mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Luncurkan Program “Gas Kan Saja”, Sunat Gratis untuk Anak Tanjabbar Sepanjang Tahun Kabar Baik untuk Daerah, DPR RI dan Pemerintah Longgarkan Batas Belanja Pegawai di Atas 30 Persen pada 2027 Serengkuh Dayung 2026 Resmi Dimulai, Bupati Anwar Sadat Hadirkan Puluhan Layanan Gratis untuk Masyarakat Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Canangkan Bulan Serengkuh Dayung 2026, Hadirkan Layanan Terpadu untuk Warga Tanjabbar Partai Demokrat Tanjabbar Targetkan 100 Kantong Darah di HUT ke- 25, Bantu Penuhi Kebutuhan Pasien 

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Senin, 19 Januari 2026 - 21:50 WIB

Rakor Pembangunan Jargas Rumah Tangga, Bupati Anwar Sadat: Ini Program Strategis Nasional

TANJABBAR TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sangat mendukung dengan pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) Rumah Tangga di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Jargas yang merupakan program strategis nasional ini, saat ini telah berjalan dengan kuota pemasangan mencapai 6.661 sambungan rumah, dengan fokus awal pada wilayah Kampung Nelayan.

” Kita mendukung pelaksanaan Pembangunan Jargas Rumah Tangga Paket 1 oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM RI selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sebagai bagian dari Program Strategis Nasional.” Ujar Anwar Sadat saat Rakor Pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) Rumah Tangga, yang digelar di Ruang Rapat Bupati Tanjabbar, Senin (19/1/26).

Bupati menyebutkan, keberhasilan pembangunan Jargas tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga memerlukan dukungan dan kolaborasi aktif seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat yang wilayahnya dilalui jaringan pipa gas.

“ Program Jargas ini merupakan program strategis nasional. Keberhasilannya sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, terutama masyarakat yang wilayahnya dilalui jaringan pipa gas,” Tukasnya.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2024

Anwar Sadat menegaskan, walaupun pembangunan Jargas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, telah berjalan dengan kuota pemasangan mencapai 6.661 sambungan rumah, Ia mengakui adanya sejumlah kendala teknis di lapangan, khususnya terkait pemasangan pipa gas yang harus ditanam di bawah tanah.

 ” Kita mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan dan kemudahan selama proses pekerjaan berlangsung, agar pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar keselamatan.” Terang nya.

Bupati mengatakan, Tujuan utama program ini adalah agar rumah tangga di Tanjung Jabung Barat dapat menikmati energi gas yang aman, nyaman, dan lebih terjangkau, sekaligus mendukung kebutuhan UMKM dan IKM.

” Kita berharap agar ke depan terdapat penambahan kuota pemasangan Jargas bagi kelurahan lain yang belum terakomodasi, sehingga manfaat program ini dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.” Harapnya.

Sementara itu, Sub Koordinator Pelaksanaan Pembangunan Jargas, Risdianto, menyampaikan bahwa hasil survei awal menunjukkan perlunya koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten, khususnya terkait aspek keselamatan konstruksi jaringan gas.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Tinjau Peternakan Sapi di Desa Adi Jaya.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan Jargas harus mengacu pada standar keselamatan yang ketat, mengingat karakteristik material pipa dan kondisi lapangan yang beragam. Untuk itu, Dirjen Migas Kementerian ESDM RI selaku PPK akan melakukan peninjauan lanjutan ke lokasi guna memastikan kesiapan teknis pembangunan.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjab Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BKAD, Kepala Bagian SDA Setda Tanjab Barat, Kepala Bagian Ekonomi Setda Tanjab Barat, perwakilan Dinas PUPR, Camat Tungkal Ilir, Lurah Kampung Nelayan, Kepala PKK Pembangunan Jargas Paket 1 beserta tim, Kontraktor Pelaksana, serta Konsultan Pengawas.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan pembangunan jaringan gas bumi agar berjalan aman, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(/*)

TANJABBAR TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sangat mendukung dengan pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) Rumah Tangga di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Jargas yang merupakan program strategis nasional ini, saat ini telah berjalan dengan kuota pemasangan mencapai 6.661 sambungan rumah, dengan fokus awal pada wilayah Kampung Nelayan.

” Kita mendukung pelaksanaan Pembangunan Jargas Rumah Tangga Paket 1 oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM RI selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sebagai bagian dari Program Strategis Nasional.” Ujar Anwar Sadat saat Rakor Pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) Rumah Tangga, yang digelar di Ruang Rapat Bupati Tanjabbar, Senin (19/1/26).

Bupati menyebutkan, keberhasilan pembangunan Jargas tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga memerlukan dukungan dan kolaborasi aktif seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat yang wilayahnya dilalui jaringan pipa gas.

“ Program Jargas ini merupakan program strategis nasional. Keberhasilannya sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, terutama masyarakat yang wilayahnya dilalui jaringan pipa gas,” Tukasnya.

Anwar Sadat menegaskan, walaupun pembangunan Jargas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, telah berjalan dengan kuota pemasangan mencapai 6.661 sambungan rumah, Ia mengakui adanya sejumlah kendala teknis di lapangan, khususnya terkait pemasangan pipa gas yang harus ditanam di bawah tanah.

 ” Kita mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan dan kemudahan selama proses pekerjaan berlangsung, agar pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar keselamatan.” Terang nya.

Bupati mengatakan, Tujuan utama program ini adalah agar rumah tangga di Tanjung Jabung Barat dapat menikmati energi gas yang aman, nyaman, dan lebih terjangkau, sekaligus mendukung kebutuhan UMKM dan IKM.

” Kita berharap agar ke depan terdapat penambahan kuota pemasangan Jargas bagi kelurahan lain yang belum terakomodasi, sehingga manfaat program ini dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.” Harapnya.

Sementara itu, Sub Koordinator Pelaksanaan Pembangunan Jargas, Risdianto, menyampaikan bahwa hasil survei awal menunjukkan perlunya koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten, khususnya terkait aspek keselamatan konstruksi jaringan gas.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan Jargas harus mengacu pada standar keselamatan yang ketat, mengingat karakteristik material pipa dan kondisi lapangan yang beragam. Untuk itu, Dirjen Migas Kementerian ESDM RI selaku PPK akan melakukan peninjauan lanjutan ke lokasi guna memastikan kesiapan teknis pembangunan.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjab Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BKAD, Kepala Bagian SDA Setda Tanjab Barat, Kepala Bagian Ekonomi Setda Tanjab Barat, perwakilan Dinas PUPR, Camat Tungkal Ilir, Lurah Kampung Nelayan, Kepala PKK Pembangunan Jargas Paket 1 beserta tim, Kontraktor Pelaksana, serta Konsultan Pengawas.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan pembangunan jaringan gas bumi agar berjalan aman, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(/*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Detik Detik Warga Tangkap Buaya Berukuran 1,5 Meter Dengan Jaring

Pilkada

Program Sangat di Rasakan, Masyarakat Sungai Limau Ingin UAS Lanjutkan 2 Periode

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tandatangani MoU Kerjasama Dengan Gubernur Riau

Pemerintahan

Sekda Buka Secara Resmi FGD Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Tanjab Barat 

Pemerintahan

ASN di Tanjab Barat Wajib Update Data Melalui Aplikasi MySAPK

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Ikuti Wawancara Penilaian Penghargaan Paritrana Award Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2022

Pemerintahan

Sidak,Bupati Anwar Sadat Temukan Banyaknya Pasien Antri di RSUD KH Daud Arif

Pemerintahan

Rasa Simpati, Bupati Tanjab Barat Imbau OPD Galang Dana Untuk Korban Kebakaran Mendahara Ulu