mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Surat Sporadik Kebun Hilang di Desa Semau, Warga yang Menemukan Diminta Melapor Rakor Pembangunan Jargas Rumah Tangga, Bupati Anwar Sadat: Ini Program Strategis Nasional Profesor Putra Asal Tanjabbar di Kukuhkan di Universitas Riau, Wabup Katamso Sampaikan Apresiasi dan Harapan  Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Agung Al Istiqomah Kuala Tungkal, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Himbauan Ini Kepada Masyarakat  Wabup Katamso Tekankan, Mall Pelayanan Publik, Tingkatkan Kualitas Layanan ke Masyarkat 

Home / Pemerintahan

Kamis, 21 Oktober 2021 - 16:33 WIB

Bupati Tanjab Barat Buka Acara Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis MRI

Tanjab Barat – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis Manajemen Resiko Indeks (MRI) yang dilaksanakan Aula Kantor Bappeda. Rabu (21/10/21).

Disampaikan Kepala Bappeda, Firdaus Khatab dalam laporannya, Bimtek yang diikuti oleh Pejabat Tinggi Pratama atau Kepala OPD, Sekretaris, dan Administrator Kasubbag Perencanaan.

“Ini akan dilaksanakan selama 18 hari dengan narasumber dari BPKP Provinsi Jambi,”ucapnya.

Dilanjutkan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat menyampaikan bahwa Bimtek ini merupakan langkah awal untuk peduli dalam pengelolaan risiko atau hambatan pencapaian tujuan atau visi misi Pemkab Tanjab Barat. Menurutnya, kepedulian ini harus dimiliki semua pejabat disemua lini sehingga dapat meningkatkan kinerja Pemerintah Daerah.

BACA JUGA  HUT TNI ke-76, Kodim 0419/Tanjab Distribusikan 1000 Paket Sembako Untuk Dua Kabupaten

“Serta membudayakan sadar risiko sehingga dapat meningkatkan capaian sasaran/tujuan organisasi dan peningkatan kinerja Pemerintah daerah yang tentu saja bermuara pada capaian visi misi Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat,” ujarnya.

Sementara itu, kepala BPKP Sueb Cahyadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam mencapai visi misi program kegiatan yang telah di sepakati kepala daerah dengan DPRD, tentunya akan menghadapi resiko resiko yang akan menghambat pencapaian tujuan tersebut, oleh karna itu pemerintah daerah harus mampu mengidentifikasi risiko tersebut.

BACA JUGA  Bupati Tanjabbar Ikuti Vidcon dengan Menko Kemaritiman dan Gubernur Terkait Percepatan Pembangunan Infrastruktur

“Kami berharap dengan bimbingan teknis ini, Pemkab Tanjab Barat mampu untuk mengedintifikasi resiko-resiko strategis perangkat daerah sehingga mampu merumuskan rencana kerja, dan visi misi program kegiatan dapat tercapai tujuannya,”tutupnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah, dan peserta yang merupakan Kepala OPD dan Camat dilingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Tanjab Barat – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis Manajemen Resiko Indeks (MRI) yang dilaksanakan Aula Kantor Bappeda. Rabu (21/10/21).

Disampaikan Kepala Bappeda, Firdaus Khatab dalam laporannya, Bimtek yang diikuti oleh Pejabat Tinggi Pratama atau Kepala OPD, Sekretaris, dan Administrator Kasubbag Perencanaan.

“Ini akan dilaksanakan selama 18 hari dengan narasumber dari BPKP Provinsi Jambi,”ucapnya.

Dilanjutkan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat menyampaikan bahwa Bimtek ini merupakan langkah awal untuk peduli dalam pengelolaan risiko atau hambatan pencapaian tujuan atau visi misi Pemkab Tanjab Barat. Menurutnya, kepedulian ini harus dimiliki semua pejabat disemua lini sehingga dapat meningkatkan kinerja Pemerintah Daerah.

“Serta membudayakan sadar risiko sehingga dapat meningkatkan capaian sasaran/tujuan organisasi dan peningkatan kinerja Pemerintah daerah yang tentu saja bermuara pada capaian visi misi Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat,” ujarnya.

Sementara itu, kepala BPKP Sueb Cahyadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam mencapai visi misi program kegiatan yang telah di sepakati kepala daerah dengan DPRD, tentunya akan menghadapi resiko resiko yang akan menghambat pencapaian tujuan tersebut, oleh karna itu pemerintah daerah harus mampu mengidentifikasi risiko tersebut.

“Kami berharap dengan bimbingan teknis ini, Pemkab Tanjab Barat mampu untuk mengedintifikasi resiko-resiko strategis perangkat daerah sehingga mampu merumuskan rencana kerja, dan visi misi program kegiatan dapat tercapai tujuannya,”tutupnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah, dan peserta yang merupakan Kepala OPD dan Camat dilingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Sekda Tanjabbar Apresiasi Prestasi ASN Dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXIII

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Ikuti Wawancara Penilaian Penghargaan Paritrana Award Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2022

Pemerintahan

Tingkatkan SAKIP Tahun 2022, Pemkab Tanjab Barat Targetkan Nilai B

Pemerintahan

Hasil Audensi dan Silaturahmi Wabup Hairan Beberapa Waktu Lalu di Respon Dua Wakil Menteri RI

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Tegaskan ASN dan Non ASN Tanjabbar Jangan Terlibat Provokasi

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Hadiri Malam Keagungan Melayu Jambi 2022

Pemerintahan

Serahkan Bonus ke Kafilah MTQ Berprestasi Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Hal Ini

Pemerintahan

Panen Padi Perdana di Rawa Medang, Bupati Tanjabbar Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan