Sampah Tanjabbar Capai 5,5 Ton Sehari, Katamso Soroti Rendahnya Penanganan

- Penulis Berita

Kamis, 10 September 2026 - 18:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR, TJ — Persoalan sampah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mulai memasuki tahap yang membutuhkan penanganan lebih serius. Di tengah pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat yang terus bergerak,

 

timbulan sampah daerah diperkirakan mencapai 5,5 ton per hari. Namun, kemampuan penanganannya saat ini baru sekitar 33 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi dipandang sebatas urusan mengangkut sampah dari permukiman menuju tempat pembuangan.

 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Bimbingan Teknis Pengurangan Sampah dan Pembinaan Kelompok Masyarakat di Hotel Masakini Syariah Kuala Tungkal, Kamis (10/9/2026).

 

Katamso mengatakan, pertumbuhan ekonomi daerah yang berada di kisaran 5,21 persen ikut membawa konsekuensi terhadap peningkatan volume sampah.

 

“Di balik pertumbuhan ekonomi tersebut terdapat konsekuensi yang harus kita kelola bersama, salah satunya meningkatnya timbulan sampah,” ujar Katamso.

 

Menurutnya, pemerintah membutuhkan pendekatan baru agar sampah tidak hanya menjadi beban lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi. Konsep ekonomi sirkular dinilai menjadi salah satu jalan yang dapat dikembangkan.

BACA JUGA  Qori'-Qori'ah Tanjab Barat Juara 1 MTQ Tingkat Provinsi Jambi, Bupati Siapkan Bonus Rp 60 Juta

 

“Kami ingin pengelolaan sampah tidak hanya berhenti pada kegiatan pengumpulan dan pengangkutan, tetapi dapat dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi sirkular. Sampah harus dipandang sebagai sesuatu yang masih memiliki nilai ekonomi dan dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat,” katanya.

 

Katamso mencontohkan pemanfaatan sampah menjadi paving block yang telah dilakukan masyarakat di salah satu lokasi pengolahan sampah di Tanjabbar.

 

Menurutnya, praktik tersebut membuktikan bahwa sampah dapat memiliki nilai tambah apabila didukung teknologi, sarana, dan sumber daya manusia yang memadai.

 

Karena itu, Pemkab Tanjab Barat masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat berupa mesin pemilah, mesin pencacah, serta peralatan pengolahan sampah lainnya.

 

Selain sarana, pemerintah daerah juga mendorong pembentukan kelompok masyarakat di berbagai kecamatan. Kelompok tersebut diharapkan tidak hanya menjadi penerima program, tetapi mampu mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, turut diserahkan bantuan kendaraan motor roda tiga dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk menunjang operasional pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.

 

Katamso meminta bantuan tersebut dimanfaatkan secara maksimal agar pelayanan persampahan semakin efektif sekaligus membantu menjaga kebersihan lingkungan.

BACA JUGA  Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau, Bupati dan Gubernur Serahkan Bantuan 

 

Pemkab Tanjab Barat juga menyiapkan pembangunan depo sampah di kawasan pintu masuk Kuala Tungkal, sekitar terminal. Depo ini nantinya berfungsi sebagai lokasi pengumpulan sementara sebelum sampah diangkut menuju tempat pemrosesan akhir.

Untuk menjaga kesinambungan pengangkutan, pemerintah daerah juga mempertimbangkan pola kerja sama maupun penyewaan kendaraan angkut sebagai alternatif pelayanan.

 

Sementara itu, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB Dapil Jambi, Elpisina, S.Sos., M.Si., yang membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa sampah bukan lagi sekadar persoalan kebersihan.

 

Menurutnya, persoalan sampah telah berkembang menjadi persoalan lingkungan dan pemerintahan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

 

“Persoalan sampah harus kita tangani secara bersama-sama. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha maupun seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kepedulian yang sama,” ujar Elpisina.

 

Ia mengapresiasi langkah Pemkab Tanjab Barat dalam memperkuat sarana dan prasarana persampahan. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, pemerintah didorong terus mencari inovasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.

 

Elpisina berharap bimtek tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pengetahuan yang diperoleh kelompok masyarakat harus diterapkan dan diteruskan hingga ke lingkungan masing-masing.(*)

 

Berita Terkait

Lelang Tiga Jabatan Eselon II Tanjabbar Segera Bergulir, Katamso Tegaskan Seleksi Harus Transparan
Bukan Sekadar Tilawah, Anwar Sadat Dorong Pengamalan Al-Qur’an dalam Kehidupan
Anwar Sadat Dorong Mahasiswa PTDI-STTD Hasilkan Kajian Transportasi Berbasis Data
2027 Jadi Ujian PPPK Paruh Waktu Tanjabbar, Predikat “Baik” Jadi Syarat Mutlak
Karhutla dan Kabut Asap Belum Reda, Anwar Sadat Ajak Jamaah Bermunajat
26 Pesantren Ramaikan HSN 2026, Anwar Sadat Tekankan Prestasi dan Akhlak Santri
Anwar Sadat Jenguk Pasien ISPA di Tengah Kabut Asap, Enam Warga Dirawat di RSUD Daud Arif
Pascakebakaran di Tungkal Harapan, Anwar Sadat Ingatkan Warga Waspadai Korsleting Listrik

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:11

Jual Beras SPHP di Atas HET, Mitra Bulog Kuala Tungkal Terancam Diblacklist

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:48

Mardan Hasibuan Pimpin IBCA-MMA Tanjabbar 2026–2030, Pembinaan Atlet Muda Jadi Prioritas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:48

Anwar Sadat Luncurkan SIPENA, Urusan Kepegawaian ASN Tanjabbar Kini Berbasis Digital

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31

Desa Teluk Kulbi Masuk Calon Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Jambi 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:44

Kebakaran di Tanjabbar Naik 74 Persen, 54 Kejadian Tercatat hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43

Anwar Sadat Soroti Kabel Semrawut di Kuala Tungkal, Provider Internet Diminta Berbenah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02

Ritual hingga Hiburan Warnai HUT Klenteng Kuan Kong Bio Kuala Tungkal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:40

IPK 3,92 dan Segudang Prestasi, Recha Oktaviani Safitri Wakili Wisudawan Universitas Baiturrahim

Berita Terbaru