhan ke Kecamatan Muara Papalik

Tanjab Barat

Tanjab Barat Peringkat II MTQ ke 51 Provinsi Jambi

Tanjab Barat

Masyarakat Desa Suak Labu heboh Bunga Bangkai Ditemukan di Pekarangan Rumah