mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Ajak Perkuat Sinergi Eksekutif-Legislatif, Komitmen Pertahankan Opini WTP BPK Bupati Anwar Sadat Apresiasi GAMAS, Sebut Peran Ayah Kunci Bentuk Generasi Berkualitas DPRD Tanjabbar Sahkan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, Bupati dan Pimpinan Dewan Teken Persetujuan Bersama Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara, Perkuat Pelayanan Dasar Terpadu untuk Masyarakat Bupati Anwar Sadat Tinjau Dermaga Apung Rusak di Tanjung Senjulang, Perbaikan Segera Dimulai

Home / Pemerintahan

Senin, 17 Mei 2021 - 16:26 WIB

Cek Awal Masuk Kerja Usai Libur Idul Fitri,Wabup Tanjab Barat Temukan Banyak Pegawai Belum Masuk Kerja

Tanjab Barat – Hari pertama kerja pasca libur Idul Fitri absen Pegawai di Pemkab Tanjab Barat dicek. Hasilnya ditemukan masih banyak Absen bolong alias tidak masuk kerja.

Pengecekan dilakukan oleh Wakil Bupati, Hairan didampingi Sekda H. Agus Sanusi dan Kepala BKPSDM H. R. Gatot Suwarso, Senin (17/05/21).

Sejumlah kantor didatangi oleh Wabup untuk melihat kehadiran pegawai di hari pertama kerja ini.

“Hari ini kita lakukan sidak ke beberapa dinas seperti damkar, DLH, Pol PP. Ini kita lakukan untuk peningkatan pelayanan publik kita. Karena kita sudah libur cukup lama dan masuk jangan sampai molor,” katanya.

Wabup menyebut pemantauan absen ini dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya ASN membolos. Pemantauan juga dimaksudkan untuk pelayanan publik berjalan normal.

BACA JUGA  Lepas 376 CJH Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Pesan Khusus ke Jemaah

“Karena bagi ASN yang membolos dapat mempengaruhi pelayanan publik dan pasti akan mendapatkan sanksi,” katanya.

Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan di pagi ini, disampaikan oleh Wabup masih terdapat sejumlah pegawai yang tidak masuk kerja.

“Ada sejumlah alasan ketidakhadiran dari pegawai ini seperti halnya beralasan sakit,” beber Wabup.

Bahkan dari hasil pengecekan ada seorang pegawai di Satpol PP yang disebutkan memang menjadi kebiasaan untuk tidak masuk ketika libur panjang. Sementara untuk di hari biasa, seorang pegawai tersebut juga terbiasa datang terlambat.

Terhadap pegawai yang tidak masuk pada hari ini dan pegawai yang memang terbiasa terlambat, Wabup meminta kepada BKBPSDM untuk memproses pegawai tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

BACA JUGA  Bupati Tanjab BaratHarapkan PPTSB Cabang Tungkal Ulu-Batang Asam Berkontribusi Positif bagi Pembangunan Daerah

“Untuk kedisiplinan tadi ada sebagian kecil yang tidak masuk dan itu kita serahkan ke BKPSDM. Tidak masuk itu karena ada yang cuti melahirkan. Tadi ada juga laporan pegawai yang memang kebiasaan tidak masuk, kebiasaan terlambat,” ungkapnya.

Disisi lain, Wabup meminta kepada seluruh Kepala OPD untuk melaporkan jika ada pegawai yang memiliki kebiasaan buruk dalam kedisiplinan.

“Kita minta kepala OPD untuk lapor kalo ada pegawai yang kinerjanya buruk, apalagi soal kedisiplinan. Saat ini pola kita adalah melayani masyarakat, ini yang harus kita tingkatkan dalam kedisiplinan dan kinerja kita,” pungkasnya.

Tanjab Barat – Hari pertama kerja pasca libur Idul Fitri absen Pegawai di Pemkab Tanjab Barat dicek. Hasilnya ditemukan masih banyak Absen bolong alias tidak masuk kerja.

Pengecekan dilakukan oleh Wakil Bupati, Hairan didampingi Sekda H. Agus Sanusi dan Kepala BKPSDM H. R. Gatot Suwarso, Senin (17/05/21).

Sejumlah kantor didatangi oleh Wabup untuk melihat kehadiran pegawai di hari pertama kerja ini.

“Hari ini kita lakukan sidak ke beberapa dinas seperti damkar, DLH, Pol PP. Ini kita lakukan untuk peningkatan pelayanan publik kita. Karena kita sudah libur cukup lama dan masuk jangan sampai molor,” katanya.

Wabup menyebut pemantauan absen ini dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya ASN membolos. Pemantauan juga dimaksudkan untuk pelayanan publik berjalan normal.

“Karena bagi ASN yang membolos dapat mempengaruhi pelayanan publik dan pasti akan mendapatkan sanksi,” katanya.

Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan di pagi ini, disampaikan oleh Wabup masih terdapat sejumlah pegawai yang tidak masuk kerja.

“Ada sejumlah alasan ketidakhadiran dari pegawai ini seperti halnya beralasan sakit,” beber Wabup.

Bahkan dari hasil pengecekan ada seorang pegawai di Satpol PP yang disebutkan memang menjadi kebiasaan untuk tidak masuk ketika libur panjang. Sementara untuk di hari biasa, seorang pegawai tersebut juga terbiasa datang terlambat.

Terhadap pegawai yang tidak masuk pada hari ini dan pegawai yang memang terbiasa terlambat, Wabup meminta kepada BKBPSDM untuk memproses pegawai tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Untuk kedisiplinan tadi ada sebagian kecil yang tidak masuk dan itu kita serahkan ke BKPSDM. Tidak masuk itu karena ada yang cuti melahirkan. Tadi ada juga laporan pegawai yang memang kebiasaan tidak masuk, kebiasaan terlambat,” ungkapnya.

Disisi lain, Wabup meminta kepada seluruh Kepala OPD untuk melaporkan jika ada pegawai yang memiliki kebiasaan buruk dalam kedisiplinan.

“Kita minta kepala OPD untuk lapor kalo ada pegawai yang kinerjanya buruk, apalagi soal kedisiplinan. Saat ini pola kita adalah melayani masyarakat, ini yang harus kita tingkatkan dalam kedisiplinan dan kinerja kita,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Majukan Dunia Pendidikan di Tanjab Barat, Wabup Hairan Apresiasi Tanoto Foundation 

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Ikut Berpartisipasi Pamerkan Produk Unggulan di Anjungan Mall Sarina

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Dampingi Wagub Jambi Safari Ramadhan di Kecamatan Kuala Betara

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Bersama Wagub Provinsi Jambi Hadiri Kegiatan Program Penghijauan Hulu Migas

Pemerintahan

Bersama Perum Bulog Kancab Kuala Tungkal Bupati Anwar Sadat Launching Beras Pemerintah 2023

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Laksanakan Kunjungan Safari Ramadhan ke Masjid Raudhatul Muttaqin Desa Pembengis

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Ikuti Rapat Koordinasi Kepala Daerah Secara Virtual

Pemerintahan

Bupati Inspektur Upacara Harhubnas 2022, Menhub Ajak Bangkit Maju Bersama