mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2027 Bupati Anwar Sadat Dukung UMKM Ecoprint Kuala Dasal, Potensi Lokal Resam Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas  Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton Panen Raya Melon Kuala Dasal Tembus Pasar Batam dan Jakarta, Bupati Dorong Jadi Model Pertanian Modern Warga Desa Kemuning Kini Bernapas Lega, Pembakaran Tempurung Kelapa Beralih ke Siang Hari Sesuai Aturan Bupati

Home / Pemerintahan

Kamis, 2 Februari 2023 - 21:56 WIB

Bupati Anwar Sadat Gelar Pertemuan Virtual Terkait Percepatan Penurunan Stunting

TANJABBAR  – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat ini terus gencar dalam melakukan penurunan angka Stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dalam mempercepat penurunan angka Stunting tersebut, pihak Kecamatan pun di himbau agar bisa memberitahukan terkait stunting ini kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag, saat gelar Pertemuan Virtual Tingkat Kecamatan dengan TPPS Kabupaten tentang Percepatan Penurunan Stunting yang di laksanakan di rumah dinas Jabatan Bupati Tanjung Jabung Barat, Kamis (2/2/23).

Dalam arahannya bupati menghimbau kepada seluruh Camat se-kabupaten Tanjung Jabung Barat selaku ketua TPPS untuk menyampaikan kepada Lurah atau Kepala Desa agar memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait stunting dan penyebab terjadinya stunting.

BACA JUGA  Hari Asyura Penuh Berkah, Anwar Sadat dan Hj. Fadhilah Santuni Anak Yatim, Tebar Kepedulian dan Doa untuk Tanjabbar

” Untuk para Camat Se-Kabupaten Tanjabbar agar menyampaikan hal ini ke para Lurah dan Kades agar disampaikan ke masyarakat terkait masalah stunting ini.” Kata Bupati.

Anwar Sadat mengatakan bahwa, Stunting bisa memperlambat perkembangan otak,dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis seperti hipertensi, hingga obesitas.

” Hal ini sangat penting untuk disampaikan  kepada masyarakat, bahwa stunting dapat terjadi karena nikah muda, nikah terlalu tua, jarak anak terlalu dekat, serta terlalu banyak anak.” Sebutnya.

Sementara itu, Dandim 0419 Tanjab yang diwakilkan oleh bapak Taufik juga menyampaikan kepada seluruh Babinsa di setiap Kecamatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat bahwa Dandim 0419 Tanjab selaku bapak asuh mendapat perintah langsung dari Kepala Daerah untuk keterlibatan dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Tanjab Barat.

BACA JUGA  Jual Beli Jabatan,Kabag Prokopim Setda Tanjabbar:Masyarakat Jangan Terpancing Berbagai Isu

” Penurunan angka stunting adalah isu nasioanal, dan Alhamdulillah kabupaten Tanjab Barat mendapat respon dari pusat dinilai sangat baik, namun ini tidak membuat kita untuk terlena dan terkhusus untuk Banbinsa selaku pendamping desa tidak ada yang main-main tentang arahan bapak bupati tadi, laksanakan semaksimal mungkin jadikan ini prioritas utama disamping tugas-tugas pokok lainnya.” Terangnya.(*)

TANJABBAR  – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat ini terus gencar dalam melakukan penurunan angka Stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dalam mempercepat penurunan angka Stunting tersebut, pihak Kecamatan pun di himbau agar bisa memberitahukan terkait stunting ini kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag, saat gelar Pertemuan Virtual Tingkat Kecamatan dengan TPPS Kabupaten tentang Percepatan Penurunan Stunting yang di laksanakan di rumah dinas Jabatan Bupati Tanjung Jabung Barat, Kamis (2/2/23).

Dalam arahannya bupati menghimbau kepada seluruh Camat se-kabupaten Tanjung Jabung Barat selaku ketua TPPS untuk menyampaikan kepada Lurah atau Kepala Desa agar memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait stunting dan penyebab terjadinya stunting.

” Untuk para Camat Se-Kabupaten Tanjabbar agar menyampaikan hal ini ke para Lurah dan Kades agar disampaikan ke masyarakat terkait masalah stunting ini.” Kata Bupati.

Anwar Sadat mengatakan bahwa, Stunting bisa memperlambat perkembangan otak,dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis seperti hipertensi, hingga obesitas.

” Hal ini sangat penting untuk disampaikan  kepada masyarakat, bahwa stunting dapat terjadi karena nikah muda, nikah terlalu tua, jarak anak terlalu dekat, serta terlalu banyak anak.” Sebutnya.

Sementara itu, Dandim 0419 Tanjab yang diwakilkan oleh bapak Taufik juga menyampaikan kepada seluruh Babinsa di setiap Kecamatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat bahwa Dandim 0419 Tanjab selaku bapak asuh mendapat perintah langsung dari Kepala Daerah untuk keterlibatan dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Tanjab Barat.

” Penurunan angka stunting adalah isu nasioanal, dan Alhamdulillah kabupaten Tanjab Barat mendapat respon dari pusat dinilai sangat baik, namun ini tidak membuat kita untuk terlena dan terkhusus untuk Banbinsa selaku pendamping desa tidak ada yang main-main tentang arahan bapak bupati tadi, laksanakan semaksimal mungkin jadikan ini prioritas utama disamping tugas-tugas pokok lainnya.” Terangnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pjs Bupati Tanjabbar Hadiri Paripurna Penetapan Pimpinan DPRD Masa Jabatan 2024-2029

Pemerintahan

Wabup Hairan Ucapkan Hari Bhayangkara ke -75 di Polres Tanjab Barat

Pemerintahan

Rasa Simpati, Bupati Tanjab Barat Imbau OPD Galang Dana Untuk Korban Kebakaran Mendahara Ulu

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Ucapkan HUT TNI Ke-76 

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Tandatangani Komitmen Bersama Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah di Palembang

Pemerintahan

Tinjau TPI, Wagub Provinsi Jambi Ingatkan Nelayan Tetap Disiplin Prokes

Pemerintahan

Meriahkan HUT RI Ke 77 dan Hari Jadi Tanjab Barat Ke 57, Bupati Lepas Peserta Pawai Budaya

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Dampingi Gubernur Al Haris Serahkan Bantuan Ke Korban Kebakaran di Parit 1 Kuala Tungkal