mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
SMC Tanjabbar Tegas Tolak Geng Motor dan Balap Liar: Komunitas Motor Harus Jadi Mitra Jaga Kamtibmas Bupati Anwar Sadat Buka Lomba Sauk’an Layangan, Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Tanjabbar Hari Pramuka ke-65, Anwar Sadat Ajak Pramuka Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan Lewat Aksi Nyata Satpol PP Menang Tipis 1-0 atas RSUD Tanjabbar, Amankan Tiga Poin Perdana di OPD Cup 2026 HKM dan Etnis Tionghoa Tutup Pentas Bhineka Kebangsaan, Anwar Sadat: Persatuan Harus Dijaga, Bukan Sekadar Slogan

Home / DPRD

Selasa, 10 Oktober 2023 - 07:52 WIB

Dewan Soroti Pembangunan Gedung Baru di Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Anggota Dewan dari Fraksi Tanjab Barat bersatu Jamal Darmawan Sie soroti pembangunan gedung baru di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).

Hal ini disampaikan oleh anggota dewan Jamal Darmawan Sie saat rapat paripurna penyampaian fraksi fraksi terhadap Ranperda APBD Tahun 2024.

Dikatakannya,saat ini pemerintah Kabupaten Tanjab Barat terus melakukan pembangunan gedung baru, padahal kata Jamal gedung yang lama masih layak untuk digunakan.

Ia menilai, pembangunan gedung atas dasar keinginan bukan atas dasar kebutuhan,”Anggaran untuk pembangunan gedung baru di Tanjab Barat cukup fantastis menelan miliaran rupiah,”ungkapnya.

Padahal kata Jamal hampir disetiap kesempatan Bupati selalu mengatakan agar para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberikan anggaran berdasarkan kebutuhan bukan keinginan.

BACA JUGA  Wakili Jambi, Dua Putra Putri Tanjabbar Ikut STQ Nasional XXVI Tahun 2021 di Maluku Utara

“Namun kami dari fraksi dari gabungan Tanjab Barat bersatu masih banyak melihat kegiatan justru berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan,”kata Jamal Senin (9/10/23).

Jamal menyebut, beberapa contoh diantaranya, pertama pembangunan rumah dinas wakil bupati, yang kedua pembangunan rumah dinas ajudan yang ada di lingkup rumah dinas bupati dan pembangunan gedung PKK,”Tanpa itu dibangun sebenarnya masih layak untuk digunakan,” ungkapnya.

Ia menyebut, masih banyak kantor di OPD yang tidak layak namun tidak dibangun.”Kalau berbicara infrastruktur lainnya masih banyak lagi, contoh nya pasar Kuatik, sudah bertahan jalan itu rusak parah, namun tidak dianggarkan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Ketua DPRD Tanjabbar Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanjabbar ke 60

Tidak sampai disitu, Jembatan Nelayan yang masih menggunakan kayu, bahkan para nelayan itu kesulitan untuk melewati jembatan.

“Itu tidak diperhatikan, bahkan tidak menutup kemungkinan para nelayan yang lewat disitu akan jatuh,” kata Jamal.

Pada kesempatan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD tahun 2024 partai Demokrat bersatu menyampaikan langsung ke bupati.

Dirinya berharap bupati Tanjab Barat kedepannya agar sesuai dengan apa yang telah disampaikan, memang membangun atas dasar kebutuhan bukan atas dasar keinginan.*

TANJAB BARAT – Anggota Dewan dari Fraksi Tanjab Barat bersatu Jamal Darmawan Sie soroti pembangunan gedung baru di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).

Hal ini disampaikan oleh anggota dewan Jamal Darmawan Sie saat rapat paripurna penyampaian fraksi fraksi terhadap Ranperda APBD Tahun 2024.

Dikatakannya,saat ini pemerintah Kabupaten Tanjab Barat terus melakukan pembangunan gedung baru, padahal kata Jamal gedung yang lama masih layak untuk digunakan.

Ia menilai, pembangunan gedung atas dasar keinginan bukan atas dasar kebutuhan,”Anggaran untuk pembangunan gedung baru di Tanjab Barat cukup fantastis menelan miliaran rupiah,”ungkapnya.

Padahal kata Jamal hampir disetiap kesempatan Bupati selalu mengatakan agar para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberikan anggaran berdasarkan kebutuhan bukan keinginan.

“Namun kami dari fraksi dari gabungan Tanjab Barat bersatu masih banyak melihat kegiatan justru berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan,”kata Jamal Senin (9/10/23).

Jamal menyebut, beberapa contoh diantaranya, pertama pembangunan rumah dinas wakil bupati, yang kedua pembangunan rumah dinas ajudan yang ada di lingkup rumah dinas bupati dan pembangunan gedung PKK,”Tanpa itu dibangun sebenarnya masih layak untuk digunakan,” ungkapnya.

Ia menyebut, masih banyak kantor di OPD yang tidak layak namun tidak dibangun.”Kalau berbicara infrastruktur lainnya masih banyak lagi, contoh nya pasar Kuatik, sudah bertahan jalan itu rusak parah, namun tidak dianggarkan,” ungkapnya.

Tidak sampai disitu, Jembatan Nelayan yang masih menggunakan kayu, bahkan para nelayan itu kesulitan untuk melewati jembatan.

“Itu tidak diperhatikan, bahkan tidak menutup kemungkinan para nelayan yang lewat disitu akan jatuh,” kata Jamal.

Pada kesempatan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD tahun 2024 partai Demokrat bersatu menyampaikan langsung ke bupati.

Dirinya berharap bupati Tanjab Barat kedepannya agar sesuai dengan apa yang telah disampaikan, memang membangun atas dasar kebutuhan bukan atas dasar keinginan.*

Share :

Baca Juga

DPRD

Bahas Infrastruktur Jalan, Ketua DPRD Tanjabbar Kunker ke BPJN Jambi

DPRD

DPRD Tanjabbar Paripurna Keempat, Penyampaian Laporan Pansus dan Pendapat Bupati Raperda Pajak Retribusi Daerah

DPRD

Fraksi PKB Apresiasi Tim TAPD Terkait pembangunan di Tanjabbar

DPRD

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Fraksi

DPRD

Ketua DPRD Dampingi Bupati Tanjab Barat Terima Opini WTP Dari BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi 

DPRD

Rangkaian HUT RI Ke 78,DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI 

DPRD

Ketua DPRD Tanjab Barat Serap Aspirasi Masyarakat Desa Pematang Lumut

DPRD

DPRD Tanjabbar Siap Kawal Implementasi Asta Cita, Jamal Darmawan Dorong Ketahanan Pangan dan Penguatan Ekonomi Rakyat