Bupati Anwar Sadat Dorong Pembentukan Daops Karhutla di Tanjabbar, Perkuat Pencegahan Kebakaran

- Penulis Berita

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat langkah strategis dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu upaya yang kini didorong adalah pembentukan Kantor Daerah Operasi (Daops) Pengendalian Karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., saat memimpin audiensi bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan instansi terkait di Ruang Rapat Bupati, Rabu (29/7/2026).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa Tanjung Jabung Barat memiliki kawasan lahan gambut yang cukup luas sehingga memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran, khususnya pada musim kemarau. Karena itu, keberadaan Kantor Daops Pengendalian Karhutla dinilai menjadi kebutuhan strategis untuk memperkuat sistem deteksi dini, pencegahan, hingga penanganan kebakaran secara lebih cepat dan terkoordinasi.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton

 

“Pemerintah terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Berbagai upaya preventif hingga penegakan hukum terus dilakukan melalui kolaborasi dengan perusahaan dan instansi terkait. Setiap tahun kami juga memberikan pelatihan kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) agar semakin siap menghadapi potensi karhutla,” ujar Anwar Sadat.

 

Ia menegaskan, pemerintah daerah juga terus bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk memberikan tindakan tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Tanjung Jabung Barat juga telah menyalurkan bantuan alat pertanian berupa traktor kepada masyarakat agar pembukaan lahan tidak lagi dilakukan dengan cara membakar. Selain itu, pembangunan embung di sejumlah wilayah rawan karhutla terus dilakukan guna menjamin ketersediaan sumber air saat proses pemadaman.

BACA JUGA  Satu Tahun Kepemimpinan UAS-Hairan, Warga: Kami Senang Baru Kali ini Bisa Masuk Kerumah Bupati

 

Menurutnya, pembentukan Kantor Daops Pengendalian Karhutla diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta dunia usaha dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

 

Ke depan, Daops Karhutla akan mengedepankan langkah-langkah preventif melalui patroli rutin, edukasi kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga kesiapsiagaan pemadaman dini agar kebakaran tidak meluas.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga menyatakan kesiapan mendukung penyediaan sarana dan prasarana serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi terealisasinya pembentukan Kantor Daops Pengendalian Karhutla.

 

Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan Tanjung Jabung Barat yang bebas dari kabut asap, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

KUA-PPAS 2027 Tanjabbar Disepakati, Wabup Katamso Soroti Sinergi Eksekutif-Legislatif di Tengah Keterbatasan Fiskal
Wabup Katamso Buka Training Center Kafilah MTQ Tanjab Barat, Targetkan Prestasi Terbaik di MTQ Provinsi Jambi
Pelimpahan Informasi Persyaratan BPHTB Tuai Penolakan, Bapenda Tegaskan Harga Pasar Bukan Syarat Mutlak
Program Seragam Sekolah Gratis Segera Bergulir, Disdik Tanjabbar Jamin Tepat Sasaran
Sekda Tanjabbar Soroti Sistem Rujukan BPJS, Dorong Perbaikan Layanan Kesehatan hingga Tingkat Puskesmas
Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton
Asap Pembakaran Tempurung Dikeluhkan Warga, Camat Bram Itam Tegaskan Pelaku Usaha Wajib Patuhi Surat Edaran Bupati
Asap Pembakaran Tempurung Kelapa Diduga Cemari Permukiman, Warga Desa Kemuning Keluhkan Sesak Napas

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:11

Jual Beras SPHP di Atas HET, Mitra Bulog Kuala Tungkal Terancam Diblacklist

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:50

Bulog Kuala Tungkal Perketat Pengawasan Penjualan Beras SPHP, Mitra Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:48

Anwar Sadat Luncurkan SIPENA, Urusan Kepegawaian ASN Tanjabbar Kini Berbasis Digital

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31

Desa Teluk Kulbi Masuk Calon Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Jambi 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:44

Kebakaran di Tanjabbar Naik 74 Persen, 54 Kejadian Tercatat hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43

Anwar Sadat Soroti Kabel Semrawut di Kuala Tungkal, Provider Internet Diminta Berbenah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02

Ritual hingga Hiburan Warnai HUT Klenteng Kuan Kong Bio Kuala Tungkal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:40

IPK 3,92 dan Segudang Prestasi, Recha Oktaviani Safitri Wakili Wisudawan Universitas Baiturrahim

Berita Terbaru