mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
Anwar Sadat Tegaskan Pelantikan IPNU-IPPNU Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Momentum Cetak Pemimpin Masa Depan Bupati Anwar Sadat Resmi Gulirkan OPD Cup 2026, Jadikan Sepak Bola Perekat Soliditas ASN Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Tegaskan Larangan Bakar Lahan, Pelaku Karhutla Terancam Tindakan Tegas Asap Pembakaran Tempurung Kelapa Kian Meresahkan, Bupati Anwar Sadat Dorong Pengusaha Gunakan Drum Inovasi Ramah Lingkungan Bupati Anwar Sadat Luncurkan Program “Gas Kan Saja”, Sunat Gratis untuk Anak Tanjabbar Sepanjang Tahun

Home / Peristiwa

Minggu, 21 November 2021 - 19:08 WIB

Dilanda Banjir, Akses Jalan di Desa Tanjung Paku Lumpuh Total

TANJAB BARAT – Sejumlah Wilayah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat dilanda banjir. Salah satu yang terdampak terendam banjir tersebut yakni, Desa Tanjung Paku di Kecamatan Merlung.

Hujan deras yang menguyur sejak beberapa pekan terakhir ini. Setidaknya ada 36 Kepala Keluarga (KK) di desa ini terendam banjir akibat luapan aliran sungai pengabuan.

Tak cuma itu, luapan air sungai membuat akses keluar masuk ke Desa ini lumpuh total.

Kades Tanjung Paku, Marwanto membenarkan jika desa diwilayah nya
sejak beberapa hari lalu teredam banjir hingga menutupi akses jalan desa.

” Banjir terjadi sejak beberapa hari lalu. Karena Air Sungai Pengabuan meluap ke Jalan hingga Jum’at (19/11/21) malam Air masuk ke Rumah Warga. Selain itu akses keluar masuk Desa lumpuh Total,” Ujarnya.

BACA JUGA  Pemkab Tanjab Barat Distribusikan Vaksin PMK Pada Ternak di Tiga Kecamatan

Banjir yang melanda desa Tanjung Paku, kata dia ketinggian air mulai dari 70 Centimeter hingga 1 Meter. Menurutnya, penyebab Banjir imbas dari curah hujan cukup tinggi sehingga menyebabkan debit air Sungai meluap.

” Mungkin juga karena banyak perambahan Hutan dibarengi dengan Replanting Sawit sehingga ketika curah hujan tinggi resapan Air kurang. Padahal sejak beberapa tahun terakhir tidak terjadi Banjir. Baru ini terjadi lagi,” Ungkapnya.

Demikian ia mengungkapkan, untuk sementara ini hasil laporan Para Ketua RT setempat yang diterimanya, warga banjir terdampak banjir ini diperkirakan 36 KK.

” Jumlah warga terdampak dari RT 1, 2, 3, 4 dan 7 ada 36 KK terdampak,” jelasnya.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Ucapkan Selamat Kepada Puluhan Kades Terpilih

Terhadap Warga terdampak ini, dijelaskan nya saat ini diungsikan ke Tenda seadanya yang didirikan oleh Warga yang tidak terdampak Banjir secara Gotong Royong dan ada juga yang mengungsi ke Rumah keluarga masing-masing.

” Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Sementara ini warga terdampak kita ungsikan ke tenda seadanya yang dibuat Warga secara gotong royong. Termasuk Rumah saya juga terdampak, saat ini saya mengungsi ke Rumah orang tua,” Pungkasnya.

Sementara itu, informasi yang beredar sejumlah desa yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini juga terendam banjir. Sejumlah akses penunjang ekonomi warga pun mengalami kerusakan, salah satu nya infrastruktur jembatan yang hanyut terseret arus sungai.(#*)

TANJAB BARAT – Sejumlah Wilayah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat dilanda banjir. Salah satu yang terdampak terendam banjir tersebut yakni, Desa Tanjung Paku di Kecamatan Merlung.

Hujan deras yang menguyur sejak beberapa pekan terakhir ini. Setidaknya ada 36 Kepala Keluarga (KK) di desa ini terendam banjir akibat luapan aliran sungai pengabuan.

Tak cuma itu, luapan air sungai membuat akses keluar masuk ke Desa ini lumpuh total.

Kades Tanjung Paku, Marwanto membenarkan jika desa diwilayah nya
sejak beberapa hari lalu teredam banjir hingga menutupi akses jalan desa.

” Banjir terjadi sejak beberapa hari lalu. Karena Air Sungai Pengabuan meluap ke Jalan hingga Jum’at (19/11/21) malam Air masuk ke Rumah Warga. Selain itu akses keluar masuk Desa lumpuh Total,” Ujarnya.

Banjir yang melanda desa Tanjung Paku, kata dia ketinggian air mulai dari 70 Centimeter hingga 1 Meter. Menurutnya, penyebab Banjir imbas dari curah hujan cukup tinggi sehingga menyebabkan debit air Sungai meluap.

” Mungkin juga karena banyak perambahan Hutan dibarengi dengan Replanting Sawit sehingga ketika curah hujan tinggi resapan Air kurang. Padahal sejak beberapa tahun terakhir tidak terjadi Banjir. Baru ini terjadi lagi,” Ungkapnya.

Demikian ia mengungkapkan, untuk sementara ini hasil laporan Para Ketua RT setempat yang diterimanya, warga banjir terdampak banjir ini diperkirakan 36 KK.

” Jumlah warga terdampak dari RT 1, 2, 3, 4 dan 7 ada 36 KK terdampak,” jelasnya.

Terhadap Warga terdampak ini, dijelaskan nya saat ini diungsikan ke Tenda seadanya yang didirikan oleh Warga yang tidak terdampak Banjir secara Gotong Royong dan ada juga yang mengungsi ke Rumah keluarga masing-masing.

” Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Sementara ini warga terdampak kita ungsikan ke tenda seadanya yang dibuat Warga secara gotong royong. Termasuk Rumah saya juga terdampak, saat ini saya mengungsi ke Rumah orang tua,” Pungkasnya.

Sementara itu, informasi yang beredar sejumlah desa yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini juga terendam banjir. Sejumlah akses penunjang ekonomi warga pun mengalami kerusakan, salah satu nya infrastruktur jembatan yang hanyut terseret arus sungai.(#*)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Dihantam Tak Boat Dermaga di Teluk Kempas Rusak

Peristiwa

Breakingnews!!! Warga Temukan Mayat Bayi Perempuan Mengapung di Pelabuhan TPI Kuala Tungkal

Peristiwa

Diterjang Angin Puting Beliung, Rumah Warga Rusak Berat di Lubuk Kambing

Peristiwa

Bus ALS Berisi 40 Penumpang Terguling Kejurang di Merlung

Peristiwa

Abrasi Kembali Terjadi di Kelurahan Senyerang, Kapolres Himbau Warga Hati Hati Abrasi Susulan

Peristiwa

Kehilangan Tempat Tinggal, Wakapolres Tanjab Barat Sewakan Bedeng Untuk Anak Penyandang Disabilitas

Peristiwa

Kebakaran Melanda Pemukiman Warga di Kuala Tungkal

Peristiwa

Pimpret Media di Tanjabbar, Seret Akun Medsos dan FB tjb ke Polres Dengan Dalih ITE dan UU Pers