TANJABBAR , TJ – Malam kemenangan di Bumi Serengkuh dayung serentak ke tujuan menjadi saksi bisu lahirnya “Raja Jalanan” baru. Kolaborasi Pemuda Selempang Merah sukses mencuri perhatian publik dan dewan juri setelah dinobatkan sebagai Juara Umum 1 Festival Arakan Takbiran 1447 H / 2026 M.
Performa yang disuguhkan kelompok pemuda ini dinilai sebagai yang paling megah dan penuh energi, mengalahkan sejumlah pesaing tangguh lainnya dalam perhelatan akbar garapan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dengan Performa “Magis” yang Memukau Membawa semangat kolaborasi, Pemuda Selempang Merah tampil dengan konsep visual dan musikal yang sangat berkarakter. Gema takbir yang dipadukan dengan koreografi dinamis berhasil menciptakan suasana religius yang magis di sepanjang rute arakan.
Kemenangan ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa inovasi yang dibawa oleh generasi muda mampu memberikan warna baru tanpa meninggalkan akar tradisi religi di Kuala Tungkal.
Di sisi lain, persaingan ketat juga terjadi pada kategori Festival Arakan Sahur. Gelar Juara Umum 1 pada kategori ini berhasil disabet oleh Remaja Masjid Agung Al-Istiqomah.
Kelompok ini juga menunjukkan konsistensi luar biasa dengan menempel ketat Pemuda Selempang Merah di kategori Takbiran, di mana mereka berhasil meraih posisi Runner-Up (Juara 2).
Daftar Pemenang Utama Festival Arakan 1447 H
JUARA UMUM 1 ARAKAN TAKBIRAN: Kolaborasi Pemuda Selempang Merah
JUARA UMUM 1 ARAKAN SAHUR: Remaja Masjid Agung Al-Istiqomah
JUARA 2 ARAKAN TAKBIRAN: Remaja Masjid Agung Al-Istiqomah
Warisan Tradisi di Tangan Pemuda
Pihak Disparpora Tanjabbar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang, khususnya kepada Kolaborasi Pemuda Selempang Merah yang tampil sangat impresif tahun ini.
“Perhelatan tahun ini adalah bukti nyata bahwa tradisi religi kita tetap hidup dan terus berkembang. Kreativitas yang ditunjukkan Pemuda Selempang Merah dan kelompok lainnya menunjukkan bahwa identitas budaya kita sangat kuat di tangan mereka,” ungkap salah satu panitia pelaksana.
Festival tahunan ini kembali sukses menjadi magnet bagi ribuan warga yang memadati jalanan, sekaligus mengukuhkan posisi Kuala Tungkal sebagai pusat pelestari budaya religi yang ikonik di Provinsi Jambi.(*)
TANJABBAR , TJ – Malam kemenangan di Bumi Serengkuh dayung serentak ke tujuan menjadi saksi bisu lahirnya “Raja Jalanan” baru. Kolaborasi Pemuda Selempang Merah sukses mencuri perhatian publik dan dewan juri setelah dinobatkan sebagai Juara Umum 1 Festival Arakan Takbiran 1447 H / 2026 M.
Performa yang disuguhkan kelompok pemuda ini dinilai sebagai yang paling megah dan penuh energi, mengalahkan sejumlah pesaing tangguh lainnya dalam perhelatan akbar garapan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dengan Performa “Magis” yang Memukau Membawa semangat kolaborasi, Pemuda Selempang Merah tampil dengan konsep visual dan musikal yang sangat berkarakter. Gema takbir yang dipadukan dengan koreografi dinamis berhasil menciptakan suasana religius yang magis di sepanjang rute arakan.
Kemenangan ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa inovasi yang dibawa oleh generasi muda mampu memberikan warna baru tanpa meninggalkan akar tradisi religi di Kuala Tungkal.
Di sisi lain, persaingan ketat juga terjadi pada kategori Festival Arakan Sahur. Gelar Juara Umum 1 pada kategori ini berhasil disabet oleh Remaja Masjid Agung Al-Istiqomah.
Kelompok ini juga menunjukkan konsistensi luar biasa dengan menempel ketat Pemuda Selempang Merah di kategori Takbiran, di mana mereka berhasil meraih posisi Runner-Up (Juara 2).
Daftar Pemenang Utama Festival Arakan 1447 H
JUARA UMUM 1 ARAKAN TAKBIRAN: Kolaborasi Pemuda Selempang Merah
JUARA UMUM 1 ARAKAN SAHUR: Remaja Masjid Agung Al-Istiqomah
JUARA 2 ARAKAN TAKBIRAN: Remaja Masjid Agung Al-Istiqomah
Warisan Tradisi di Tangan Pemuda
Pihak Disparpora Tanjabbar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang, khususnya kepada Kolaborasi Pemuda Selempang Merah yang tampil sangat impresif tahun ini.
“Perhelatan tahun ini adalah bukti nyata bahwa tradisi religi kita tetap hidup dan terus berkembang. Kreativitas yang ditunjukkan Pemuda Selempang Merah dan kelompok lainnya menunjukkan bahwa identitas budaya kita sangat kuat di tangan mereka,” ungkap salah satu panitia pelaksana.
Festival tahunan ini kembali sukses menjadi magnet bagi ribuan warga yang memadati jalanan, sekaligus mengukuhkan posisi Kuala Tungkal sebagai pusat pelestari budaya religi yang ikonik di Provinsi Jambi.(*)









