mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Dompeng Marak Beroperasi di Tepian Batang Hari, Warga Senaung Resah:  Pemdes Diminta Bertindak Tujuh Fraksi DPRD Tanjabbar Sepakat Bahas APBD 2027, Soroti PAD hingga Kesejahteraan Warga Kualitas Udara Memburuk, Pembelajaran Daring Tanjabbar Diperpanjang hingga 23 September 2026 Mardan Hasibuan Terpilih Aklamasi Pimpin IBCA MMA Tanjabbar, Targetkan Organisasi Makin Solid Jurnalis Salurkan 500 Masker dan Vitamin untuk Warga Kuala Tungkal, Peduli Dampak Kabut Asap Karhutla

Home / Berita

Minggu, 20 September 2026 - 21:16 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Pembelajaran Daring Tanjabbar Diperpanjang hingga 23 September 2026

TANJABBAR, TJ — Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali memperpanjang kebijakan pembelajaran jarak jauh (daring) bagi seluruh satuan pendidikan setelah kondisi kualitas udara di wilayah tersebut masih menjadi perhatian serius.

 

Kebijakan terbaru itu menetapkan pembelajaran daring bagi jenjang PAUD, SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, diperpanjang selama tiga hari, yakni 21 hingga 23 September 2026.

 

Perpanjangan tersebut disampaikan Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui surat bernomor 400.3.5/XXXX/DISDIK/IX/SRK/2026 tertanggal 20 September 2026. Surat ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan sebelumnya yang mengalihkan pembelajaran tatap muka ke sistem daring pada 16 hingga 19 September 2026.

 

Langkah tersebut diambil setelah hasil pengukuran kualitas udara oleh Dinas Kesehatan pada 15 September 2026 menunjukkan kondisi udara secara umum berada pada kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.

BACA JUGA  Wujudkan Pembangunan Youth Center di Tanjabbar, Wabup Katamso Kunker Ke Kota Padang

 

Dinas Pendidikan menegaskan, keselamatan dan kesehatan peserta didik serta tenaga kependidikan menjadi pertimbangan utama dalam penerapan kebijakan tersebut.

 

Dalam pelaksanaannya, sekolah diminta memastikan kegiatan belajar tetap berjalan efektif meski dilakukan dari rumah. Guru diharapkan menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi peserta didik, termasuk mempertimbangkan ketersediaan jaringan internet maupun perangkat teknologi.

 

Sejumlah sarana pembelajaran digital dapat dimanfaatkan, seperti WhatsApp Group, Google Classroom, platform pembelajaran sekolah maupun media daring lainnya.

 

Namun, sekolah juga diminta tidak membebani siswa dengan tugas yang berlebihan. Pemberian tugas harus disesuaikan dengan kemampuan dan situasi masing-masing peserta didik.

Persoalan keterbatasan akses teknologi turut menjadi perhatian. Bagi siswa yang tidak memiliki perangkat atau mengalami kendala jaringan internet, pihak sekolah diminta menyiapkan metode pembelajaran alternatif agar proses pendidikan tetap dapat berlangsung.

 

Selain kegiatan belajar, kondisi kesehatan warga sekolah juga menjadi perhatian. Kepala satuan pendidikan diminta melakukan pemantauan terhadap kesehatan siswa, guru dan tenaga kependidikan selama kondisi udara belum dinyatakan aman.

BACA JUGA  Duel Hidup-Mati Grup D: Perindag-P2K Optimis Singkirkan Satpol-PP di OPD Cup 

 

Aktivitas di luar ruangan juga dianjurkan untuk dikurangi. Bagi warga sekolah yang terpaksa melakukan kegiatan di luar ruangan, penggunaan masker dianjurkan sesuai kebutuhan sebagai langkah perlindungan dari paparan asap dan partikulat udara.

 

Dinas Pendidikan menegaskan, kebijakan pembelajaran daring tersebut bersifat sementara. Pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan setelah kondisi kualitas udara membaik dan dinilai aman berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan.

 

Melalui perpanjangan ini, Pemkab Tanjabbar memilih langkah pencegahan sembari memastikan hak peserta didik untuk tetap memperoleh pembelajaran tidak terhenti di tengah kondisi kualitas udara yang belum sepenuhnya aman.

Hingga 23 September 2026, seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD dan SMP di Tanjabbar diminta tetap berpedoman pada kebijakan pembelajaran jarak jauh tersebut.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolda Bersama Gubernur Jambi Sambut Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri

Berita

Partai Demokrat Tanjabbar Targetkan 100 Kantong Darah di HUT ke- 25, Bantu Penuhi Kebutuhan Pasien 

Berita

MoU dengan Kejari Tanjabbar, Kades se-Kecamatan Bram Itam Kini Bisa Konsultasi Hukum Gratis

Berita

Terbuat Dari Kayu,Warga Berharap Dapat Bantuan Dari Pemerintah Daerah Tiang Listrik Baru

Berita

GOW Tanjab Barat Adakan Kegiatan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Anak Cacat

Berita

Buaya Muncul di Kolong Rumah, Warga Resah.

Berita

Menuai Kecaman,Menteri Pertanian Usir Jurnalis Jambi Saat Meliput

Berita

Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa di Jambi Demo Hingga Bakar Ban di Jalan