Tanjab Barat Kehabisan Stok Vaksin, Andi Pada: Sudah di Ajukan 3000 Vaksin

- Penulis Berita

Kamis, 24 Juni 2021 - 16:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat – Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat harus terhenti. Sebab, Wilayah Tanjab Barat saat ini kehabisan stok vaksin Covid-19.

Tentu saja hal ini bertolak belakang dengan usaha dan upaya Satgas Covid-19 Tanjab Barat dalam percepatan vaksinasi kesejumlah sasaran penerima vaksinasi di masyarakat.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjab Barat, Andi Pada bahwa untuk stok vaksin saat ini sudah kosong. Namun demikian dikatakan Andi Pada bahwa Kabupaten Tanjab Barat sudah mendapatkan alokasi untuk vaksin.

“Vaksin kita sudah habis, jadi memang sudah habis dan sudah kita ajukan sekitar 3 ribuan. Jadi sekarang nunggu vaksin datang. Jadi jumlah itu sudah di bagi dari Jakarta, dan kita sudah dapat surat dari Kementerian alokasi kita sebanyak itu,”ucapnya.

Disebutkannya bahwa pihaknya berupaya untuk menyelesaikan target vaksinasi terhadap lansia dan pelayan publik. Ini di harapkan dapat di lakukan dengan maksimal dengan ketersedian vaksin yang ada.

“Sampai dengan Juni kita berupaya menyelesaikan sasaran vaksinasi untuk lansia dan pelayanan publik. Kita upayakan dua ini selesai sampai Juni,” ujarnya.

BACA JUGA  Kasus DBD di Tanjab Barat Tahun 2021 Menurun

Sementara itu disinggung soal apakah ada covid 19 varian baru. Andi Pada menyampaikan sampai dengan saat ini disebutkan belum ada indikasi adanya pasien dengan gejala Covid varian baru. Meskipun demikian, Andi tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes.

“Intinya adalah masker dan penerapan prokes di mana pun. Karena ini adalah satu upaya nyata yang bisa di lakukan setiap orang, namun ini sulit di lakukan orang. Makanya kita himbau untuk tetap patuhi prokes,”tukasnya.

Berita Terkait

HKN Tahun 2024, Dinkes Tanjabbar Luncurkan Program ILP
Kadiskes Tanjabbar Buka SHK Retardasi Mental dan Stunting pada Bayi Baru Lahir
Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Pemkab Tanjabbar Luncurkan Program ILP
Dinkes Tanjab Barat Gelar Penguatan Tatalaksana Pelayanan Kesehatan PUS Catin 
Pelayanan Publik, Dinkes Tanjab Barat Laksanakan Sosialisasi dan Advokasi 
Pasien Terlambat Operasi di Jambi, Keluarga Pasien Minta Bupati Evaluasi Kinerja Pejabat RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal
Lakukan Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting,Kadinkes Tanjab Barat Sampaikan Ini
Saka Bakti Husada HKN Ke-58 Sukses Dilaksanakan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:11

Jual Beras SPHP di Atas HET, Mitra Bulog Kuala Tungkal Terancam Diblacklist

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:48

Mardan Hasibuan Pimpin IBCA-MMA Tanjabbar 2026–2030, Pembinaan Atlet Muda Jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:50

Bulog Kuala Tungkal Perketat Pengawasan Penjualan Beras SPHP, Mitra Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:48

Anwar Sadat Luncurkan SIPENA, Urusan Kepegawaian ASN Tanjabbar Kini Berbasis Digital

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31

Desa Teluk Kulbi Masuk Calon Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Jambi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43

Anwar Sadat Soroti Kabel Semrawut di Kuala Tungkal, Provider Internet Diminta Berbenah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02

Ritual hingga Hiburan Warnai HUT Klenteng Kuan Kong Bio Kuala Tungkal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:40

IPK 3,92 dan Segudang Prestasi, Recha Oktaviani Safitri Wakili Wisudawan Universitas Baiturrahim

Berita Terbaru