mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:08 WIB

Bupati Anwar Sadat Terima Audiensi RoeKI, Bahas Hilirisasi Kelapa Nasional

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. menerima audiensi perwakilan Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI) di ruang rapat Bupati, guna membahas percepatan Huluisasi dan Hilirisasi Kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (3/10/25).

Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI) adalah sebuah organisasi yang terlibat dalam pengembangan dan percepatan hilirisasi sektor kelapa Indonesia, berfokus pada peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan di industri kelapa serta pemberdayaan petani dan UMKM melalui kolaborasi untuk mendukung pertumbuhan dan inovasi di sektor tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Anwar Sadat bersama Direktur Hubungan Pemerintah dan Kerjasama Udhoro Kasih Anggoro, Ketua Bidang Pemasaran Dewan Kelapa Indonesia Galih Batara Muda, Putra, dan Liza Syahmirman dari Roemah Kelapa Indonesia, membahas isu dan langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan percepatan huluisasi dan hilirisasi kelapa guna mendorong integrasi kekuatan dalam menumbuhkan industri kelapa sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

BACA JUGA  Dihadiri Bupati, HMI Cabang Tanjab Barat Gelar Peringatan Dies Natalis HMI yang ke-75 

Saat ini, Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan produsen kelapa terbesar ke-4 di Indonesia. Namun, produksi kelapa di daerah ini masih didominasi oleh bentuk produk mentah dengan nilai tambah yang rendah. Di tengah meningkatnya persaingan global, kondisi ini menuntut adanya upaya hilirisasi yang terpadu, terencana, dan berkelanjutan dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Upaya hilirisasi tersebut perlu diawali dengan langkah-langkah strategis seperti penyusunan studi kelayakan, pengembangan bibit unggul, penguatan kelembagaan petani, penyusunan dan penyesuaian regulasi, revitalisasi serta pelatihan petani dan UMKM, dan digitalisasi perdagangan.

BACA JUGA  Buku Nikah Dicuri di Kemenag Bungo Dijual Untuk Pasangan Nikah Siri

” Kita optimis dengan upaya terpadu ini. Industri kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat diharapkan mampu menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Sekaligus berkontribusi signifikan bagi kesejahteraan petani kelapa serta, ketahanan pangan dan ekonomi nasional,” kata kata Bupati.

Turut hadir dalam audiensi ini Kepala dinas Perkebunan dan Peternakan, Kepala Dinas Koperindag, Kepala dinas PMTSP, Kadis Kominfo, perwakilan dari Bappeda, Kabag Kerjasama, Kabag SDA, Kabag Ekonomi Setda Kabupaten Tanjung Jabung Barat.(*)

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. menerima audiensi perwakilan Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI) di ruang rapat Bupati, guna membahas percepatan Huluisasi dan Hilirisasi Kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (3/10/25).

Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI) adalah sebuah organisasi yang terlibat dalam pengembangan dan percepatan hilirisasi sektor kelapa Indonesia, berfokus pada peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan di industri kelapa serta pemberdayaan petani dan UMKM melalui kolaborasi untuk mendukung pertumbuhan dan inovasi di sektor tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Anwar Sadat bersama Direktur Hubungan Pemerintah dan Kerjasama Udhoro Kasih Anggoro, Ketua Bidang Pemasaran Dewan Kelapa Indonesia Galih Batara Muda, Putra, dan Liza Syahmirman dari Roemah Kelapa Indonesia, membahas isu dan langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan percepatan huluisasi dan hilirisasi kelapa guna mendorong integrasi kekuatan dalam menumbuhkan industri kelapa sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Saat ini, Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan produsen kelapa terbesar ke-4 di Indonesia. Namun, produksi kelapa di daerah ini masih didominasi oleh bentuk produk mentah dengan nilai tambah yang rendah. Di tengah meningkatnya persaingan global, kondisi ini menuntut adanya upaya hilirisasi yang terpadu, terencana, dan berkelanjutan dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Upaya hilirisasi tersebut perlu diawali dengan langkah-langkah strategis seperti penyusunan studi kelayakan, pengembangan bibit unggul, penguatan kelembagaan petani, penyusunan dan penyesuaian regulasi, revitalisasi serta pelatihan petani dan UMKM, dan digitalisasi perdagangan.

” Kita optimis dengan upaya terpadu ini. Industri kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat diharapkan mampu menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Sekaligus berkontribusi signifikan bagi kesejahteraan petani kelapa serta, ketahanan pangan dan ekonomi nasional,” kata kata Bupati.

Turut hadir dalam audiensi ini Kepala dinas Perkebunan dan Peternakan, Kepala Dinas Koperindag, Kepala dinas PMTSP, Kadis Kominfo, perwakilan dari Bappeda, Kabag Kerjasama, Kabag SDA, Kabag Ekonomi Setda Kabupaten Tanjung Jabung Barat.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Kehabisan Stok Oksigen,Bupati Tanjab Barat Sidak Ke RSUD KH Daud Arif

Pemerintahan

Hari Raya Idul Adha, 33 OPD di Pemkab Tanjab Barat Lakukan Penyembelihan Hewan Kurban Sentak

Pemerintahan

Sekda Tanjab Barat Pimpin Pengambilan Sumpah/Janji 164 PNS

Pemerintahan

Safari Subuh di Masjid Al Anwar, Bupati Tanjabbar Sampaikan Tanamkan Nilai Religius dan Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Pemerintahan

Dikritik,Anwar Sadat : Itu Merupakan Hal Biasa

Pemerintahan

Hari Jadi Ke-57 Pemkab Tanjab Barat Menyelenggarakan Lomba Foto Ini Syaratnya

Pemerintahan

Pastikan MTQ Berjalan Lancar, September Penyekatan Ketat Masuk Kota Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Ibadah di Klenteng Kuan Kong Bio, Joni: Masih Masa Pandemi Sembahyang di Batasi