mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah, Wabup Tanjabbar Hadiri Secara Virtual Lepas 376 CJH Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Pesan Khusus ke Jemaah Tinjau Pembangunan Box Culvert di Lintas Timur Jambi – Riau, Bupati Anwar Sadat Berharap Bantu Atasi Banjir  PD PABPDSI Kunker ke Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Ajak Dukung Program Prioritas Nasional  Sambut Kajari Baru Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Hal Ini 

Home / Berita

Sabtu, 19 Juni 2021 - 14:57 WIB

Kapolres Tanjab Barat Tegaskan Satgas Harus Tetap Bergerak Sampai Covid 19 Tidak Ada

Tanjab Barat – Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH selaku Wadan Satgas Covid-19 menegaskan bergerak dalam penanggulangan Covid-19 saat ini bukan hanya bermain diwarna zona.

Walaupun Zona Merah maupun Orange Satgas harus tetap bergerak hingga Covid-19 ini tidak ada.

Penegasan itu diutarakannya saat rapat dan evaluasi kegiatan Satgas Covid-19 di Pola Utama Kantor Bupati Tanjab Barat, Jumat (18/06/21).

BACA JUGA  Pemegang Paspor RI yang Hendak Bepergian ke Jerman dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi

Dalam rapat dipimpin Wakil Bupati Hairan, SH dan dihadiri stakeholder terkait ini, Kapolres juga menekankan agar semua pasien yang masuk rumah sakit harus di SWAB, jangan ketika sudah meninggal baru di SWAB.

“Pasien yang Isolasi mandiri juga harus didampingi mengenai Vitamin, keluhan, serta perkembangannya melalui via Call. Perhatikan Space, Staff, dan stuff untuk pasien isolasi,” ujarnya.

“Jika warga ingin isolasi mandiri, dilihat terlebih dahulu tempatnya, jika tidak memiliki lebih dari 1 kamar jangan di izinkan untuk isolasi mandiri,” imbuhnya.

BACA JUGA  Korem 042/Gapu Bekerjasama Dengan PT. LPPPI Lanjutkan Serbuan Vaksin di Kecamatan Tebing Tinggi

Untuk diketahui rapat ini dilaksanakan dalam rangka merumuskan langkah-langkah antisipasi penyerabaran dan penularan Virus Corona di Tanjab Barat yang saat ini kembali masuk dalam kategori Zona Merah.

Hasil kesepakatan rapat akan kembali diberlakukannya jam malam hingga batas pukul 23.00 WIB.

Tanjab Barat – Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH selaku Wadan Satgas Covid-19 menegaskan bergerak dalam penanggulangan Covid-19 saat ini bukan hanya bermain diwarna zona.

Walaupun Zona Merah maupun Orange Satgas harus tetap bergerak hingga Covid-19 ini tidak ada.

Penegasan itu diutarakannya saat rapat dan evaluasi kegiatan Satgas Covid-19 di Pola Utama Kantor Bupati Tanjab Barat, Jumat (18/06/21).

Dalam rapat dipimpin Wakil Bupati Hairan, SH dan dihadiri stakeholder terkait ini, Kapolres juga menekankan agar semua pasien yang masuk rumah sakit harus di SWAB, jangan ketika sudah meninggal baru di SWAB.

“Pasien yang Isolasi mandiri juga harus didampingi mengenai Vitamin, keluhan, serta perkembangannya melalui via Call. Perhatikan Space, Staff, dan stuff untuk pasien isolasi,” ujarnya.

“Jika warga ingin isolasi mandiri, dilihat terlebih dahulu tempatnya, jika tidak memiliki lebih dari 1 kamar jangan di izinkan untuk isolasi mandiri,” imbuhnya.

Untuk diketahui rapat ini dilaksanakan dalam rangka merumuskan langkah-langkah antisipasi penyerabaran dan penularan Virus Corona di Tanjab Barat yang saat ini kembali masuk dalam kategori Zona Merah.

Hasil kesepakatan rapat akan kembali diberlakukannya jam malam hingga batas pukul 23.00 WIB.

Share :

Baca Juga

Berita

Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Gelar Vaksinasi Tahap II bagi WBP

Berita

Keberangkatan Kembali di Tunda, CJH Tanjab Barat Tarik Setoran

Berita

Wakili Jambi, Dua Putra Putri Tanjabbar Ikut STQ Nasional XXVI Tahun 2021 di Maluku Utara

Berita

Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Gelar Pengajian  Rutin  dan Doa Bersama di Masjid At Taubah

Berita

Satlantas Polres Tanjab Barat dan Dinkes Lakukan Rapid Antigen di Terminal Pembengis

Berita

Antisipasi Covid-19,Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Sediakan Fasilitas Video Call Bagi Napi

Berita

Pengembalian Hasil Temuan BPK Tahun 2020 di Tanjab Barat Baru Mencapai Ratusan Juta

Berita

Isu Konflik Lahan SAD Jambi diangkat oleh Majalah Tempo Lewat Keberhasilan Edi Purwanto