mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
Ritual hingga Hiburan Warnai HUT Klenteng Kuan Kong Bio Kuala Tungkal IPK 3,92 dan Segudang Prestasi, Recha Oktaviani Safitri Wakili Wisudawan Universitas Baiturrahim Uang Rp6 Juta dan HP Hilang Saat Dirawat di RSUD Sungai Bahar, Keamanan Pasien Jadi Sorotan Hamdani Tutup Festival Hari Santri 2026 di Tungkal Ulu, Pesan Santri Jaga Akhlak dan Nilai Keislaman Dari Pesantren untuk Negeri, 2.950 Santri Peringati Hari Santri di Tanjabbar

Home / Pemerintahan

Senin, 11 September 2023 - 06:34 WIB

Sekda Tanjab Barat Rakor Virtual Bersama Kemendagri

TANJAB BARAT – Mewakili Bupati, Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi, M. Si mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) rutin Pengendalilan Inflasi daerah Tahun 2023 yang dipimpin langsung Kemendagri Tito Karnavian secara virtual. Senin (4/9/23).

Rakor yang diikuti secara virtual dari ruang rapat Bupati tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, OPD Terkait dan Kabag Ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut Tito Karnavian mengungkapkan pada Jumat lalu Badan Pusat Statistik secara resmi merilis data mingguan inflasi yang menyatakan angka inflasi minggu kelima bulan Agustus 2023 3,27% (y-o-y), lebih tinggi dibandingkan inflasi di bulan sebelumnya yakni 3.08% (y-o-y).

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Hadiri Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1445 H di Masjid Nurul Jami

“ Meskipun terjadi kenaikan, namun sebenarnya kita mengalami deflasi untuk inflasi month-to-month Juli-Agustus sebesar -0,02%,” sebutnya.

Sementara itu, Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan deflasi pada Agustus 2023 disebabkan oleh komponen harga bergejolak yang mengalami deflasi sebesar 0,51% dengan andil deflasi sebesar 0,09%.

“Komoditas harga bergejolak yang dominan memberikan andil deflasi adalah daging ayam ras, bawang merah, telur ayam ras, dan kacang panjang,” ucapnya.

BACA JUGA  Resmikan Masjid Al-Anwar, Bupati UAS Sampaikan Hal Ini

Ia menambahkan, pada Agustus 2023 beras memberikan andil inflasi terbesar yaitu 0,05%, salah satunya disebabkan oleh Fenomena El Nino yang memicu kekeringan sehingga mengganggu produksi beras global hingga awal 2024.

“ Secara musiman, defisit produksi beras selalu terjadi pada periode Agustus hingga akhir tahun. Namun perlu diwaspadai kenaikan harga beras di sejumlah wilayah akibat keterbatasan pasokan.” Ungkapnya. *

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Resmikan Dimulainya Pembangunan Ponpes Sulaimaniyah Sungai Terap

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Rotasi dan Lantik Sejumlah Pejabat 

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Safari Jumat di Masjid Al-Hidayah Seko

Pemerintahan

 Dorong Pengelolaan Mangrove di Tanjabbar, Anwar Sadat: KKMD Jadi Wadah Kelestarian dan Ekosistem 

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Audiensi Dengan Pimpinan Cabang BRI Kuala Tungkal

Pemerintahan

Bupati Bersama PJ Gubernur Jambi Rapat Penanganan Covid 19 di Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Ikuti Rapat Vaksinasi Secara Virtual Dengan Kapolri

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Silaturahmi Bersama BKPM RI, Bahas Pengembangan UMKM