mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Ajak Perkuat Sinergi Eksekutif-Legislatif, Komitmen Pertahankan Opini WTP BPK Bupati Anwar Sadat Apresiasi GAMAS, Sebut Peran Ayah Kunci Bentuk Generasi Berkualitas DPRD Tanjabbar Sahkan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, Bupati dan Pimpinan Dewan Teken Persetujuan Bersama Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara, Perkuat Pelayanan Dasar Terpadu untuk Masyarakat Bupati Anwar Sadat Tinjau Dermaga Apung Rusak di Tanjung Senjulang, Perbaikan Segera Dimulai

Home / Pemerintahan

Kamis, 8 September 2022 - 06:59 WIB

Bupati Tanjab Barat Silaturahmi Bersama BKPM RI, Bahas Pengembangan UMKM

Tanjab Barat – Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag Menghadiri acara Silaturahmi dan Pengarahan Menteri Investasi/Kepala BKPM RI tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha di Daerah.

Silaturahmi ini dilaksanakan bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (7/9/22).

Gubernur Jambi Dr. H. Al-Haris mengatakan bahwa pada hari ini, ia telah mengundang para pelaku UMKM, dimana memang pada hari ini sedang demam UMKM yang demam nya ini harus terukur. Artinya, kebangkitan UMKM harus di olah dengan baik yang tentu harus ada izin-izin nya.

“ Saya juga melaporkan bahwa dibulan juli yang lalu Provinsi Jambi merupakan Provinsi inflasi tertinggi yaitu 8,55%. Akan tetapi, inflasi Jambi tertinggi ini diikuti dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi juga. Namun, kita tidak boleh lengah bahwa ada komoditi yang perlu kita intervensi,” Ujarnya.

Ia menuturkan bahwa, tim OPD Provinsi dari Kabupaten/kota dan satgas pangan berusaha bagaimana masyarakat harus terjangkau pembeliannya, tersedia komoditinya dan distribusinya lancar.

BACA JUGA  Wabup Tanjab Barat Ikuti Rakor Komda Lansia Se Provinsi Jambi

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan realisasi nilai investasi pada kuartal kedua tahun ini di Provinsi Jambi sudah mencapai Rp4,7 triliun, walaupun Jambi di bidang transportasi masih menjadi problem (masalah) investasi saat ini.

” Terkait masalah ini, kita akan segera membantu dalam penyelesaiannya, dengan segera berkoordinasi dan komunikasi dengan Kementerian PUPR.” Ucapnya.

Ia juga menyebutkan jika, realisasi investasi di Provinsi Jambi dari 2018 sampai kuartal I tahun 2022 sudah cukup baik dimana nilai realisasi investasi nya yang kuartal ke II Jambi tahun ini sudah mencapai Rp4,7 triliun dan angka ini yang cukup baik. Namun masih terdapat sejumlah permasalahan yang masih menghambat iklim investasi di Jambi.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Sambut Malam Silaturahmi Kejari Tanjabbar Baru

” Memang problem nya adalah arus transportasi untuk mobil-mobil yang melewati, seperti mobil tambang batu bara maupun kebun dan ini akan kita lakukan ke depan untuk dikoordinasi dengan kementerian PUPR,” Ungkapnya.

Sementara itu, Bupati H. Anwar Sadat, M. Ag menyebutkan, apa yang telah disampaikan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM RI ini, merupakan sesuatu yang menggairahkan bagi sektor UMKM untuk melaksanakan kegiatan usaha.

“ InsyaAllah apa yang telah disampaikannya pada hari ini, nantinya dapat kita laksanakan juga di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.” Katanya.

Menurut Bupati ada beberapa aturan yang sudah langsung dilaksanakan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM RI seperti mempermudah proses izin bagi pelaku usaha.

”  Seperti pemberian label BPOM pada produk usaha, harga Gas Subsidi dan hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan yang terjadi pada sektor UMKM di Provinsi Jambi.”  Pungkasnya.(*)

Tanjab Barat – Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag Menghadiri acara Silaturahmi dan Pengarahan Menteri Investasi/Kepala BKPM RI tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha di Daerah.

Silaturahmi ini dilaksanakan bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (7/9/22).

Gubernur Jambi Dr. H. Al-Haris mengatakan bahwa pada hari ini, ia telah mengundang para pelaku UMKM, dimana memang pada hari ini sedang demam UMKM yang demam nya ini harus terukur. Artinya, kebangkitan UMKM harus di olah dengan baik yang tentu harus ada izin-izin nya.

“ Saya juga melaporkan bahwa dibulan juli yang lalu Provinsi Jambi merupakan Provinsi inflasi tertinggi yaitu 8,55%. Akan tetapi, inflasi Jambi tertinggi ini diikuti dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi juga. Namun, kita tidak boleh lengah bahwa ada komoditi yang perlu kita intervensi,” Ujarnya.

Ia menuturkan bahwa, tim OPD Provinsi dari Kabupaten/kota dan satgas pangan berusaha bagaimana masyarakat harus terjangkau pembeliannya, tersedia komoditinya dan distribusinya lancar.

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan realisasi nilai investasi pada kuartal kedua tahun ini di Provinsi Jambi sudah mencapai Rp4,7 triliun, walaupun Jambi di bidang transportasi masih menjadi problem (masalah) investasi saat ini.

” Terkait masalah ini, kita akan segera membantu dalam penyelesaiannya, dengan segera berkoordinasi dan komunikasi dengan Kementerian PUPR.” Ucapnya.

Ia juga menyebutkan jika, realisasi investasi di Provinsi Jambi dari 2018 sampai kuartal I tahun 2022 sudah cukup baik dimana nilai realisasi investasi nya yang kuartal ke II Jambi tahun ini sudah mencapai Rp4,7 triliun dan angka ini yang cukup baik. Namun masih terdapat sejumlah permasalahan yang masih menghambat iklim investasi di Jambi.

” Memang problem nya adalah arus transportasi untuk mobil-mobil yang melewati, seperti mobil tambang batu bara maupun kebun dan ini akan kita lakukan ke depan untuk dikoordinasi dengan kementerian PUPR,” Ungkapnya.

Sementara itu, Bupati H. Anwar Sadat, M. Ag menyebutkan, apa yang telah disampaikan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM RI ini, merupakan sesuatu yang menggairahkan bagi sektor UMKM untuk melaksanakan kegiatan usaha.

“ InsyaAllah apa yang telah disampaikannya pada hari ini, nantinya dapat kita laksanakan juga di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.” Katanya.

Menurut Bupati ada beberapa aturan yang sudah langsung dilaksanakan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM RI seperti mempermudah proses izin bagi pelaku usaha.

”  Seperti pemberian label BPOM pada produk usaha, harga Gas Subsidi dan hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan yang terjadi pada sektor UMKM di Provinsi Jambi.”  Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ciptakan Kesadaran hukum di Masyarakat,Pemkab Tanjab Barat Gelar Penyuluhan di Enam Desa

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Segara Buka Lelang Jabatan Untuk Umum

Pemerintahan

Tinjau Prokes Penyambutan Kafilah, Bupati Tanjabbar Ucapkan Selamat Datang Kontingen Kota Sungai Penuh

Pemerintahan

 Dorong Pengelolaan Mangrove di Tanjabbar, Anwar Sadat: KKMD Jadi Wadah Kelestarian dan Ekosistem 

Pemerintahan

Sekda Buka Secara Resmi FGD Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Tanjab Barat 

Pemerintahan

Implementasi SAKIP dan RB 2025, Pemkab Tanjabbar Audiensi ke KemenPANRB

Pemerintahan

Pertama Ramadhan Bupati Anwar Sadat Kunjungi Pasar Bedug di Alun Alun

Pemerintahan

Asap Pembakaran Tempurung Dikeluhkan Warga, Camat Bram Itam Tegaskan Pelaku Usaha Wajib Patuhi Surat Edaran Bupati