mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tingkatkan Pelayanan Publik, Dishub Tanjabbar Hadirkan Inovasi Layanan Berbasis Digital  Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal

Home / Ekonomi

Kamis, 22 September 2022 - 19:57 WIB

Harga Beras Merangkak Naik di Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Harga beras di Pasar Tanggorajo, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir.

Hal ini diungkapkan, Pedagang Pasar Tanggo Rajo, Mahdi mengatakan dalam kurun waktu sebulan terakhir beras di pasaran dan tingkat pengecer sudah mulai mengalami kenaikan perlahan.

“Sudah sebulan ini lah naik, dari harga Rp 52 Ribu terus naik Rp 60 ribu sekarang sudah Rp 67 Ribu per 5 kilo ya kan ini beras premium merek kayu manis sama udang ketak,” katanya, Rabu (21/09/22).

BACA JUGA  Kapolda Jadi Pemateri LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Jambi

Sementara itu, beras biasa atau beras curah juga mengalami kenaikan dari harga biasa Rp8,500 saat ini terus mengalami kenaikan.

“Naik Rp 1 ribu dalam sebulan ini. Belum ada tanda tanda turun,” ujarnya.

Dia berharap harga beras tidak terus melonjak naik. Jika terus naik masyarakat juga akan kurang membeli beras dan mencari beras yang lebih murah.

“Biasanya beras premium beli yang 10 kg tapi sekarang banyak ke yang 5 kg.” Tandasnya.

BACA JUGA  Sinar Mas Gandeng Pijar Foundation - EdHeroes Berdayakan Sektor UMKM Perempuan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Isumar mengatakan terkait kenaikan beras itu pihaknya hanya melakukan pemantauan di pasar. Apalagi yang saat ini beras premium yang mengalami kenaikan.

“Yang naik itu beras premium  beras lokal tetap harganya,” ujarnya.

Dia mencontohkan  beras lokal yang masih tetap harganya yakni beras petani yang masih pada harga normal.

“Kalau beras ini yang digunakan untuk PNS masih di Rp10.200 saja.” Tandasnya. (*#)

TANJAB BARAT – Harga beras di Pasar Tanggorajo, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir.

Hal ini diungkapkan, Pedagang Pasar Tanggo Rajo, Mahdi mengatakan dalam kurun waktu sebulan terakhir beras di pasaran dan tingkat pengecer sudah mulai mengalami kenaikan perlahan.

“Sudah sebulan ini lah naik, dari harga Rp 52 Ribu terus naik Rp 60 ribu sekarang sudah Rp 67 Ribu per 5 kilo ya kan ini beras premium merek kayu manis sama udang ketak,” katanya, Rabu (21/09/22).

Sementara itu, beras biasa atau beras curah juga mengalami kenaikan dari harga biasa Rp8,500 saat ini terus mengalami kenaikan.

“Naik Rp 1 ribu dalam sebulan ini. Belum ada tanda tanda turun,” ujarnya.

Dia berharap harga beras tidak terus melonjak naik. Jika terus naik masyarakat juga akan kurang membeli beras dan mencari beras yang lebih murah.

“Biasanya beras premium beli yang 10 kg tapi sekarang banyak ke yang 5 kg.” Tandasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Isumar mengatakan terkait kenaikan beras itu pihaknya hanya melakukan pemantauan di pasar. Apalagi yang saat ini beras premium yang mengalami kenaikan.

“Yang naik itu beras premium  beras lokal tetap harganya,” ujarnya.

Dia mencontohkan  beras lokal yang masih tetap harganya yakni beras petani yang masih pada harga normal.

“Kalau beras ini yang digunakan untuk PNS masih di Rp10.200 saja.” Tandasnya. (*#)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Bertabur Promo dan Doorprize,PT Lise Permai Launching Perumahan Permata Hijau V

Ekonomi

Ombak Tinggi,Nelayan Tanjab Barat Kurangi Aktivitas Melaut

Ekonomi

Redam Gejolak Harga,Perum Bulog Kancab Kuala Tungkal Siapkan 600 Ton Beras

Ekonomi

Di Kepemimpinan UAS, Pertumbuhan Ekonomi Tanjabbar Semakin Membaik

Ekonomi

Warga Terjun Jaya Berkebun Buah Menjadi Penghasilan Yang Menjanjikan

Ekonomi

Sinar Mas Gandeng Pijar Foundation – EdHeroes Berdayakan Sektor UMKM Perempuan

Ekonomi

PT. LPPPI Berhasil Membudidayakan Tanaman Semangka Hingga Penen Mencapai 18 Ton

Ekonomi

Soal Timbangan Beras ASN Kurang, Syarifuddin Bilang DKP Lucu dan Tak Nyambung