1.249 Titik Api Mengancam Tanjabbar, Pemkab Perkuat Komando Penanganan Karhutla

- Penulis Berita

Rabu, 16 September 2026 - 19:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR, TJ — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) memasuki fase yang membutuhkan respons lebih terkoordinasi. Hingga September 2026, tercatat 587 kejadian kebakaran dengan 1.249 titik api di wilayah tersebut.

 

Kondisi itu menjadi perhatian utama dalam Rapat Koordinasi Lanjutan Penanganan Karhutla Tahun 2026 yang digelar di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Rabu (16/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Rapat dibuka Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., dan dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, BMKG, Kejaksaan, instansi teknis, para camat hingga perwakilan perusahaan.

 

Dalam arahannya, Katamso menegaskan bahwa tingginya kejadian dan titik api tidak dapat ditangani hanya mengandalkan pemerintah. Pencegahan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, terutama perusahaan yang memiliki wilayah konsesi serta masyarakat yang beraktivitas membuka lahan.

 

“Penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ini merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi pemerintah, TNI, Polri, perusahaan, dan masyarakat,” tegas Katamso.

 

Ia meminta perusahaan memperketat pengawasan di wilayah konsesi, memastikan keberadaan Masyarakat Peduli Api (MPA) berjalan optimal, serta menjamin kesiapan personel dan peralatan agar setiap titik kebakaran dapat segera ditangani.

Di tingkat masyarakat, sosialisasi mengenai pembukaan lahan tanpa bakar juga diminta terus diperkuat. Polres dan Kodim didorong meningkatkan edukasi, sementara sektor kehutanan diharapkan mendukung penyediaan embung dan kanal sebagai bagian dari kesiapsiagaan di kawasan rawan kebakaran.

BACA JUGA  Udara Sangat Tidak Sehat, Dinas Pendidikan Tanjabbar Alihkan Sekolah ke Daring

 

Katamso juga meminta para camat membangun komunikasi aktif dengan perusahaan di wilayah masing-masing. Khusus Camat Tungkal Ilir dan Bram Itam, bersama DPMPTSP serta Dinas Lingkungan Hidup, diminta berkoordinasi dengan kepala desa untuk memperkuat pengaturan dan pengawasan terhadap aktivitas pembakaran arang.

 

“Yang kita perlukan adalah langkah konkret dan sinergi yang kuat. Setiap pihak harus memahami tugasnya, saling mendukung, dan bergerak cepat ketika muncul potensi kebakaran,” ujarnya.

 

Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Barat Hermansyah, S.STP., M.H., yang bertindak sebagai moderator, memaparkan hasil koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Dinas Kesehatan menyatakan kesiapan memantau kualitas udara, sementara BPBD dan Damkar menyiagakan personel serta peralatan untuk mendukung penanganan Karhutla. Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi melalui penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) apabila kondisi kabut asap membutuhkan kebijakan tersebut.

 

BMKG Provinsi Jambi turut memberikan paparan mengenai analisis curah hujan dan prospek iklim untuk dua dasarian berdasarkan kondisi per 15 September 2026.

 

Informasi tersebut menjadi salah satu dasar dalam membaca perkembangan cuaca dan potensi kebakaran ke depan.

Dari unsur TNI, Pasi Ops Kodim 0419/Tanjab Kapten Inf. Sigit Purnomo Rico memaparkan kesiapan personel, pemetaan kawasan rawan, penyiapan sumber air, hingga langkah deteksi dini dan penanganan kebakaran.

 

Sementara itu, Kabag Ops Polres Tanjung Jabung Barat AKP Hermanto, S.H., menyampaikan strategi kepolisian yang meliputi sosialisasi, patroli, pemantauan kawasan rawan, pemadaman dan pendinginan, serta penegakan hukum terhadap kasus Karhutla.

BACA JUGA  Helmi Dua Gol, Satpol PP Tanjabbar Tekuk P3P2KB-Perkim 3-1 dan Jaga Asa ke Semifinal OPD Cup 2026

 

Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa pemantauan kualitas udara dilakukan melalui 16 puskesmas sebanyak dua kali sehari. Langkah tersebut dilakukan untuk memantau potensi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Selain pemantauan, pembagian masker kepada masyarakat juga telah dilakukan sejak 24 Agustus 2026 sebagai langkah antisipasi terhadap dampak asap akibat Karhutla.

 

Dinas Perkebunan dan Peternakan dalam rakor tersebut menekankan pentingnya penerapan pembukaan lahan tanpa bakar (zero burning), deteksi dini, respons cepat, serta penguatan kelembagaan bagi pemegang IUP.

 

Upaya pencegahan, menurut dinas tersebut, harus dilakukan sejak indikasi awal potensi kebakaran teridentifikasi, sehingga api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat mengingatkan bahwa persoalan hukum dalam penanganan Karhutla tidak hanya berkaitan dengan tindakan pembakaran yang dilakukan secara sengaja, tetapi juga dapat menyangkut unsur kelalaian.

 

Karena itu, seluruh pihak yang memiliki tanggung jawab di wilayah kerja masing-masing diminta memastikan sistem pencegahan berjalan, termasuk kesiapan personel, sarana, dan peralatan penanggulangan kebakaran.

Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan Karhutla di Tanjung Jabung Barat tidak berhenti pada pemadaman, tetapi diperkuat melalui pencegahan, deteksi dini, kesiapsiagaan, hingga penegakan hukum.(*)

Berita Terkait

Jual Beras SPHP di Atas HET, Mitra Bulog Kuala Tungkal Terancam Diblacklist
Mardan Hasibuan Pimpin IBCA-MMA Tanjabbar 2026–2030, Pembinaan Atlet Muda Jadi Prioritas
Bulog Kuala Tungkal Perketat Pengawasan Penjualan Beras SPHP, Mitra Diminta Patuhi Aturan
Anwar Sadat Luncurkan SIPENA, Urusan Kepegawaian ASN Tanjabbar Kini Berbasis Digital
Desa Teluk Kulbi Masuk Calon Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Jambi 2026
Kebakaran di Tanjabbar Naik 74 Persen, 54 Kejadian Tercatat hingga Oktober 2026
Anwar Sadat Soroti Kabel Semrawut di Kuala Tungkal, Provider Internet Diminta Berbenah
Ritual hingga Hiburan Warnai HUT Klenteng Kuan Kong Bio Kuala Tungkal

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:11

Jual Beras SPHP di Atas HET, Mitra Bulog Kuala Tungkal Terancam Diblacklist

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:50

Bulog Kuala Tungkal Perketat Pengawasan Penjualan Beras SPHP, Mitra Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:48

Anwar Sadat Luncurkan SIPENA, Urusan Kepegawaian ASN Tanjabbar Kini Berbasis Digital

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31

Desa Teluk Kulbi Masuk Calon Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Jambi 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:44

Kebakaran di Tanjabbar Naik 74 Persen, 54 Kejadian Tercatat hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43

Anwar Sadat Soroti Kabel Semrawut di Kuala Tungkal, Provider Internet Diminta Berbenah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02

Ritual hingga Hiburan Warnai HUT Klenteng Kuan Kong Bio Kuala Tungkal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:40

IPK 3,92 dan Segudang Prestasi, Recha Oktaviani Safitri Wakili Wisudawan Universitas Baiturrahim

Berita Terbaru