mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Kuala Tungkal Dikepung Kabut Asap, Warga Keluhkan Udara Menyengat dan Gangguan Pernapasan Lontar Fair 2026 Resmi Dibuka, Wabup Katamso Soroti Peran Industri Dorong Ekonomi Tanjabbar Sederhana tapi Bermakna, Tradisi Makan Bersama Warnai HUT RI ke-81 di Desa Senaung Warga RT 06 dan RT 07 Desa Senaung Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Puluhan Perlombaan Bupati Anwar Sadat Tinjau Langsung Karhutla di Bram Itam, Minta Warga Waspadai Titik Api

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 13 November 2021 - 19:02 WIB

BPBD Libatkan Pelajar SMK Negeri 7 Betara Jadi Pelopor Tanggap Bencana

BETARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat, Provinsi Jambi melakukan berbagai upaya dalam pencegahan terjadinya bencana alam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Bahkan dalam upaya pencegahan, BPBD melibatakan Pelajar SMK Negeri 7 Betara untuk menjadi pelopor tanggap Bencana di wilayah masing-masing.

Sebelum melangkah lebih jauh, kepada Pelajar SMK Negeri 7 Batara ini, BPBD memberikan Simulasi bencana terpusat di Kawasan Wisata Embung Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Jum’at (12/11/21).

Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Barat M Zulfikri mengatakan, simulasi bencana perlu dan sangat penting dilakukan di daerah rawan bencana.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya yang dapat berujung bencana,” ungkap Zulfikri.

BACA JUGA  Pembuatan Paspor Umroh di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal Meningkat 

Dikatakan Zulfikri, pencegahan terhadap bencana adalah tanggungjawab bersama. Tidak hanya BNPB, BPBD, TNI, Polri. Tetapi seluruh unsur Penta Helix.

“Baik itu Pemerintah, Dunia Usaha, Akademisi, Siswa SMK, Msyarakat dan Media massa. Semua unsur harus aktif dilibatkan,” ucapnya.

Kembali kepada simulasi yang diberikan, Zulfikri berharap dapat dilakukan secara berkala diberbagai daerah rawan bencana atau daerah yang berpotensi bencana.

“Terima kasih kepada SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd yang mendukung pelaksanaan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana. Juga terhadap masyarakat yang memeberikan respon dengan cepat terhadap temuan-temuan terkait potensi bahaya atau ancaman bencana,” uncap Zulfikri memberikan apresiasi.

BACA JUGA  Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Agung Al Istiqomah Kuala Tungkal, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Himbauan Ini Kepada Masyarakat 

Selain itu Zulfikri juga memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Desa dan masyarakar serta Siswa SMK Negeri 7 Betara dalam giat Sekolah aman bencana ikut terlibat dalam simulasi penyelamatan korban bencana di Air, pemadaman Karhutla dan kebakaran pemukiman.

Dikesempatan yang sama, Kepala SMK Negeri 7 Betara, Eka Meinawati mengaku bangga atas keterlibatan Siswa-siswinya dalam upaya kesiapsiagaan menghadapu potensi bahaya yang dapat berujung bencana.

“Adanya kegiatan ini dirinya yakin pengetahuan dan Responsip peserta didiknya terhadap bencana, nantinya akan terasa dan tumbuh,” ucap Eka.

BETARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat, Provinsi Jambi melakukan berbagai upaya dalam pencegahan terjadinya bencana alam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Bahkan dalam upaya pencegahan, BPBD melibatakan Pelajar SMK Negeri 7 Betara untuk menjadi pelopor tanggap Bencana di wilayah masing-masing.

Sebelum melangkah lebih jauh, kepada Pelajar SMK Negeri 7 Batara ini, BPBD memberikan Simulasi bencana terpusat di Kawasan Wisata Embung Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Jum’at (12/11/21).

Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Barat M Zulfikri mengatakan, simulasi bencana perlu dan sangat penting dilakukan di daerah rawan bencana.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya yang dapat berujung bencana,” ungkap Zulfikri.

Dikatakan Zulfikri, pencegahan terhadap bencana adalah tanggungjawab bersama. Tidak hanya BNPB, BPBD, TNI, Polri. Tetapi seluruh unsur Penta Helix.

“Baik itu Pemerintah, Dunia Usaha, Akademisi, Siswa SMK, Msyarakat dan Media massa. Semua unsur harus aktif dilibatkan,” ucapnya.

Kembali kepada simulasi yang diberikan, Zulfikri berharap dapat dilakukan secara berkala diberbagai daerah rawan bencana atau daerah yang berpotensi bencana.

“Terima kasih kepada SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd yang mendukung pelaksanaan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana. Juga terhadap masyarakat yang memeberikan respon dengan cepat terhadap temuan-temuan terkait potensi bahaya atau ancaman bencana,” uncap Zulfikri memberikan apresiasi.

Selain itu Zulfikri juga memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Desa dan masyarakar serta Siswa SMK Negeri 7 Betara dalam giat Sekolah aman bencana ikut terlibat dalam simulasi penyelamatan korban bencana di Air, pemadaman Karhutla dan kebakaran pemukiman.

Dikesempatan yang sama, Kepala SMK Negeri 7 Betara, Eka Meinawati mengaku bangga atas keterlibatan Siswa-siswinya dalam upaya kesiapsiagaan menghadapu potensi bahaya yang dapat berujung bencana.

“Adanya kegiatan ini dirinya yakin pengetahuan dan Responsip peserta didiknya terhadap bencana, nantinya akan terasa dan tumbuh,” ucap Eka.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Hadiri Upacara Pemberian Remisi Warga Binaan Lapas Kelas II-B Kuala Tungkal Tahun 2025

Tanjab Barat

Penumpang Roro dari Batam ke Kuala Tungkal Meningkat

Politik

Datang di Berbagai Penjuru Tanjabbar, Ribuan Massa Hantar Pasangan UAS – Katamso ke KPU

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi ke Tanjabbar 

Pembangunan

Bupati UAS Tinjau Pembangunan Infrastruktur Jalan di Sejumlah Titik

Pemerintahan

Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Tanjabbar Resmikan Infrastruktur JIAT di Desa Parit Bilal

Politik

Relawan Pemenangan UAS – Katamso di Enam Kecamatan Wilayah Ulu di Kukuhkan

DPRD

Tingkatkan Kapasitas Pengetahuan dan Keterampilan, Pimpinan dan Anggota DPRD Tanjabbar Gelar Bimtek