mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
IPK 3,92 dan Segudang Prestasi, Recha Oktaviani Safitri Wakili Wisudawan Universitas Baiturrahim Uang Rp6 Juta dan HP Hilang Saat Dirawat di RSUD Sungai Bahar, Keamanan Pasien Jadi Sorotan Hamdani Tutup Festival Hari Santri 2026 di Tungkal Ulu, Pesan Santri Jaga Akhlak dan Nilai Keislaman Dari Pesantren untuk Negeri, 2.950 Santri Peringati Hari Santri di Tanjabbar Pemkab Tanjabbar Fasilitasi Kesepakatan Plasma TML, Enam Desa Dapat Alokasi 690 Hektare

Home / Pemerintahan

Kamis, 2 Februari 2023 - 21:56 WIB

Bupati Anwar Sadat Gelar Pertemuan Virtual Terkait Percepatan Penurunan Stunting

TANJABBAR  – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat ini terus gencar dalam melakukan penurunan angka Stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dalam mempercepat penurunan angka Stunting tersebut, pihak Kecamatan pun di himbau agar bisa memberitahukan terkait stunting ini kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag, saat gelar Pertemuan Virtual Tingkat Kecamatan dengan TPPS Kabupaten tentang Percepatan Penurunan Stunting yang di laksanakan di rumah dinas Jabatan Bupati Tanjung Jabung Barat, Kamis (2/2/23).

Dalam arahannya bupati menghimbau kepada seluruh Camat se-kabupaten Tanjung Jabung Barat selaku ketua TPPS untuk menyampaikan kepada Lurah atau Kepala Desa agar memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait stunting dan penyebab terjadinya stunting.

BACA JUGA  Silaturahmi Ke Kesbangpol dan KPU, Ketua DPD Perindo Tanjab Barat Serahkan SK Kepengurusan

” Untuk para Camat Se-Kabupaten Tanjabbar agar menyampaikan hal ini ke para Lurah dan Kades agar disampaikan ke masyarakat terkait masalah stunting ini.” Kata Bupati.

Anwar Sadat mengatakan bahwa, Stunting bisa memperlambat perkembangan otak,dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis seperti hipertensi, hingga obesitas.

” Hal ini sangat penting untuk disampaikan  kepada masyarakat, bahwa stunting dapat terjadi karena nikah muda, nikah terlalu tua, jarak anak terlalu dekat, serta terlalu banyak anak.” Sebutnya.

Sementara itu, Dandim 0419 Tanjab yang diwakilkan oleh bapak Taufik juga menyampaikan kepada seluruh Babinsa di setiap Kecamatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat bahwa Dandim 0419 Tanjab selaku bapak asuh mendapat perintah langsung dari Kepala Daerah untuk keterlibatan dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Tanjab Barat.

BACA JUGA  Lebih Mengenal Potensi Daerah,Bupati Tanjab Barat Tandatangani Kesepakatan Dengan 3 Kabupaten Kota

” Penurunan angka stunting adalah isu nasioanal, dan Alhamdulillah kabupaten Tanjab Barat mendapat respon dari pusat dinilai sangat baik, namun ini tidak membuat kita untuk terlena dan terkhusus untuk Banbinsa selaku pendamping desa tidak ada yang main-main tentang arahan bapak bupati tadi, laksanakan semaksimal mungkin jadikan ini prioritas utama disamping tugas-tugas pokok lainnya.” Terangnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Tabligh Akbar di Desa Sungai Terap, Bupati Anwar Sadat Paparkan Program Pembangunan

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Haul ke-12 Syekh Muhammad  Ali Bin  Syekh  Abdul  Wahhab dan Masyaikh

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Minta OPD Bekerja Secara Maksimal

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Pembuatan Batik Kegiatan PK2UKM

Pemerintahan

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna, Penyampaian Nota Pengantar Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026.

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Lepas CJH Tanjab Barat Tahun 1444 H

Pemerintahan

Apel Gabungan, Wabup Katamso Tekankan Kinerja dan Keteladanan ASN