TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi meluncurkan program “Gas Kan Saja” (Gratis Sunatan Kapan Saja) sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan anak sekaligus meringankan beban masyarakat.
Program tersebut diluncurkan bersamaan dengan pencanangan kegiatan khitanan massal yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bekerja sama dengan Yayasan Aliantama Jambi, Kementerian Kesehatan, Baznas, serta didukung unsur Forkopimda.
Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengatakan pada pelaksanaan perdana ini sekitar 120 anak mengikuti khitanan massal. Kegiatan juga dilaksanakan secara serentak di sejumlah puskesmas di berbagai kecamatan melalui koordinasi daring.
“Alhamdulillah hari ini kita mencanangkan khitanan massal yang dilaksanakan bersama seluruh pihak terkait. Sekitar 120 anak mengikuti kegiatan ini dan pelaksanaannya juga dilakukan serentak di beberapa puskesmas,” ujar Bupati. Senin (3/8/26)
Tak hanya khitanan massal, Pemkab Tanjabbar juga meresmikan program “Gas Kan Saja”, yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan khitan gratis kapan saja sepanjang tahun.
Melalui program tersebut, orang tua cukup mendaftarkan anaknya ke Baznas dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti bahwa penerima manfaat merupakan warga Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Setelah terdaftar, peserta akan diarahkan untuk mendapatkan pelayanan khitan gratis di puskesmas.
Menurut Bupati, program ini diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu agar tidak ada lagi anak yang tertunda menjalani khitan karena keterbatasan biaya.
“Kita ingin membantu masyarakat, khususnya keluarga yang kurang mampu. Jangan sampai ada anak yang belum dikhitan hanya karena alasan ekonomi. Semua pelayanan diberikan tanpa dipungut biaya,” tegasnya.
Bupati berharap mulai sehari setelah peluncuran, masyarakat sudah dapat memanfaatkan layanan tersebut kapan pun dibutuhkan dengan terlebih dahulu melakukan pendaftaran di Baznas.
Ia juga menargetkan seluruh anak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang telah berusia lima tahun ke atas sudah menjalani khitan sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).
“Harapan kita, ketika anak masuk SD, seluruh anak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah dikhitan. Ini penting untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak secara optimal,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Bupati mengimbau seluruh orang tua agar segera mendaftarkan putra-putrinya yang telah memasuki usia lima tahun ke Baznas untuk memperoleh layanan khitan gratis.
“Silakan manfaatkan program ini. Daftarkan anak ke Baznas, kemudian akan dilayani di puskesmas tanpa dipungut biaya satu rupiah pun,” pungkasnya.(*)
TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi meluncurkan program “Gas Kan Saja” (Gratis Sunatan Kapan Saja) sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan anak sekaligus meringankan beban masyarakat.
Program tersebut diluncurkan bersamaan dengan pencanangan kegiatan khitanan massal yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bekerja sama dengan Yayasan Aliantama Jambi, Kementerian Kesehatan, Baznas, serta didukung unsur Forkopimda.
Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengatakan pada pelaksanaan perdana ini sekitar 120 anak mengikuti khitanan massal. Kegiatan juga dilaksanakan secara serentak di sejumlah puskesmas di berbagai kecamatan melalui koordinasi daring.
“Alhamdulillah hari ini kita mencanangkan khitanan massal yang dilaksanakan bersama seluruh pihak terkait. Sekitar 120 anak mengikuti kegiatan ini dan pelaksanaannya juga dilakukan serentak di beberapa puskesmas,” ujar Bupati. Senin (3/8/26)
Tak hanya khitanan massal, Pemkab Tanjabbar juga meresmikan program “Gas Kan Saja”, yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan khitan gratis kapan saja sepanjang tahun.
Melalui program tersebut, orang tua cukup mendaftarkan anaknya ke Baznas dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti bahwa penerima manfaat merupakan warga Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Setelah terdaftar, peserta akan diarahkan untuk mendapatkan pelayanan khitan gratis di puskesmas.
Menurut Bupati, program ini diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu agar tidak ada lagi anak yang tertunda menjalani khitan karena keterbatasan biaya.
“Kita ingin membantu masyarakat, khususnya keluarga yang kurang mampu. Jangan sampai ada anak yang belum dikhitan hanya karena alasan ekonomi. Semua pelayanan diberikan tanpa dipungut biaya,” tegasnya.
Bupati berharap mulai sehari setelah peluncuran, masyarakat sudah dapat memanfaatkan layanan tersebut kapan pun dibutuhkan dengan terlebih dahulu melakukan pendaftaran di Baznas.
Ia juga menargetkan seluruh anak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang telah berusia lima tahun ke atas sudah menjalani khitan sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).
“Harapan kita, ketika anak masuk SD, seluruh anak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah dikhitan. Ini penting untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak secara optimal,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Bupati mengimbau seluruh orang tua agar segera mendaftarkan putra-putrinya yang telah memasuki usia lima tahun ke Baznas untuk memperoleh layanan khitan gratis.
“Silakan manfaatkan program ini. Daftarkan anak ke Baznas, kemudian akan dilayani di puskesmas tanpa dipungut biaya satu rupiah pun,” pungkasnya.(*)









