mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2027 Bupati Anwar Sadat Dukung UMKM Ecoprint Kuala Dasal, Potensi Lokal Resam Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas  Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton Panen Raya Melon Kuala Dasal Tembus Pasar Batam dan Jakarta, Bupati Dorong Jadi Model Pertanian Modern Warga Desa Kemuning Kini Bernapas Lega, Pembakaran Tempurung Kelapa Beralih ke Siang Hari Sesuai Aturan Bupati

Home / Pemerintahan

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:21 WIB

Pinang Betara Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis, Anwar Sadat: Kebanggaan dan Aset Ekonomi Tanjabbar 

TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menorehkan capaian penting dalam upaya melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah. Komoditas Pinang Betara kini resmi memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi.

 

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi kepada Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., di Ruang Rapat Bupati, Kamis (11/6/26).

Penerimaan Sertifikat Indikasi Geografis menjadi pengakuan resmi terhadap karakteristik, kualitas, serta reputasi khas yang dimiliki Pinang Betara sebagai produk asli Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selain memberikan perlindungan hukum terhadap potensi penyalahgunaan nama produk, sertifikasi ini juga diyakini mampu meningkatkan daya saing Pinang Betara di pasar nasional maupun internasional.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi, Jonson Siagian, S.H., M.H., mengatakan bahwa sertifikasi tersebut merupakan langkah strategis dalam menjaga dan melindungi kekayaan intelektual komunal daerah.

“Ini adalah bentuk perlindungan agar keaslian nama dan kualitas Pinang Betara tidak diklaim maupun disalahgunakan oleh pihak lain. Sertifikat ini menjadi modal penting bagi Tanjung Jabung Barat untuk memperkuat identitas produk sekaligus membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas,” ujarnya.

BACA JUGA  Mahasiswa Posko 7 KKN Tematik UNJA Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Produk Turunan Pinang di Bram Itam Kiri

Senada dengan itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jambi, Ir. Hj. Sri Argunaini, M.Si., menegaskan bahwa kualitas Pinang Betara tidak terlepas dari kondisi geografis khas yang dimiliki Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Menurutnya, setelah memperoleh pengakuan Indikasi Geografis, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi mutu produk serta mengembangkan berbagai produk turunan yang mampu memberikan nilai tambah lebih besar bagi masyarakat.

“Kami siap mendukung pengembangan dan diversifikasi produk berbahan dasar pinang agar manfaat ekonominya semakin luas dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, menyampaikan rasa syukur atas diterimanya Sertifikat Indikasi Geografis untuk Pinang Betara. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah komoditas unggulan daerah yang memiliki prospek ekonomi tinggi, seperti Udang Ketak, Kepiting Asoka, Kopi Liberika Tungkal Komposit yang telah lebih dahulu memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis, Pinang Betara, hingga Nanas Muntialo yang saat ini dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai produk khas daerah.

BACA JUGA  Majukan Dunia Pendidikan di Tanjab Barat, Wabup Hairan Apresiasi Tanoto Foundation 

“Selain Pinang Betara dan Kopi Liberika Tungkal Komposit yang telah memiliki Sertifikat Indikasi Geografis, Nanas Muntialo juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan khas Tanjung Jabung Barat,” ujar Bupati.

Anwar Sadat menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan terus memberikan pendampingan kepada petani dan pelaku usaha melalui pembinaan, standardisasi mutu, penguatan kelembagaan, hingga perluasan akses pemasaran.

“Pinang Betara merupakan identitas dan kebanggaan masyarakat Tanjung Jabung Barat. Kami berkomitmen memastikan manfaat ekonomi dari sertifikasi ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas, produksi, dan akses pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Dengan dukungan sertifikasi Indikasi Geografis serta pengembangan sektor agrokompleks dan perikanan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimistis komoditas unggulan daerah mampu menembus pasar yang lebih luas dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Jambi, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi, para asisten Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah terkait, serta sejumlah tamu undangan lainnya.(*)

TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menorehkan capaian penting dalam upaya melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah. Komoditas Pinang Betara kini resmi memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi.

 

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi kepada Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., di Ruang Rapat Bupati, Kamis (11/6/26).

Penerimaan Sertifikat Indikasi Geografis menjadi pengakuan resmi terhadap karakteristik, kualitas, serta reputasi khas yang dimiliki Pinang Betara sebagai produk asli Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selain memberikan perlindungan hukum terhadap potensi penyalahgunaan nama produk, sertifikasi ini juga diyakini mampu meningkatkan daya saing Pinang Betara di pasar nasional maupun internasional.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi, Jonson Siagian, S.H., M.H., mengatakan bahwa sertifikasi tersebut merupakan langkah strategis dalam menjaga dan melindungi kekayaan intelektual komunal daerah.

“Ini adalah bentuk perlindungan agar keaslian nama dan kualitas Pinang Betara tidak diklaim maupun disalahgunakan oleh pihak lain. Sertifikat ini menjadi modal penting bagi Tanjung Jabung Barat untuk memperkuat identitas produk sekaligus membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jambi, Ir. Hj. Sri Argunaini, M.Si., menegaskan bahwa kualitas Pinang Betara tidak terlepas dari kondisi geografis khas yang dimiliki Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Menurutnya, setelah memperoleh pengakuan Indikasi Geografis, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi mutu produk serta mengembangkan berbagai produk turunan yang mampu memberikan nilai tambah lebih besar bagi masyarakat.

“Kami siap mendukung pengembangan dan diversifikasi produk berbahan dasar pinang agar manfaat ekonominya semakin luas dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, menyampaikan rasa syukur atas diterimanya Sertifikat Indikasi Geografis untuk Pinang Betara. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah komoditas unggulan daerah yang memiliki prospek ekonomi tinggi, seperti Udang Ketak, Kepiting Asoka, Kopi Liberika Tungkal Komposit yang telah lebih dahulu memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis, Pinang Betara, hingga Nanas Muntialo yang saat ini dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai produk khas daerah.

“Selain Pinang Betara dan Kopi Liberika Tungkal Komposit yang telah memiliki Sertifikat Indikasi Geografis, Nanas Muntialo juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan khas Tanjung Jabung Barat,” ujar Bupati.

Anwar Sadat menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan terus memberikan pendampingan kepada petani dan pelaku usaha melalui pembinaan, standardisasi mutu, penguatan kelembagaan, hingga perluasan akses pemasaran.

“Pinang Betara merupakan identitas dan kebanggaan masyarakat Tanjung Jabung Barat. Kami berkomitmen memastikan manfaat ekonomi dari sertifikasi ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas, produksi, dan akses pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Dengan dukungan sertifikasi Indikasi Geografis serta pengembangan sektor agrokompleks dan perikanan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimistis komoditas unggulan daerah mampu menembus pasar yang lebih luas dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Jambi, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi, para asisten Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah terkait, serta sejumlah tamu undangan lainnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wabup Tinjau Harga Bahan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Tradisional Kuala Tungkal

Pemerintahan

Kunker Kecamatan Tebing Tinggi, Bupati Tanjab Barat Resmikan Wisata Cafe Alas Desa Delima

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Tahun 2023

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Pengukuhan Dewan Pimpinan MUI

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Bersama Wagub Provinsi Jambi Hadiri Kegiatan Program Penghijauan Hulu Migas

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Pejabat Eselon II 

Pemerintahan

Bupati Didampingi Ketua TP PKK Tanjab Barat Serahkan Bantuan Para Lansia

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Rotasi dan Lantik Sejumlah Pejabat