mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
Kontrak Diperpanjang, Disiplin Tak Boleh Kendor! Saldi Warning 19 PPPK BKPSDM Tanjabbar Guru Besar Hukum Pidana: Jika Reses Fiktif Terbukti, Ade Asmara Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Pidana HUT ke-81 TNI, Wabup Katamso Tegaskan Pentingnya Sinergi Menjaga Keutuhan NKRI Kualitas Udara Memburuk, Dinkes-IWO Tanjabbar Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker Dudi Purwadi Tutup Turnamen Badminton Matang Kumai, Dorong Lahirnya Atlet Muda Merlung

Home / Pemerintahan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:11 WIB

Asap Pembakaran Tempurung Kelapa Diduga Cemari Permukiman, Warga Desa Kemuning Keluhkan Sesak Napas

TANJABBAR, TJ – Aktivitas pembakaran tempurung kelapa yang diduga dilakukan di sekitar permukiman warga Desa Kemuning, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menuai keluhan masyarakat.

 Asap pekat yang ditimbulkan dari aktivitas tersebut disebut mengganggu kenyamanan dan dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan warga.

Sejumlah warga mengaku mulai merasakan sesak napas sejak aktivitas pembakaran berlangsung. Bahkan, mereka menyebut terdapat sekitar puluhan tungku pembakaran yang beroperasi, terutama pada malam hari.

“Sejak ada aktivitas pembakaran tempurung ini, napas jadi sesak. Asapnya masuk ke dalam rumah, baunya juga menyengat,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

BACA JUGA  Arus Penumpang di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal Mulai Terjadi Lonjakan

Menurutnya, pembakaran yang dilakukan pada malam hari membuat asap sulit dihindari karena menyelimuti kawasan permukiman saat masyarakat sedang beristirahat. Kondisi itu dinilai semakin mengkhawatirkan bagi keluarga yang memiliki anak-anak dan lanjut usia.

“Kami punya anak kecil. Tentu kami khawatir karena asap seperti ini bisa membahayakan kesehatan,” ujarnya.

Warga juga menyebut lokasi pembakaran kerap berpindah-pindah, namun tetap berada di sekitar kawasan permukiman. Akibatnya, gangguan asap terus dirasakan dan dinilai mengurangi kenyamanan masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Tinjau dan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Jalan Harapan Kuala Tungkal

Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera turun tangan melakukan peninjauan serta memberikan pembinaan kepada pelaku usaha agar aktivitas pembakaran tidak menimbulkan dampak bagi lingkungan dan kesehatan warga.

“Kami bukan melarang mereka bekerja atau membakar tempurung. Yang kami harapkan, ada pengaturan lokasi dan waktu yang tepat sehingga tidak merugikan masyarakat, kita berharap pemerintah segera melakukan pengecekan di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengorbankan kesehatan serta kenyamanan lingkungan sekitar.” Tegasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Hadiri Penyerahan LHP LKPP 2023

Pemerintahan

Jum’at Bersih,Wabup Tanjab Barat Pimpin Kegiatan Gotong Royong

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Buka Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten

Pemerintahan

Tanjabbar Siap Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tinjau Khitanan Massal di Pengabuan

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar di Tahun Baru Islam 1446 H, Ajak Masyarakat Bermuhasabah

Pemerintahan

Meriahkan HUT RI dan Kabupaten Tanjabbar 2025, Bupati Anwar Sadat Buka Turnamen Domino

Pemerintahan

Gelar Audensi Bersama Jurnalis, Bupati: Peran Media Sangat Penting Memberikan Informasi