mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
SMC Tanjabbar Tegas Tolak Geng Motor dan Balap Liar: Komunitas Motor Harus Jadi Mitra Jaga Kamtibmas Bupati Anwar Sadat Buka Lomba Sauk’an Layangan, Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Tanjabbar Hari Pramuka ke-65, Anwar Sadat Ajak Pramuka Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan Lewat Aksi Nyata Satpol PP Menang Tipis 1-0 atas RSUD Tanjabbar, Amankan Tiga Poin Perdana di OPD Cup 2026 HKM dan Etnis Tionghoa Tutup Pentas Bhineka Kebangsaan, Anwar Sadat: Persatuan Harus Dijaga, Bukan Sekadar Slogan

Home / Polri

Rabu, 21 Juli 2021 - 22:31 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Kapolsek Tebing Tinggi Rakor Bersama Distrik VI PT WKS

Tanjab Barat – Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Windy TK.S.H. didampingi Anggota Polsek melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Distrik VI PT. WKS terkait Pengecekan Peralatan Karhutla karena memasuki musim kemarau. Rabu, (21/07/21) di ruang Regu Pengendalian Kebakaran (RPK) Distrik VI PT. WKS.

Kapolsek Tebing Tinggi Iptu Windy TK, S.H. didampingi oleh Ps. Kanit Intelkam Aipda Rustoyo, menyampaikan berdasarkan pematauan dari Layar Fire Danger Racing System (FDR) saat ini seluruh lahan HTI Distrik VI PT. WKS berwarna kuning dengan kategori rawan karhutlah dan ada sebagian wilayah sekitara camp distrik VI berwarna merah, dengan kategori sangat rawan karhutlah, dikarenakan didaerah tersebut ± 8 hari tidak turun hujan.

“Karena cuaca sudah memasuki musim kemarau, kita cek kesiapan mulai dari embung air, peralatan dan satgas peduli api karena di Kecamatan Tebing Tinggi selain lahan mineral juga terdapat lahan gambut yang rawan terbakar” ucap Kapolsek.

BACA JUGA  Polda Jambi Turunkan Personel Pantau Situasi Wisata

Sementara itu kata Kapolsek untuk hasil kegiatan rapat tersebut untuk lahan HTI Distrik VI PT. WKS ada beberapa wilayah yang masuk Kecamatan Tebing Tinggi seperti Sei. Baung, Kelagian Baru, Rantau Panjang Desa Kelagian yang merupakan lokasi lahan gambut yang rawan terjadinya Karhutla.

“Karena saat ini telah memasuki musim kemarau maka Distrik VI PT. WKS telah mengaktifkan pos pantau yang ada di Dusun Rantau Panjang Desa Kelagian dan dibuat regu piket dari Masyarakat Peduli Api (MPA) dari desa sekitar sebanyak 4 orang setiap hari. Dengan telah distandby kan peralatan Mini Stacker, nozel dan selang 5 gulung, dalam rangka penanganan awal apabila terjadi Karhutla,”jelas Windy.

Lanjutnya, setelah dilaksanakan pengecekan diroom station dan terdapat beberapa peralatan seperti layar pantau CCTV untuk memantau titik apa dengan jangkauan radius ± 5 KM,layar Fire Danger Racing System (FDR) untuk memonitor tingkat kerawanan karhutlah Biru, Hijau, Kuning dan Merah.

BACA JUGA  Kasus Pembuangan Bayi, Polres Tanjab Barat Telusuri Sejumlah Tempat

Tambahnya, ada layar Fire Report Online System (FROS) untuk mendeteksi Hostspot dan penginfutan data kebakaran langsung dimonitor Manajemen Jakarta.

“Ada layar windy.com untuk mengukur prediksi cuaca per jam/hari dan layar Vantage Bulletin untuk mengukur kecepakatan angin dan memonitor suhu,” bebernya.

Selain itu Windy menyebutkan, bahwa dilaksanakan pengecekan perlengkapan peralatan pananganan karhutlah digudang RPK, untuk peralatan yang tersedia telah memenuhi kebutuhan apabila terjadi karhutlah di wilayah HTI dan lahan masyarakat sekitar Distrik VI PT. WKS.

“Marilah kita bahu-membahu mempersiapkan segala kemungkinan dan semoga tahun ini dapat diantisipasi serta tidak terjadi Karhutla,” tukas Kapolsek.

Turut mendampingi Kapolsek,Kanit Propam Bripka Subani dan BKTM Kelagian Aipda Nicolas Tampubolon.

Sedangkan dari pihak distrik VI PT. WKS dihadiri oleh Humas Distrik VI PT. WKS Mukhlis,Staf RVC Arpani, Februari Gulo, Saifuddin dan Tim IT RPK, Dedi Mizwar beserta staf.

Tanjab Barat – Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Windy TK.S.H. didampingi Anggota Polsek melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Distrik VI PT. WKS terkait Pengecekan Peralatan Karhutla karena memasuki musim kemarau. Rabu, (21/07/21) di ruang Regu Pengendalian Kebakaran (RPK) Distrik VI PT. WKS.

Kapolsek Tebing Tinggi Iptu Windy TK, S.H. didampingi oleh Ps. Kanit Intelkam Aipda Rustoyo, menyampaikan berdasarkan pematauan dari Layar Fire Danger Racing System (FDR) saat ini seluruh lahan HTI Distrik VI PT. WKS berwarna kuning dengan kategori rawan karhutlah dan ada sebagian wilayah sekitara camp distrik VI berwarna merah, dengan kategori sangat rawan karhutlah, dikarenakan didaerah tersebut ± 8 hari tidak turun hujan.

“Karena cuaca sudah memasuki musim kemarau, kita cek kesiapan mulai dari embung air, peralatan dan satgas peduli api karena di Kecamatan Tebing Tinggi selain lahan mineral juga terdapat lahan gambut yang rawan terbakar” ucap Kapolsek.

Sementara itu kata Kapolsek untuk hasil kegiatan rapat tersebut untuk lahan HTI Distrik VI PT. WKS ada beberapa wilayah yang masuk Kecamatan Tebing Tinggi seperti Sei. Baung, Kelagian Baru, Rantau Panjang Desa Kelagian yang merupakan lokasi lahan gambut yang rawan terjadinya Karhutla.

“Karena saat ini telah memasuki musim kemarau maka Distrik VI PT. WKS telah mengaktifkan pos pantau yang ada di Dusun Rantau Panjang Desa Kelagian dan dibuat regu piket dari Masyarakat Peduli Api (MPA) dari desa sekitar sebanyak 4 orang setiap hari. Dengan telah distandby kan peralatan Mini Stacker, nozel dan selang 5 gulung, dalam rangka penanganan awal apabila terjadi Karhutla,”jelas Windy.

Lanjutnya, setelah dilaksanakan pengecekan diroom station dan terdapat beberapa peralatan seperti layar pantau CCTV untuk memantau titik apa dengan jangkauan radius ± 5 KM,layar Fire Danger Racing System (FDR) untuk memonitor tingkat kerawanan karhutlah Biru, Hijau, Kuning dan Merah.

Tambahnya, ada layar Fire Report Online System (FROS) untuk mendeteksi Hostspot dan penginfutan data kebakaran langsung dimonitor Manajemen Jakarta.

“Ada layar windy.com untuk mengukur prediksi cuaca per jam/hari dan layar Vantage Bulletin untuk mengukur kecepakatan angin dan memonitor suhu,” bebernya.

Selain itu Windy menyebutkan, bahwa dilaksanakan pengecekan perlengkapan peralatan pananganan karhutlah digudang RPK, untuk peralatan yang tersedia telah memenuhi kebutuhan apabila terjadi karhutlah di wilayah HTI dan lahan masyarakat sekitar Distrik VI PT. WKS.

“Marilah kita bahu-membahu mempersiapkan segala kemungkinan dan semoga tahun ini dapat diantisipasi serta tidak terjadi Karhutla,” tukas Kapolsek.

Turut mendampingi Kapolsek,Kanit Propam Bripka Subani dan BKTM Kelagian Aipda Nicolas Tampubolon.

Sedangkan dari pihak distrik VI PT. WKS dihadiri oleh Humas Distrik VI PT. WKS Mukhlis,Staf RVC Arpani, Februari Gulo, Saifuddin dan Tim IT RPK, Dedi Mizwar beserta staf.

Share :

Baca Juga

Polri

Bakti Sosial Polres Tanjab Barat Bagikan Sembako Pada Pasien Covid 19 Yang Menjalani Isolasi Mandiri

Polri

Polres Tanjab Barat Kirim Satu Tim Vaksinator Ke Kerinci

Polri

78 Kasus Lakalantas di Tangani Polres Tanjab Barat Selama Tahun 2021

Polri

Polres Tanjab Barat Lakukan Penyelidikan Pembuangan Mayat Bayi di Temukan Pelabuhan TPI

Polri

Tiga Perwira Polda Jambi Lakukan Sikap Humanis ke Penjual Kitiran Keliling

Polri

Polres Tanjab Barat Gelar Vaksinasi di Kantor Lurah Kampung Nelayan

Polri

Polres Tanjab Barat Lakukan Vaksinasi Massal Kedua Kalinya di Kelurahan Kampung Nelayan

Polri

Polda Jambi Gerebek Sumur Minyak Ilegal di Bahar Selatan, 11 Orang Ditangkap