mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Blok DEF Tampil Perkasa, Sabet Juara Turnamen Voli Antarblok Perumahan Permata Hijau Naik Vespa, Bupati Anwar Sadat Blusukan Bagikan 100 Paket Sembako kepada Warga SMC Tanjabbar Apresiasi Slow Riding 2026 Vol. 1, Dorong Budaya Safety Riding dan Legalitas Komunitas Bupati Anwar Sadat Hadiri Paripurna DPRD Tanjabbar, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Helmi Dua Gol, Satpol PP Tanjabbar Tekuk P3P2KB-Perkim 3-1 dan Jaga Asa ke Semifinal OPD Cup 2026

Home / Advetorial

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah, Wabup Tanjabbar Hadiri Secara Virtual

TANJABBAR , TJ– Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf. Zulhiardi, S.IP., M.Han., dan unsur Forkopimda menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto secara virtual di lokasi KDKMP Kelurahan Bram Itam Kiri, Kecamatan Bram Itam, Sabtu (16/5/26).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan beserta jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Bram Itam, Lurah Bram Itam Kiri, jajaran perwira dan prajurit Kodim 0419/Tanjab, Kades, para pendamping KDKMP, serta tokoh masyarakat setempat.

Peresmian 1.061 KDMP/KKMP secara serentak di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peresmian koperasi tersebut bukan sekadar seremoni pembangunan fisik, melainkan langkah strategis untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa.

“Hari ini adalah hari yang penting, tonggak bersejarah. Saya kira jarang ada negara yang mampu meresmikan lebih dari seribu koperasi sekaligus dengan fasilitas yang sudah lengkap,” Ujar Presiden.

Presiden mengatakan bahwa, koperasi yang diresmikan telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang mulai dari gedung operasional, gudang penyimpanan, sistem distribusi, logistik, hingga kendaraan operasional seperti truk, mobil pikap, dan kendaraan roda tiga.

BACA JUGA  Hamdani Tampung Aspirasi Masyarakat Dapil IV di Reses Masa Tahun sidang 2025-2026

Prabowo menjelaskan bahwa awalnya pemerintah menargetkan peresmian sekitar 1.300 KDMP/KKMP. Namun, karena sebagian koperasi masih dalam tahap penyempurnaan, jumlah yang diresmikan akhirnya ditetapkan sebanyak 1.061 unit.

Ia turut mengungkapkan alasan di balik angka tersebut. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota, mengusulkan angka 1.061 karena apabila seluruh digit dijumlahkan menghasilkan angka delapan, yang disebut Presiden sebagai angka kesukaannya.

“ Ini hanya untuk penyemangat saja. Yang terpenting adalah kita mampu mewujudkan program sebesar ini kurang dari satu tahun,” kata Presiden.

Presiden menuturkan pembangunan fisik koperasi dimulai sejak November 2025 dan berhasil rampung dalam waktu sekitar tujuh bulan. Ia menilai capaian tersebut sebagai prestasi besar bangsa Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional.

Presiden juga menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi utama keberlangsungan bangsa. Menurutnya, ketersediaan pangan jauh lebih penting dibanding hanya bergantung pada impor.

“ Survival bangsa bukan sekadar mencari yang lebih murah, tetapi soal ada atau tidak. Karena kita lebih dulu aman soal pangan, kita relatif lebih siap menghadapi krisis global,” tegas Presiden.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat desa.

BACA JUGA  Safari Subuh di Masjid Nurul Hidayah, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Hal Ini

“Yang diresmikan hari ini bukan hanya gedung, tetapi instrumen keadilan ekonomi bagi desa Indonesia,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menyebut hingga saat ini sebanyak 9.294 bangunan fisik KDMP/KKMP telah rampung dibangun dan jumlahnya terus bertambah setiap hari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.061 koperasi telah siap beroperasi penuh dan diresmikan secara serentak.

Untuk mendukung operasional koperasi, pemerintah juga tengah merekrut 30.000 manajer KDMP/KKMP serta 5.476 manajer Koperasi Nelayan Merah Putih guna memastikan pengelolaan koperasi berjalan optimal dan manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Pemerintah menargetkan lebih dari 30.000 KDMP/KKMP dapat selesai dibangun dan beroperasi penuh sebelum 16 Agustus 2026 mendatang. Program tersebut diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat distribusi pangan nasional, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Di kesempatan yang sama, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf. Zulhiardi menyampaikan komitmennya dalam mendukung pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat guna memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Menurut Dandim, keberadaan KDKMP dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan, memperkuat distribusi pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.(*)

TANJABBAR , TJ– Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf. Zulhiardi, S.IP., M.Han., dan unsur Forkopimda menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto secara virtual di lokasi KDKMP Kelurahan Bram Itam Kiri, Kecamatan Bram Itam, Sabtu (16/5/26).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan beserta jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Bram Itam, Lurah Bram Itam Kiri, jajaran perwira dan prajurit Kodim 0419/Tanjab, Kades, para pendamping KDKMP, serta tokoh masyarakat setempat.

Peresmian 1.061 KDMP/KKMP secara serentak di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peresmian koperasi tersebut bukan sekadar seremoni pembangunan fisik, melainkan langkah strategis untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa.

“Hari ini adalah hari yang penting, tonggak bersejarah. Saya kira jarang ada negara yang mampu meresmikan lebih dari seribu koperasi sekaligus dengan fasilitas yang sudah lengkap,” Ujar Presiden.

Presiden mengatakan bahwa, koperasi yang diresmikan telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang mulai dari gedung operasional, gudang penyimpanan, sistem distribusi, logistik, hingga kendaraan operasional seperti truk, mobil pikap, dan kendaraan roda tiga.

Prabowo menjelaskan bahwa awalnya pemerintah menargetkan peresmian sekitar 1.300 KDMP/KKMP. Namun, karena sebagian koperasi masih dalam tahap penyempurnaan, jumlah yang diresmikan akhirnya ditetapkan sebanyak 1.061 unit.

Ia turut mengungkapkan alasan di balik angka tersebut. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota, mengusulkan angka 1.061 karena apabila seluruh digit dijumlahkan menghasilkan angka delapan, yang disebut Presiden sebagai angka kesukaannya.

“ Ini hanya untuk penyemangat saja. Yang terpenting adalah kita mampu mewujudkan program sebesar ini kurang dari satu tahun,” kata Presiden.

Presiden menuturkan pembangunan fisik koperasi dimulai sejak November 2025 dan berhasil rampung dalam waktu sekitar tujuh bulan. Ia menilai capaian tersebut sebagai prestasi besar bangsa Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional.

Presiden juga menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi utama keberlangsungan bangsa. Menurutnya, ketersediaan pangan jauh lebih penting dibanding hanya bergantung pada impor.

“ Survival bangsa bukan sekadar mencari yang lebih murah, tetapi soal ada atau tidak. Karena kita lebih dulu aman soal pangan, kita relatif lebih siap menghadapi krisis global,” tegas Presiden.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat desa.

“Yang diresmikan hari ini bukan hanya gedung, tetapi instrumen keadilan ekonomi bagi desa Indonesia,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menyebut hingga saat ini sebanyak 9.294 bangunan fisik KDMP/KKMP telah rampung dibangun dan jumlahnya terus bertambah setiap hari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.061 koperasi telah siap beroperasi penuh dan diresmikan secara serentak.

Untuk mendukung operasional koperasi, pemerintah juga tengah merekrut 30.000 manajer KDMP/KKMP serta 5.476 manajer Koperasi Nelayan Merah Putih guna memastikan pengelolaan koperasi berjalan optimal dan manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Pemerintah menargetkan lebih dari 30.000 KDMP/KKMP dapat selesai dibangun dan beroperasi penuh sebelum 16 Agustus 2026 mendatang. Program tersebut diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat distribusi pangan nasional, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Di kesempatan yang sama, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf. Zulhiardi menyampaikan komitmennya dalam mendukung pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat guna memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Menurut Dandim, keberadaan KDKMP dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan, memperkuat distribusi pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.(*)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Buka Lomba Sauk’an Layangan, Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Tanjabbar

Advetorial

Serengkuh Dayung 2026 Resmi Dimulai, Bupati Anwar Sadat Hadirkan Puluhan Layanan Gratis untuk Masyarakat Tanjabbar

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Tegaskan Larangan Bakar Lahan, Pelaku Karhutla Terancam Tindakan Tegas

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Hadiri Paripurna DPRD Tanjabbar, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Luncurkan Program “Gas Kan Saja”, Sunat Gratis untuk Anak Tanjabbar Sepanjang Tahun

Advetorial

Paripurna DPRD Bahas Ranperda Strategis, Pemkab Tanjabbar Tegaskan Dukungan untuk Pembangunan Kependudukan dan Ketahanan Pangan

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Advetorial

Bahas Sektor Pertanian, Wabup Katamso Terima Kunker Kementan RI