mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Mushola SMKN 1 Tanjabbar, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa Wabup Katamso Dorong Pengembangan Bisnis Mangrove Berkelanjutan untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Jadikan Pangkal Babu Living Laboratory, Wabup Katamso Sambut Program Penguatan Ekonomi Berbasis Manggrove  Wabup Katamso Ajak Pemuda Jadi Motor Pembangunan Daerah Lewat Podcast Youth Center Tanjabbar Raih WTP Ke-8 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Pemerintahan

Senin, 24 Mei 2021 - 10:50 WIB

Kehabisan Stok Oksigen,Bupati Tanjab Barat Sidak Ke RSUD KH Daud Arif

Tanjab Barat – Informasi beredar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif Kuala Tungkal kehabisan stok oksigen untuk pasien.

Mendapatkan Informasi tersebut Bupati Tanjab Barat Drs H Anwar Sadat langsung sidak dan cek ketersediaan oksigen di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjab Barat bahwa dirinya mendapat informasi RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal kehabisan stok oksigen untuk pasien selama beberapa hari.

BACA JUGA  Kapolda Jadi Pemateri LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Jambi

“Saya langsung ke rumah sakit untuk langsung mengecek informasi yang menyampaikan bahwa oksigen kita sudah habis,”ucap Bupati.

Bahkan kata Anwar Sadat, ada yang mengatakan sudah selama dua hari Rumah Sakit KH Daud Arif Kuala Tungkal kehabisan oksigen untuk pasien.

“Ternyata hanya kehabisan stok oksigen beberapa jam saja karena pengiriman oksigen dari Propinsi Jambi masih dalam perjalanan.”jelasnya.

BACA JUGA  Didampingi Sekda Wakil Bupati Tanjab Barat Ikuti Webinar Pemantapan Pilkada Serentak 2024

“Pas saya sampai di RSUD KH Daud Arif oksigen yang menjadi kiriman dari Jambi sudah datang,”tambahnya.

Lebih lanjut Bupati berharap kedepannya pihak Rumah Sakit KH Daud Arif untuk mampu mengantisipasi ketersediaan oksigen.

“Jangan sampai kekosongan oksigen.Kita takut nanti tidak adanya oksigen akan berkibat fatal bagi pasien yang memang memerlukan oksigen pada saat perawatan,”pungkasnya.

Tanjab Barat – Informasi beredar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif Kuala Tungkal kehabisan stok oksigen untuk pasien.

Mendapatkan Informasi tersebut Bupati Tanjab Barat Drs H Anwar Sadat langsung sidak dan cek ketersediaan oksigen di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjab Barat bahwa dirinya mendapat informasi RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal kehabisan stok oksigen untuk pasien selama beberapa hari.

“Saya langsung ke rumah sakit untuk langsung mengecek informasi yang menyampaikan bahwa oksigen kita sudah habis,”ucap Bupati.

Bahkan kata Anwar Sadat, ada yang mengatakan sudah selama dua hari Rumah Sakit KH Daud Arif Kuala Tungkal kehabisan oksigen untuk pasien.

“Ternyata hanya kehabisan stok oksigen beberapa jam saja karena pengiriman oksigen dari Propinsi Jambi masih dalam perjalanan.”jelasnya.

“Pas saya sampai di RSUD KH Daud Arif oksigen yang menjadi kiriman dari Jambi sudah datang,”tambahnya.

Lebih lanjut Bupati berharap kedepannya pihak Rumah Sakit KH Daud Arif untuk mampu mengantisipasi ketersediaan oksigen.

“Jangan sampai kekosongan oksigen.Kita takut nanti tidak adanya oksigen akan berkibat fatal bagi pasien yang memang memerlukan oksigen pada saat perawatan,”pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hari Amal Bhakti ke-80 Kemenag RI

Pemerintahan

Buka Liga Asosiasi Futsal Kabupaten Tanjab Barat 2024, Bupati : Semoga Melahirkan Pemain yang Berbakat

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Pemerintahan

Ngopi Bareng Camat Bram Itam,Bupati Anwar Sadat Sampaikan Pesan Ini 

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Lantik Direktur Perumda Tirta Pengabuan

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Sampaikan Program Perikanan Budi Daya di Tanjabbar ke KKP RI

Pemerintahan

Pertandingan Futsal HUT Ke-20 PT Lise Permai, Bupati Tanjab Barat Tendang Bola Pertama

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia