TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni meluncurkan Sistem Informasi Pelayanan Kepegawaian (SIPENA), sebuah aplikasi yang dirancang untuk mempermudah sekaligus mempercepat berbagai urusan administrasi aparatur sipil negara (ASN).
Aplikasi yang dikembangkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., di Gedung Pola Utama Kantor Bupati, Rabu (28/10/26).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peluncuran SIPENA menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat reformasi birokrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi. Kehadiran sistem ini diharapkan mampu memangkas proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara konvensional, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada ASN.
Dalam arahannya, Anwar Sadat menekankan bahwa digitalisasi pelayanan kepegawaian harus memberikan manfaat nyata bagi aparatur, terutama dalam memperoleh layanan yang cepat, mudah, transparan, tertib, dan efisien.
Sejumlah urusan kepegawaian, mulai dari kenaikan pangkat, pengajuan cuti, pensiun hingga pemenuhan hak-hak ASN, diharapkan dapat ditangani lebih optimal melalui sistem tersebut.
Bupati juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak hanya menjadikan SIPENA sebagai sarana administratif, tetapi benar-benar mengoptimalkan penggunaannya. Akurasi dan kelengkapan data kepegawaian, menurutnya, menjadi faktor penting agar proses pelayanan berjalan lancar dan hak pegawai tidak terkendala.
“Keberhasilan digitalisasi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, kedisiplinan, dan komitmen bersama,” tegasnya.
Ia turut meminta ASN meningkatkan profesionalisme, bekerja sesuai tugas dan kewenangan, serta mengedepankan hasil dalam pelaksanaan tanggung jawab.
Selain mendorong digitalisasi,
Anwar Sadat menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran daerah secara efektif di tengah keterbatasan fiskal. Setiap perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi, menyusun prioritas berdasarkan kebutuhan, dan menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap pembangunan serta pelayanan masyarakat.
Bupati mengapresiasi BKPSDMD dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan SIPENA. Ia berharap aplikasi tersebut terus disempurnakan agar mampu menjawab kebutuhan organisasi dan perkembangan pelayanan kepegawaian.
Sementara itu, Kepala BKPSDMD Tanjung Jabung Barat, Saldi, S.H., menjelaskan bahwa SIPENA dikembangkan sebagai platform pelayanan kepegawaian mandiri dan terpadu berbasis teknologi informasi.
Sistem tersebut tidak hanya mendukung pengurusan administrasi, tetapi juga dirancang untuk menunjang pengelolaan data pelatihan, pemetaan kompetensi ASN, serta pemutakhiran data secara cepat, akurat, dan real time.
Menurut Saldi, penerapan SIPENA diharapkan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan, menghemat waktu serta anggaran, dan memperkuat tata kelola manajemen ASN berbasis sistem merit.
Pengembangan aplikasi ini juga merupakan tindak lanjut Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Nomor 6 Tahun 2024 tentang Inovasi Daerah.
Adapun fitur pelayanan yang tersedia mencakup pengajuan kenaikan pangkat, pencantuman gelar akademik, cuti, pensiun, serta berbagai layanan administrasi kepegawaian lainnya secara digital, sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Peluncuran aplikasi tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi yang diikuti 45 peserta. Mereka terdiri atas kepala subbagian umum dan kepegawaian serta pengelola kepegawaian dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat.
Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah, staf ahli Bupati, para asisten, kepala OPD, narasumber, serta tamu undangan lainnya.
Melalui SIPENA, Pemkab Tanjung Jabung Barat menargetkan pelayanan kepegawaian yang semakin modern, profesional, transparan, dan akuntabel. Implementasi sistem ini diharapkan turut memperkuat kinerja ASN dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang Berkah Madani.(*)








