mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal Tingkatkan SDM Hingga Zakat, Bupati Anwar Sadat Tekankan Hal Ini ke PetroChina

Home / Pemerintahan

Jumat, 17 Desember 2021 - 18:45 WIB

Beredar Pesan Pemotongan TPP Bagi Nakes di Tanjab Barat, Ini Kata Sekda

Tanjab Barat – Pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) di Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat di bulan Desember beredar melalui pesan berantai.

Menanggapi hal itu Sekda Tanjab Barat, Agus Sanusi mengatakan, pemotongan TPP bagi Nakes di Dinas Kesehatan dan RSUD itu tidak benar. Hal itu berdasarkan konfirmasi ke dinas kesehatan.

BACA JUGA  Dukung Penuh Atlet Tanjab Barat, Bupati Berharap Dapat Prestasi Terbaik

“Jadi saya sudah konfirmasi ke Bu Kadis Kesehatan (Andi Pada-red) kata bu kadis tidak ada pemotongan TPP,” kata sekda, Jumat (17/12/21).

Ia menyebutkan sangat tidak mungkin melakukan pemotongan TPP sebesar itu pasti akan menjadi gejolak yang luar biasa.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Perkuat Sinergi dengan Ditjen Pemasyarakatan Jambi

“Jangankan pemotongan sebesar Rp 460 ribu, Rp15ribu saja sudah ribut,”ujarnya.

Agus menegaskan sekali lagi tidak ada pemotongan TPP di Nakes yang ada di Dinkes dan RSUD.

“Saya tegaskan itu tidak ada, pemotongan TPP di RSUD dan Dinkes.” tukasnya.

Tanjab Barat – Pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) di Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat di bulan Desember beredar melalui pesan berantai.

Menanggapi hal itu Sekda Tanjab Barat, Agus Sanusi mengatakan, pemotongan TPP bagi Nakes di Dinas Kesehatan dan RSUD itu tidak benar. Hal itu berdasarkan konfirmasi ke dinas kesehatan.

“Jadi saya sudah konfirmasi ke Bu Kadis Kesehatan (Andi Pada-red) kata bu kadis tidak ada pemotongan TPP,” kata sekda, Jumat (17/12/21).

Ia menyebutkan sangat tidak mungkin melakukan pemotongan TPP sebesar itu pasti akan menjadi gejolak yang luar biasa.

“Jangankan pemotongan sebesar Rp 460 ribu, Rp15ribu saja sudah ribut,”ujarnya.

Agus menegaskan sekali lagi tidak ada pemotongan TPP di Nakes yang ada di Dinkes dan RSUD.

“Saya tegaskan itu tidak ada, pemotongan TPP di RSUD dan Dinkes.” tukasnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani Hadiri Upacara Peringatan HKN ke-61

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker Danrem 042/Garuda Putih ke Tanjabbar

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Hadiri Haul dan Isra Mi’raj di Masjid Al-Ukhuwah Kuala Tungkal

Pemerintahan

Anwar Sadat Sengketa PT DAS dan Masyarakat 9 Desa Perlu Titik Temu dan Kesepakatan

Pemerintahan

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna, Penyampaian Nota Pengantar Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026.

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Launcing Panahan Sekar Kemuning Archery Club

Pemerintahan

Wakil Bupati Hadiri Pelantikan BPD KKSS Tanjab Barat Masa Bakti 2021-2026

Pemerintahan

Wabup Katamso Hadiri Rapat Paripurna KUA-PPAS APBD 2025 DPRD Tanjabbar