mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Kunker ke Kuala Betara, Anwar Sadat Dorong Pendidikan Tak Sekadar Cetak Lulusan, Santri Harus Mandiri Dari Sekolah hingga Tanggul Jebol, Anwar Sadat Soroti Infrastruktur dan Akses Warga di Kuala Betara BAZNAS Tanjabbar Punya Tantangan Besar, Anwar Sadat Dorong Zakat Tak Sekadar Terkumpul Lima Pimpinan BAZNAS Tanjabbar Dilantik, Anwar Sadat Soroti Potensi Zakat yang Belum Maksimal Kabut Asap Mengancam, HIPMI Tanjabbar Turun Tangan Bagikan 2.000 Masker

Home / parawisata

Kamis, 13 Oktober 2022 - 20:52 WIB

Pemkab Tanjab Barat Mengapresiasi Pembentukan Perdes Tentang Perlindungan Hutan Mangrove

Tanjab Barat – Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat mengapresiasi pembentukan Peraturan Desa Nomor 1 tahun 2022 sebagai upaya melakukan perlindungan penuh terhadap kawasan hutan mangrove di Pangkal Babu, Desa Tungkal I Kabupaten Tanjab Barat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag  melalui Kabag Hukum Setda Tanjab Barat, Agus Sumantri SH.I, MH.

BACA JUGA  78 Kasus Lakalantas di Tangani Polres Tanjab Barat Selama Tahun 2021

“Kawasan hutan mangrove merupakan bagian kawasan yang sangatlah penting bagi keberlangsungan ekosistem pesisir dan laut yang ada di Kabupaten Tanjab barat. Didalamnya terdapat berbagai aktivitas pemanfaatan kawasan oleh masyarakat maupun Pemerintah daerah,” sebut Kabag Hukum.

Dia berharap kedepan segera membentuk lembaga pengelolaan kawasan serta mendorong terbitnya Peraturan Bupati Tanjab Barat terkait pengelolaan kawasan hutan mangrove secara lebih rinci, dengan didukung oleh pemetaan zonasi kawasan hutan mangrove yang spesifik.

BACA JUGA  Gelar Malam Perpisahan Kajari Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Apresiasi ke Anton Rahmanto dan Jajarannya

“Harapan kita, semoga Perdes yang telah di bentuk ini maka akan sangat penting untuk dilakukan pengelolaan yang bersifat kolaboratif, dengan melibatkan berbagai pihak termasuk di dalamnya Pemerintah, Legislatif, pihak swasta serta Lembaga Swadaya Masyarakat bidang lingkungan,” harap Agus Sumantri. *(Es)

Share :

Baca Juga

parawisata

Libur Lebaran, Becak Kuala Tungkal di Minati Pengunjung

parawisata

Kebakaran Hanguskan 6 Bedeng dan 3 Rumah di Kota Kuala Tungkal

parawisata

Objek Wisata Jembatan Rawa Karindangan di Desa Pematang Buluh Rusak dan Terbengkalai

parawisata

Minggu Kedua Ramadhan, Bupati Anwar Sadat Lepas 12 Peserta Festival Arakan Sahur

parawisata

BREAKING NEWS : Jasad Nelayan Kuala Tungkal Terjatuh di Perairan Pulau Berhala Ditemukan

parawisata

Pariwisata Titan Orang Kayo Mustika Rajo Alam Tanjab Barat Akan Tutup Selama Satu Hari

parawisata

WCF Gelap Gulita di Malam Hari,Ini Penyebabnya

parawisata

Sebelum Meninggal di Masjid Raya Kuala Tungkal Warga OKU Sempat Minta Air Mineral