mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tingkatkan Pelayanan Publik, Dishub Tanjabbar Hadirkan Inovasi Layanan Berbasis Digital  Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal

Home / Pemerintahan

Rabu, 5 Juli 2023 - 07:30 WIB

Menyambut Generasi Emas Bebas Stunting Tahun 2025, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Ini

TANJAB BARAT  – Menyambut Generasi emas bebas stunting Tahun 2025 mendatang,Pemkab Tanjung Jabung Barat, terus berupaya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Tanjabbar Drs H Anwar Sadat, M.Ag saat penyerahkan bantuan Antropometri SET, Buku KIA, Serta Bantuan Pangan Olahan untuk keperluan medis, dalam program Pencanangan Gerakan Desa Bebas Stunting, bersama SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PetroChina International Jabung Ltd.

Bupati mengatakan bahwa, pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

” Ada banyak faktor sebagai penentu dan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat, salah satunya adalah keadaan gizi seseorang, status gizi berperan penting bagi kualitas sumber daya manusia. status gizi yang baik merupakan investasi berharga bagi suatu bangsa.” Ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Buka Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten

” Semua ini dilakukan agar seluruh masyarakat bisa menikmati hidup sehat yang pada akhirnya dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal,” Sambungnya.

Anwar Sadat menyebutkan jika permasalah gizi di Kabupaten Tanjabbar sudah mengalami penurunan dan menunjukan adanya perbaikan. Hal itu kata dia terlihat dari menurunnya prevalensi stunting dari 44 % di tahun 2018 (Riskesdas), menjadi 21, 81 % tahun 2019 (SSGI) menjadi 19,8 % tahun 2021 (SSGI) serta 9,9% ditahun 2022 (SSGI), sedangkan balita wasting dari 13,0 % di tahun 2018 (Riskesdas) menjadi 9,3 % di tahun 2021 (SSGI) dan 2,7 % di tahun 2022.

” Meski capaian prevalensi stunting Tanjabbar sudah rendah, tapi kita jangan lengah, mari kita saling membahu untuk terus menekan penurunan angka stunting di kabupaten Tanjabbar,” Ungkap Bupati.

Sementara itu, Syafe’i Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanjabbar yang telah bersinergi bersama dalam upaya pencegahan stunting di Tanjabbar.

BACA JUGA  Audiensi Bersama Kanwil DJPb Provinsi Jambi, Bupati Anwar Sadat Bahas Penguatan Sinergi dan Koordinasi

” Alhamdulilah, hari ini kami bersama Pemerintah Kabupaten Tanjabbar telah menyerahkan bantuan Antropometri SET, Buku KIA, Serta Bantuan Pangan Olahan untuk keperluan medis, dalam program Pencanangan Gerakan Desa Bebas Stunting. Semoga dengan adanya sinergitas antara  SKK Migas bisa saling membantu untuk menekan penurunan angka stunting di Kabupaten Tanjabbar,” Pungkasnya.

Acara penyerahan bantuan yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Teluk Kulbi, Kecamatan Betara tersebut, turut dihadiri Sekda Tanjabbar, Kadis Kesehatan Tanjabbar, Kadis P3AP2KB Tanjabbar, Camat Betara, Dencio Renato Boele (Vice Presiden Human Resources & Relations PetroChina International Jabung Ltd), Syafe’i (Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel), dan para warga penerima bantuan.*#

TANJAB BARAT  – Menyambut Generasi emas bebas stunting Tahun 2025 mendatang,Pemkab Tanjung Jabung Barat, terus berupaya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Tanjabbar Drs H Anwar Sadat, M.Ag saat penyerahkan bantuan Antropometri SET, Buku KIA, Serta Bantuan Pangan Olahan untuk keperluan medis, dalam program Pencanangan Gerakan Desa Bebas Stunting, bersama SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PetroChina International Jabung Ltd.

Bupati mengatakan bahwa, pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

” Ada banyak faktor sebagai penentu dan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat, salah satunya adalah keadaan gizi seseorang, status gizi berperan penting bagi kualitas sumber daya manusia. status gizi yang baik merupakan investasi berharga bagi suatu bangsa.” Ujarnya.

” Semua ini dilakukan agar seluruh masyarakat bisa menikmati hidup sehat yang pada akhirnya dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal,” Sambungnya.

Anwar Sadat menyebutkan jika permasalah gizi di Kabupaten Tanjabbar sudah mengalami penurunan dan menunjukan adanya perbaikan. Hal itu kata dia terlihat dari menurunnya prevalensi stunting dari 44 % di tahun 2018 (Riskesdas), menjadi 21, 81 % tahun 2019 (SSGI) menjadi 19,8 % tahun 2021 (SSGI) serta 9,9% ditahun 2022 (SSGI), sedangkan balita wasting dari 13,0 % di tahun 2018 (Riskesdas) menjadi 9,3 % di tahun 2021 (SSGI) dan 2,7 % di tahun 2022.

” Meski capaian prevalensi stunting Tanjabbar sudah rendah, tapi kita jangan lengah, mari kita saling membahu untuk terus menekan penurunan angka stunting di kabupaten Tanjabbar,” Ungkap Bupati.

Sementara itu, Syafe’i Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanjabbar yang telah bersinergi bersama dalam upaya pencegahan stunting di Tanjabbar.

” Alhamdulilah, hari ini kami bersama Pemerintah Kabupaten Tanjabbar telah menyerahkan bantuan Antropometri SET, Buku KIA, Serta Bantuan Pangan Olahan untuk keperluan medis, dalam program Pencanangan Gerakan Desa Bebas Stunting. Semoga dengan adanya sinergitas antara  SKK Migas bisa saling membantu untuk menekan penurunan angka stunting di Kabupaten Tanjabbar,” Pungkasnya.

Acara penyerahan bantuan yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Teluk Kulbi, Kecamatan Betara tersebut, turut dihadiri Sekda Tanjabbar, Kadis Kesehatan Tanjabbar, Kadis P3AP2KB Tanjabbar, Camat Betara, Dencio Renato Boele (Vice Presiden Human Resources & Relations PetroChina International Jabung Ltd), Syafe’i (Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel), dan para warga penerima bantuan.*#

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

ASN di Tanjab Barat Wajib Update Data Melalui Aplikasi MySAPK

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Safari Jumat di Masjid Al-Hidayah Seko

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Dampingi Ketua Paud Resmikan Gedung Paud Al – Ansor

Pemerintahan

Hadiri Isra Mi’raj Desa Sungai Terap,Bupati Tanjab Barat Berikan Bantuan Pembangunan Masjid dan Pesantren

Pemerintahan

BPBD Tanjab Barat Minta Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrim

Pemerintahan

Wabup Tanjabbar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Koperasi Merah Putih

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Kebakaran di Tanjab Timur

Pemerintahan

Sekda Buka Secara Resmi FGD Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Tanjab Barat