mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Sederhana tapi Bermakna, Tradisi Makan Bersama Warnai HUT RI ke-81 di Desa Senaung Warga RT 06 dan RT 07 Desa Senaung Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Puluhan Perlombaan Bupati Anwar Sadat Tinjau Langsung Karhutla di Bram Itam, Minta Warga Waspadai Titik Api Bupati Anwar Sadat Resmikan Lubuk Larangan Lubuk Bernai, 3.000 Bibit Ikan Ditebar Semifinal OPD Cup 2026: Satpol PP dan SETDA-DISKAN FC Saling Tebar Ancaman

Home / Pemerintahan

Sabtu, 15 Juli 2023 - 07:15 WIB

Bupati Anwar Sadat Buka Musyawarah Adat Daerah LAM Jambi Kabupaten Tanjab Barat ke-IX

TANJAB BARAT – Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. H.Anwar Sadat,M.Ag menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara Musyawarah Adat Daerah Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-IX yang dilaksanakan di Balai Adat Tanjung Jabung Barat, Rabu(12/07/23).

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi/mewakili, Ketua DPRD/mewakili, Unsur Forkopimda/mewakili, Kepala Bank BSI, Kepala Bank Jambi Kuala Tungkal, Kakan Kemenag, Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Tanjabbarat, Para Camat se-Kab tanjabbarat , Kades, dan lurah serta tamu undangan lainnya.

Mengawali sambutannya, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs.H.Anwar Sadat,M.Ag Mengatakan bahwa penyelenggaraan silaturahmi pada hari ini juga dirangkaikan dengan acara pembukaan musyawarah adat daerah ke-IX Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang merupakan momen yang sangat penting untuk melihat kembali kemajuan, perjalanan ke organisasian dalam pembangunan daerah khususnya di Tanjung Jabung Barat.

BACA JUGA  APBD-P 2024, Bupati UAS Naikan Gaji Da'i dan Ketua RT

Lebih lanjut, melalui musyawarah ini tentunya kepengurusan lembaga adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dihadapkan pada kewajiban untuk mengevaluasi sampai sejauh mana peran dan kiprah kepengurusan dalam membawa lembaga adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ditengah lingkungan masyarakat global dan merekomendasikan upaya yang harus dilakukan termasuk dalam memfilter masuknya pengaruh negatif budaya global di daerah Tanjabbar.

“Kami berterimakasih atas perhatian yang telah diberikan oleh pemerintah dalam melestarikan dan mengembangkan adat istiadat dan budaya terutama dalam memadukan kearifan adat istiadat dan budaya dalam konsep pembangunan,” ucapnya.

“Saya yakin upaya ini akan lebih berhasil dengan adanya dukungan dari berbagai pihak dan elemen masyarakat terlebih lagi dengan kehadiran ketua dan pengurus lembaga adat Melayu provinsi Jambi yang memberi motivasi tinggi untuk kami berbuat lebih banyak lagi dalam melestarikan dan mengembangkan adat istiadat dan budaya Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Barat,” tuturnya.

BACA JUGA  Ratusan PNS di Tanjab Barat Masuk Masa Pensiun.

Sementara itu, dalam wawancaranya Bupati juga menambahkan bahwa ia sangat mengapresiasi kegiatan ini karena kepengurusan lembaga adat Tanjung Jabung Barat sudah lama terhenti dikarenakan masa jabatan yang telah habis.

“Oleh karena itu, pada hari ini kami membuka musyawarah adat daerah sekaligus juga berupaya bagaimana nanti kedepannya lembaga adat ini lebih berdaya ditengah masyarakat, tidak hanya sekedar pada hal-hal yang sifatnya simbolis akan tetapi juga pada program-program nyata.” pungkasnya.

Dilanjutkannya, dari hasil musyawarah ini, jika kemudian terpilih ketua maupun pengurus, ia berharap agar bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama merealisasikan program-program pemerintah daerah, sehingga kita harapkan masyarakat dapat dibantu persoalan-persoalan yang dihadapi pada hari ini.

Diakhir wawancara , Bupati berpesan agar selalu mengedepankan musyawarah untuk mufakat dalam pemilihan ini, sehingga kita masih menjunjung nilai-nilai ke adatan dalam pemilihan ketua maupun pengurus lembaga adat melayu Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

TANJAB BARAT – Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. H.Anwar Sadat,M.Ag menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara Musyawarah Adat Daerah Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-IX yang dilaksanakan di Balai Adat Tanjung Jabung Barat, Rabu(12/07/23).

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi/mewakili, Ketua DPRD/mewakili, Unsur Forkopimda/mewakili, Kepala Bank BSI, Kepala Bank Jambi Kuala Tungkal, Kakan Kemenag, Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Tanjabbarat, Para Camat se-Kab tanjabbarat , Kades, dan lurah serta tamu undangan lainnya.

Mengawali sambutannya, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs.H.Anwar Sadat,M.Ag Mengatakan bahwa penyelenggaraan silaturahmi pada hari ini juga dirangkaikan dengan acara pembukaan musyawarah adat daerah ke-IX Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang merupakan momen yang sangat penting untuk melihat kembali kemajuan, perjalanan ke organisasian dalam pembangunan daerah khususnya di Tanjung Jabung Barat.

Lebih lanjut, melalui musyawarah ini tentunya kepengurusan lembaga adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dihadapkan pada kewajiban untuk mengevaluasi sampai sejauh mana peran dan kiprah kepengurusan dalam membawa lembaga adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ditengah lingkungan masyarakat global dan merekomendasikan upaya yang harus dilakukan termasuk dalam memfilter masuknya pengaruh negatif budaya global di daerah Tanjabbar.

“Kami berterimakasih atas perhatian yang telah diberikan oleh pemerintah dalam melestarikan dan mengembangkan adat istiadat dan budaya terutama dalam memadukan kearifan adat istiadat dan budaya dalam konsep pembangunan,” ucapnya.

“Saya yakin upaya ini akan lebih berhasil dengan adanya dukungan dari berbagai pihak dan elemen masyarakat terlebih lagi dengan kehadiran ketua dan pengurus lembaga adat Melayu provinsi Jambi yang memberi motivasi tinggi untuk kami berbuat lebih banyak lagi dalam melestarikan dan mengembangkan adat istiadat dan budaya Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Barat,” tuturnya.

Sementara itu, dalam wawancaranya Bupati juga menambahkan bahwa ia sangat mengapresiasi kegiatan ini karena kepengurusan lembaga adat Tanjung Jabung Barat sudah lama terhenti dikarenakan masa jabatan yang telah habis.

“Oleh karena itu, pada hari ini kami membuka musyawarah adat daerah sekaligus juga berupaya bagaimana nanti kedepannya lembaga adat ini lebih berdaya ditengah masyarakat, tidak hanya sekedar pada hal-hal yang sifatnya simbolis akan tetapi juga pada program-program nyata.” pungkasnya.

Dilanjutkannya, dari hasil musyawarah ini, jika kemudian terpilih ketua maupun pengurus, ia berharap agar bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama merealisasikan program-program pemerintah daerah, sehingga kita harapkan masyarakat dapat dibantu persoalan-persoalan yang dihadapi pada hari ini.

Diakhir wawancara , Bupati berpesan agar selalu mengedepankan musyawarah untuk mufakat dalam pemilihan ini, sehingga kita masih menjunjung nilai-nilai ke adatan dalam pemilihan ketua maupun pengurus lembaga adat melayu Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Asap Pembakaran Tempurung Dikeluhkan Warga, Camat Bram Itam Tegaskan Pelaku Usaha Wajib Patuhi Surat Edaran Bupati

Pemerintahan

Tingkatkan Pelayanan Publik, Dishub Tanjabbar Hadirkan Inovasi Layanan Berbasis Digital 

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Dampingi Menparekraf RI ke Wisata Mangrove Pangkal Babu

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Sholat Subuh Berjamaah Bersama Masyarakat dan Serap Aspirasi

Pemerintahan

Wakil Bupati Hadiri Pertemuan Aksi 7 Publikasi Data Stunting Tingkat Kabupaten Tanjab Barat Tahun 2022

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia

Pemerintahan

Dukung Penuh Atlet Tanjab Barat, Bupati Berharap Dapat Prestasi Terbaik

Pemerintahan

Bersama Perum Bulog Kancab Kuala Tungkal Bupati Anwar Sadat Launching Beras Pemerintah 2023