mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Mewakili Bupati, Pj. Sekretaris Daerah Hadiri Rapat Paripurna ke Dua DPRD Kabupaten Tanjab Barat  Bupati Anwar Sadat Hadiri Penyerahan LHP LKPP 2023 Mewakili Bupati, Pj Sekda sampaikan nota pengantar rancangan perubahan KUA dan PPAS APBD TA 2024. Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar di Tahun Baru Islam 1446 H, Ajak Masyarakat Bermuhasabah Pembukaan MTQ ke-53 Kecamatan Tungkal Ilir: Bupati Anwar Sadat Serukan Semangat Cinta Al Qur’an

Home / Peristiwa

Rabu, 15 Februari 2023 - 20:46 WIB

Kebakaran di Gang Antara Warga Pertanyaan Hydrant Tidak Difungsikan

Hydrant yang berada di Lokasi kebakaran di Gang Antara Jalan Pelabuhan Tanjung Jabung Barat. FOTO :Lt

Hydrant yang berada di Lokasi kebakaran di Gang Antara Jalan Pelabuhan Tanjung Jabung Barat. FOTO :Lt

TANJAB BARAT – Saat terjadi musibah kebakaran di Gang Antara RT 14,16 dan RT 18 Kelurahan Tungkal III, Sabtu (11/2/23) lalu terlihat satu unit Hydrant tetapi tidak difungsikan untuk pemadaman.

Hal inipun menuai tanda tanya dari Warga Masyarakat yang turut memadamkan Api saat terjadinya kebakaran di Jalan Pelabuhan Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir tersebut.

Andi salah seorang Warga berharap kalau bisa Hydrant di tiap Kelurahan, RT yang dibangun bisa difungsikan.

” Kita lihat Hydrant di tiap Kelurahan, RT dibangun cuma banyak yang tidak berfungsi,” ungkapnya.

Sementara kata Andi dari sepengetahuan dirinya, biaya pembuatan dan pemeliharaan di DPRD kan ada jadi sangat disayangkan kalau tidak difungsikan.

” Seketika ada kejadian musibah  di Gang -Gang sempit seperti ini tidak berfungsi sia-sia sumber air (Hydrant,red),” katanya.

BACA JUGA  Tersangka Pembakaran Lahan Warga Pengabuan Terancam Hukuman Maksimal 10 Tahun

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanjung Jabung Barat Iswardi menjelaskan, pada dasarnya Hydrant ini berfungsi semua.

“Peran Hydrant itu bukan untuk pemadaman. Tetapi digunakan hanya pada saat pendinginan. Bukan seperti Hydrant di Kota-Kota besar yang begitu dibuka langsung menyemburkan Air,” ungkap Iswardi via telepon Rabu (15/2/23).

Dijelaskan Iswardi karena Hydrant ini hanya digunakan saat api sudah reda, sistem kerjanya Air dari Hydrant disedot dulu pada saat Air di Mobil habis karena tekanan Air dari Hydrant kecil.

” Jadi kalau kita sedot untuk pemadaman, antara hasil yang disedot dengan Air yang dikeluarkan itu tidak seimbang. Karena penyemprotan lebih cepat,” katanya.

BACA JUGA  Reaksi Cepat Bupati Bersama Kapolres Tanjab Barat Kunjungi Korban Kebakaran dan Berikan Bantuan

Sehubungan dengan pemeliharaan, pemeliharaannya tetap dilakukan hanya untuk mengetes pompa pembersihan sehingga tidak macet.

” Intinya saat digunakan jangan sampai tidak berfungsi itu saja,” ucap Iswardi.

Iswardi mengakui memang untuk penggunaan sumber Air Hydrant Damkar menggunakan mesin kecil untuk menyiram kondisi api sudah reda.

” Kalau kita gunakan mesin dengan tekanan 5 bar dalam waktu 5 Menit habis Air Sumur Hydrant ini. Itu namanya saja Hydrant tapi sebenarnya Sumur Bor pembantu,” jelasnya.

Ditambahkan Iswardi, jika sumber Air Hydrant digunakan untuk pemadaman semetara sistem kerjanya harus disedot dulu dan butuh waktu.

” Sementara kita sedot air api sudah menyebar dan makin banyak lagi Rumah yang terbakar,” sebutnya.

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Tiba di Kuala Tungkal Nelayan Tenggelam di Selat Berhala Langsung Dibawa Kerumah Duka

Peristiwa

Tidak Beri Khabar dan Angkat Telepon, Wanita di Kuala Tungkal Nekat Sembunyikan Motor Pacar

Peristiwa

Breaking News!! Kebakaran Hanguskan 2 Rumah Warga di Tebing Tinggi

Peristiwa

Kapal TB Bojoma 2906 Terbakar, Satu Orang ABK Tewas

Peristiwa

Tertimpa Pohon Tumbang,Rumah warga Mengalami Rusak Serius dan Seorang Terluka

Peristiwa

Abrasi Kembali Terjadi di Kelurahan Senyerang, Kapolres Himbau Warga Hati Hati Abrasi Susulan

Peristiwa

Kebakaran Pasar Teluk Nilau Mengalami Kerugian Hingga Milyaran Rupiah

Peristiwa

Longsor 2 Rumah Warga Senyerang Hanyut ke Sungai, Mushala Ikut Rusak