mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
Tinjau Madrasah di Adi Purwa, Anwar Sadat Soroti Kondisi Bangunan yang Masih Memprihatinkan Anwar Sadat Tinjau Peningkatan Jalan Jalur 2 Merlung, Minta Warga Jaga Infrastruktur yang Dibangun Anwar Sadat Instruksikan Camat dan Kades Jemput Anak Putus Sekolah Kembali ke Bangku Pendidikan Bupati Anwar Sadat Minta Camat dan Kades Bergerak Cepat Tangani Sampah, Banjir, dan Anak Putus Sekolah Anwar Sadat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Data Berkualitas Jadi Fondasi Pembangunan Tanjabbar 

Home / Kesehatan

Kamis, 24 Juni 2021 - 16:44 WIB

Tanjab Barat Kehabisan Stok Vaksin, Andi Pada: Sudah di Ajukan 3000 Vaksin

Tanjab Barat – Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat harus terhenti. Sebab, Wilayah Tanjab Barat saat ini kehabisan stok vaksin Covid-19.

Tentu saja hal ini bertolak belakang dengan usaha dan upaya Satgas Covid-19 Tanjab Barat dalam percepatan vaksinasi kesejumlah sasaran penerima vaksinasi di masyarakat.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjab Barat, Andi Pada bahwa untuk stok vaksin saat ini sudah kosong. Namun demikian dikatakan Andi Pada bahwa Kabupaten Tanjab Barat sudah mendapatkan alokasi untuk vaksin.

“Vaksin kita sudah habis, jadi memang sudah habis dan sudah kita ajukan sekitar 3 ribuan. Jadi sekarang nunggu vaksin datang. Jadi jumlah itu sudah di bagi dari Jakarta, dan kita sudah dapat surat dari Kementerian alokasi kita sebanyak itu,”ucapnya.

BACA JUGA  Sekda Tanjabbar Apresiasi Prestasi ASN Dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXIII

Disebutkannya bahwa pihaknya berupaya untuk menyelesaikan target vaksinasi terhadap lansia dan pelayan publik. Ini di harapkan dapat di lakukan dengan maksimal dengan ketersedian vaksin yang ada.

“Sampai dengan Juni kita berupaya menyelesaikan sasaran vaksinasi untuk lansia dan pelayanan publik. Kita upayakan dua ini selesai sampai Juni,” ujarnya.

BACA JUGA  Sembelih Hewan Qurban, Polres Tanjab Barat Akan Distribusikan Daging Secara Delivery

Sementara itu disinggung soal apakah ada covid 19 varian baru. Andi Pada menyampaikan sampai dengan saat ini disebutkan belum ada indikasi adanya pasien dengan gejala Covid varian baru. Meskipun demikian, Andi tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes.

“Intinya adalah masker dan penerapan prokes di mana pun. Karena ini adalah satu upaya nyata yang bisa di lakukan setiap orang, namun ini sulit di lakukan orang. Makanya kita himbau untuk tetap patuhi prokes,”tukasnya.

Tanjab Barat – Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat harus terhenti. Sebab, Wilayah Tanjab Barat saat ini kehabisan stok vaksin Covid-19.

Tentu saja hal ini bertolak belakang dengan usaha dan upaya Satgas Covid-19 Tanjab Barat dalam percepatan vaksinasi kesejumlah sasaran penerima vaksinasi di masyarakat.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjab Barat, Andi Pada bahwa untuk stok vaksin saat ini sudah kosong. Namun demikian dikatakan Andi Pada bahwa Kabupaten Tanjab Barat sudah mendapatkan alokasi untuk vaksin.

“Vaksin kita sudah habis, jadi memang sudah habis dan sudah kita ajukan sekitar 3 ribuan. Jadi sekarang nunggu vaksin datang. Jadi jumlah itu sudah di bagi dari Jakarta, dan kita sudah dapat surat dari Kementerian alokasi kita sebanyak itu,”ucapnya.

Disebutkannya bahwa pihaknya berupaya untuk menyelesaikan target vaksinasi terhadap lansia dan pelayan publik. Ini di harapkan dapat di lakukan dengan maksimal dengan ketersedian vaksin yang ada.

“Sampai dengan Juni kita berupaya menyelesaikan sasaran vaksinasi untuk lansia dan pelayanan publik. Kita upayakan dua ini selesai sampai Juni,” ujarnya.

Sementara itu disinggung soal apakah ada covid 19 varian baru. Andi Pada menyampaikan sampai dengan saat ini disebutkan belum ada indikasi adanya pasien dengan gejala Covid varian baru. Meskipun demikian, Andi tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes.

“Intinya adalah masker dan penerapan prokes di mana pun. Karena ini adalah satu upaya nyata yang bisa di lakukan setiap orang, namun ini sulit di lakukan orang. Makanya kita himbau untuk tetap patuhi prokes,”tukasnya.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Lakukan Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting,Kadinkes Tanjab Barat Sampaikan Ini

Kesehatan

IGD RSUD KH Daud Arif dan Puskesmas Pijoan Baru Tutup,Ini Kata Jubir Covid 19 Tanjab Barat

Kesehatan

Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Pemkab Tanjabbar Luncurkan Program ILP

Kesehatan

RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Perhari

Kesehatan

Sambut Perhelatan MTQ Ke-50,Pemkab Tanjab Barat Vaksinasi Anak 12 Tahun Keatas

Kesehatan

HKN Tahun 2024, Dinkes Tanjabbar Luncurkan Program ILP

Kesehatan

Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Vaksin di Kantor Kecamatan Betara.

Kesehatan

Kasus DBD di Tanjab Barat Tahun 2021 Menurun