mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Hadiri HUT PHI ke-92 dan Haul ke-52 KH. M. Daud Arif, Anwar Sadat : PHI  lembaga Pendidikan Pencetak Insan Beriman dan Berakhlak Bupati Tanjabbar Terima Audiensi Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi, Perkuat Sinergi Pendidikan Reses II Tahun Sidang 2025–2026, Syufrayogi Syaiful Komitmen Kawal Kepentingan Rakyat Reses Masa Sidang II 2025-2026, Anggota DPRD Tanjabbar Iqbal Serap Aspirasi Masyarakat Dua Kelurahan  Serap Aspirasi Masyarakat, Dudi Purwadi Reses ke Kecamatan Merlung 

Home / Polri

Rabu, 21 Juli 2021 - 22:31 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Kapolsek Tebing Tinggi Rakor Bersama Distrik VI PT WKS

Tanjab Barat – Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Windy TK.S.H. didampingi Anggota Polsek melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Distrik VI PT. WKS terkait Pengecekan Peralatan Karhutla karena memasuki musim kemarau. Rabu, (21/07/21) di ruang Regu Pengendalian Kebakaran (RPK) Distrik VI PT. WKS.

Kapolsek Tebing Tinggi Iptu Windy TK, S.H. didampingi oleh Ps. Kanit Intelkam Aipda Rustoyo, menyampaikan berdasarkan pematauan dari Layar Fire Danger Racing System (FDR) saat ini seluruh lahan HTI Distrik VI PT. WKS berwarna kuning dengan kategori rawan karhutlah dan ada sebagian wilayah sekitara camp distrik VI berwarna merah, dengan kategori sangat rawan karhutlah, dikarenakan didaerah tersebut ± 8 hari tidak turun hujan.

“Karena cuaca sudah memasuki musim kemarau, kita cek kesiapan mulai dari embung air, peralatan dan satgas peduli api karena di Kecamatan Tebing Tinggi selain lahan mineral juga terdapat lahan gambut yang rawan terbakar” ucap Kapolsek.

BACA JUGA  Kapolres Tanjab Barat Tinjau Kesiapan Pos pengamanan dan Pos pelayanan Jelang Idul Fitri 1443 H

Sementara itu kata Kapolsek untuk hasil kegiatan rapat tersebut untuk lahan HTI Distrik VI PT. WKS ada beberapa wilayah yang masuk Kecamatan Tebing Tinggi seperti Sei. Baung, Kelagian Baru, Rantau Panjang Desa Kelagian yang merupakan lokasi lahan gambut yang rawan terjadinya Karhutla.

“Karena saat ini telah memasuki musim kemarau maka Distrik VI PT. WKS telah mengaktifkan pos pantau yang ada di Dusun Rantau Panjang Desa Kelagian dan dibuat regu piket dari Masyarakat Peduli Api (MPA) dari desa sekitar sebanyak 4 orang setiap hari. Dengan telah distandby kan peralatan Mini Stacker, nozel dan selang 5 gulung, dalam rangka penanganan awal apabila terjadi Karhutla,”jelas Windy.

Lanjutnya, setelah dilaksanakan pengecekan diroom station dan terdapat beberapa peralatan seperti layar pantau CCTV untuk memantau titik apa dengan jangkauan radius ± 5 KM,layar Fire Danger Racing System (FDR) untuk memonitor tingkat kerawanan karhutlah Biru, Hijau, Kuning dan Merah.

BACA JUGA  Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat Terima Penghargaan Penangkapan Benur

Tambahnya, ada layar Fire Report Online System (FROS) untuk mendeteksi Hostspot dan penginfutan data kebakaran langsung dimonitor Manajemen Jakarta.

“Ada layar windy.com untuk mengukur prediksi cuaca per jam/hari dan layar Vantage Bulletin untuk mengukur kecepakatan angin dan memonitor suhu,” bebernya.

Selain itu Windy menyebutkan, bahwa dilaksanakan pengecekan perlengkapan peralatan pananganan karhutlah digudang RPK, untuk peralatan yang tersedia telah memenuhi kebutuhan apabila terjadi karhutlah di wilayah HTI dan lahan masyarakat sekitar Distrik VI PT. WKS.

“Marilah kita bahu-membahu mempersiapkan segala kemungkinan dan semoga tahun ini dapat diantisipasi serta tidak terjadi Karhutla,” tukas Kapolsek.

Turut mendampingi Kapolsek,Kanit Propam Bripka Subani dan BKTM Kelagian Aipda Nicolas Tampubolon.

Sedangkan dari pihak distrik VI PT. WKS dihadiri oleh Humas Distrik VI PT. WKS Mukhlis,Staf RVC Arpani, Februari Gulo, Saifuddin dan Tim IT RPK, Dedi Mizwar beserta staf.

Tanjab Barat – Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Windy TK.S.H. didampingi Anggota Polsek melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Distrik VI PT. WKS terkait Pengecekan Peralatan Karhutla karena memasuki musim kemarau. Rabu, (21/07/21) di ruang Regu Pengendalian Kebakaran (RPK) Distrik VI PT. WKS.

Kapolsek Tebing Tinggi Iptu Windy TK, S.H. didampingi oleh Ps. Kanit Intelkam Aipda Rustoyo, menyampaikan berdasarkan pematauan dari Layar Fire Danger Racing System (FDR) saat ini seluruh lahan HTI Distrik VI PT. WKS berwarna kuning dengan kategori rawan karhutlah dan ada sebagian wilayah sekitara camp distrik VI berwarna merah, dengan kategori sangat rawan karhutlah, dikarenakan didaerah tersebut ± 8 hari tidak turun hujan.

“Karena cuaca sudah memasuki musim kemarau, kita cek kesiapan mulai dari embung air, peralatan dan satgas peduli api karena di Kecamatan Tebing Tinggi selain lahan mineral juga terdapat lahan gambut yang rawan terbakar” ucap Kapolsek.

Sementara itu kata Kapolsek untuk hasil kegiatan rapat tersebut untuk lahan HTI Distrik VI PT. WKS ada beberapa wilayah yang masuk Kecamatan Tebing Tinggi seperti Sei. Baung, Kelagian Baru, Rantau Panjang Desa Kelagian yang merupakan lokasi lahan gambut yang rawan terjadinya Karhutla.

“Karena saat ini telah memasuki musim kemarau maka Distrik VI PT. WKS telah mengaktifkan pos pantau yang ada di Dusun Rantau Panjang Desa Kelagian dan dibuat regu piket dari Masyarakat Peduli Api (MPA) dari desa sekitar sebanyak 4 orang setiap hari. Dengan telah distandby kan peralatan Mini Stacker, nozel dan selang 5 gulung, dalam rangka penanganan awal apabila terjadi Karhutla,”jelas Windy.

Lanjutnya, setelah dilaksanakan pengecekan diroom station dan terdapat beberapa peralatan seperti layar pantau CCTV untuk memantau titik apa dengan jangkauan radius ± 5 KM,layar Fire Danger Racing System (FDR) untuk memonitor tingkat kerawanan karhutlah Biru, Hijau, Kuning dan Merah.

Tambahnya, ada layar Fire Report Online System (FROS) untuk mendeteksi Hostspot dan penginfutan data kebakaran langsung dimonitor Manajemen Jakarta.

“Ada layar windy.com untuk mengukur prediksi cuaca per jam/hari dan layar Vantage Bulletin untuk mengukur kecepakatan angin dan memonitor suhu,” bebernya.

Selain itu Windy menyebutkan, bahwa dilaksanakan pengecekan perlengkapan peralatan pananganan karhutlah digudang RPK, untuk peralatan yang tersedia telah memenuhi kebutuhan apabila terjadi karhutlah di wilayah HTI dan lahan masyarakat sekitar Distrik VI PT. WKS.

“Marilah kita bahu-membahu mempersiapkan segala kemungkinan dan semoga tahun ini dapat diantisipasi serta tidak terjadi Karhutla,” tukas Kapolsek.

Turut mendampingi Kapolsek,Kanit Propam Bripka Subani dan BKTM Kelagian Aipda Nicolas Tampubolon.

Sedangkan dari pihak distrik VI PT. WKS dihadiri oleh Humas Distrik VI PT. WKS Mukhlis,Staf RVC Arpani, Februari Gulo, Saifuddin dan Tim IT RPK, Dedi Mizwar beserta staf.

Share :

Baca Juga

Polri

Polda Jambi Ungkap 91 Kasus Perjudian Online dan Offline

Polri

Polres Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Anak Umur 6 – 11 Tahun

Polri

Wakapolres Tanjab Barat Tinjau Arus Balik di Pelabuhan LASDP dan Kawasan Wisata WFC

Polri

Mengurangi Penularan Covid-19, Kapolres Tanjab Barat Intruksikan Larang Anggotanya Berpergian

Polri

Polres Tanjab Barat Luncurkan Program Pelampung Polri Untuk Masyarakat di Pelosok

Polri

Pedang Pora Iringi Pelepasan AKBP Guntur Saputro

Polri

Polres Tanjab Barat Gelar Vaksin Merdeka di Ponpes Al Baqiyatush Shalihat

Polri

Polwan Polres Tanjab Barat Bagikan Paket Sembako