TANJABBAR, TJ – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Klenteng Kuan Kong Bio Kuala Tungkal, Minggu (25/10/2026), berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan yang bertepatan dengan bulan Kauw Gwee dalam penanggalan Imlek tersebut diisi dengan ritual keagamaan, silaturahmi, hingga hiburan bagi masyarakat.
Perayaan ini turut dihadiri Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H., bersama sejumlah pejabat utama Polres Tanjab Barat. Kehadiran jajaran kepolisian menjadi bagian dari dukungan terhadap terciptanya suasana aman dan kondusif, sekaligus memperkuat semangat toleransi antarumat beragama di Kuala Tungkal.
Rangkaian kegiatan dibagi dalam dua sesi, yakni pagi dan malam hari. Sejak pukul 10.00 WIB, umat mengikuti sejumlah ritual keagamaan, di antaranya Pai Thi Kong, Puak Ang Neng, Khi Tang, pembagian Pheng An Hu, serta ramah tamah.
Memasuki malam hari, mulai pukul 19.30 WIB, perayaan kembali dilanjutkan dengan ritual Khi Tang dan kegiatan kebersamaan yang dikemas bersama hiburan. Sejumlah pengisi acara turut memeriahkan suasana, yakni Bobonano Keyboardist dari Palembang, Vera Tjoeng dari Jakarta, Jojo dari Batam, Yang Meili dari Duri, serta MC Bow dari Jambi.
Pengurus Klenteng Kuan Kong Bio menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat, panitia, dan pihak yang telah berkontribusi sehingga perayaan dapat terlaksana dengan lancar.
Menurut pihak pengurus, peringatan HUT klenteng tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum untuk mengungkapkan rasa syukur, mempererat tali silaturahmi, serta memanjatkan doa demi keselamatan, keberkahan, dan kedamaian bagi masyarakat Kuala Tungkal.
Selain memiliki nilai spiritual bagi umat Tridharma, kegiatan tersebut juga menjadi ruang perjumpaan masyarakat dari berbagai latar belakang. Keberadaan Klenteng Kuan Kong Bio turut menambah kekayaan budaya dan potensi wisata religi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Sepanjang kegiatan, pengamanan dilakukan oleh personel Polres Tanjab Barat untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada umat maupun masyarakat yang menghadiri perayaan.
Melalui perayaan ini, semangat kebersamaan dan toleransi diharapkan terus terpelihara sebagai bagian penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat di Kuala Tungkal.(*)








