mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / DPRD

Selasa, 10 Oktober 2023 - 07:52 WIB

Dewan Soroti Pembangunan Gedung Baru di Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Anggota Dewan dari Fraksi Tanjab Barat bersatu Jamal Darmawan Sie soroti pembangunan gedung baru di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).

Hal ini disampaikan oleh anggota dewan Jamal Darmawan Sie saat rapat paripurna penyampaian fraksi fraksi terhadap Ranperda APBD Tahun 2024.

Dikatakannya,saat ini pemerintah Kabupaten Tanjab Barat terus melakukan pembangunan gedung baru, padahal kata Jamal gedung yang lama masih layak untuk digunakan.

Ia menilai, pembangunan gedung atas dasar keinginan bukan atas dasar kebutuhan,”Anggaran untuk pembangunan gedung baru di Tanjab Barat cukup fantastis menelan miliaran rupiah,”ungkapnya.

Padahal kata Jamal hampir disetiap kesempatan Bupati selalu mengatakan agar para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberikan anggaran berdasarkan kebutuhan bukan keinginan.

BACA JUGA  Jahe Merah Muara Papalik Akan Dijadikan Wedang Jahe Khas Tanjab Barat di Rumah Dinas

“Namun kami dari fraksi dari gabungan Tanjab Barat bersatu masih banyak melihat kegiatan justru berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan,”kata Jamal Senin (9/10/23).

Jamal menyebut, beberapa contoh diantaranya, pertama pembangunan rumah dinas wakil bupati, yang kedua pembangunan rumah dinas ajudan yang ada di lingkup rumah dinas bupati dan pembangunan gedung PKK,”Tanpa itu dibangun sebenarnya masih layak untuk digunakan,” ungkapnya.

Ia menyebut, masih banyak kantor di OPD yang tidak layak namun tidak dibangun.”Kalau berbicara infrastruktur lainnya masih banyak lagi, contoh nya pasar Kuatik, sudah bertahan jalan itu rusak parah, namun tidak dianggarkan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Prihatin Kondisi MR, Bupati Anwar Sadat Kunjungi RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Tidak sampai disitu, Jembatan Nelayan yang masih menggunakan kayu, bahkan para nelayan itu kesulitan untuk melewati jembatan.

“Itu tidak diperhatikan, bahkan tidak menutup kemungkinan para nelayan yang lewat disitu akan jatuh,” kata Jamal.

Pada kesempatan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD tahun 2024 partai Demokrat bersatu menyampaikan langsung ke bupati.

Dirinya berharap bupati Tanjab Barat kedepannya agar sesuai dengan apa yang telah disampaikan, memang membangun atas dasar kebutuhan bukan atas dasar keinginan.*

TANJAB BARAT – Anggota Dewan dari Fraksi Tanjab Barat bersatu Jamal Darmawan Sie soroti pembangunan gedung baru di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).

Hal ini disampaikan oleh anggota dewan Jamal Darmawan Sie saat rapat paripurna penyampaian fraksi fraksi terhadap Ranperda APBD Tahun 2024.

Dikatakannya,saat ini pemerintah Kabupaten Tanjab Barat terus melakukan pembangunan gedung baru, padahal kata Jamal gedung yang lama masih layak untuk digunakan.

Ia menilai, pembangunan gedung atas dasar keinginan bukan atas dasar kebutuhan,”Anggaran untuk pembangunan gedung baru di Tanjab Barat cukup fantastis menelan miliaran rupiah,”ungkapnya.

Padahal kata Jamal hampir disetiap kesempatan Bupati selalu mengatakan agar para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberikan anggaran berdasarkan kebutuhan bukan keinginan.

“Namun kami dari fraksi dari gabungan Tanjab Barat bersatu masih banyak melihat kegiatan justru berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan,”kata Jamal Senin (9/10/23).

Jamal menyebut, beberapa contoh diantaranya, pertama pembangunan rumah dinas wakil bupati, yang kedua pembangunan rumah dinas ajudan yang ada di lingkup rumah dinas bupati dan pembangunan gedung PKK,”Tanpa itu dibangun sebenarnya masih layak untuk digunakan,” ungkapnya.

Ia menyebut, masih banyak kantor di OPD yang tidak layak namun tidak dibangun.”Kalau berbicara infrastruktur lainnya masih banyak lagi, contoh nya pasar Kuatik, sudah bertahan jalan itu rusak parah, namun tidak dianggarkan,” ungkapnya.

Tidak sampai disitu, Jembatan Nelayan yang masih menggunakan kayu, bahkan para nelayan itu kesulitan untuk melewati jembatan.

“Itu tidak diperhatikan, bahkan tidak menutup kemungkinan para nelayan yang lewat disitu akan jatuh,” kata Jamal.

Pada kesempatan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD tahun 2024 partai Demokrat bersatu menyampaikan langsung ke bupati.

Dirinya berharap bupati Tanjab Barat kedepannya agar sesuai dengan apa yang telah disampaikan, memang membangun atas dasar kebutuhan bukan atas dasar keinginan.*

Share :

Baca Juga

DPRD

Hadiri Penyambutan Anwar Sadat – Katamso, Ketua DPRD Tanjabbar Nyatakan Dukung Penuh Kepemimpinan Baru

DPRD

Ketua DPRD Tanjab Barat Lakukan Reses di Desa Teluk Kulbi 

DPRD

Ketua DPRD Hadiri Panen Raya Cabai Merah di Desa Lubuk Terentang

DPRD

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Fraksi

DPRD

Ketua DPRD Tanjab Barat Serap Aspirasi Masyarakat Desa Tanjung Pasir

DPRD

Gelar Vaksinasi Booster, Ketua DPRD Tanjab Barat: Ikhtiar Melawan Covid-19

DPRD

Serap Aspirasi,Hamdani: Masyarakat Desa Pematang Tembesu Usulkan Infrastruktur dan Penerangan Jalan

DPRD

Fraksi Gerindra Setuju Terkait Raperda Tentang APBD Tanjabbar Tahun Anggaran 2023