mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
APBD 2027 Mulai Dibahas, DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Udara Sangat Tidak Sehat, Dinas Pendidikan Tanjabbar Alihkan Sekolah ke Daring Hamdani Dorong Sinergi Pajak Kendaraan, DPRD Tanjabbar Kawal Keringanan untuk Masyarakat Surya Kurniawan Raih Predikat Kompeten UKW Jenjang Madya, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Jurnalistik Safari Jumat di Dusun Mudo, Anwar Sadat Tegaskan Jalan Jadi Prioritas dan Karhutla Tak Boleh Diabaikan

Home / Peristiwa

Rabu, 15 Februari 2023 - 20:46 WIB

Kebakaran di Gang Antara Warga Pertanyaan Hydrant Tidak Difungsikan

TANJAB BARAT – Saat terjadi musibah kebakaran di Gang Antara RT 14,16 dan RT 18 Kelurahan Tungkal III, Sabtu (11/2/23) lalu terlihat satu unit Hydrant tetapi tidak difungsikan untuk pemadaman.

Hal inipun menuai tanda tanya dari Warga Masyarakat yang turut memadamkan Api saat terjadinya kebakaran di Jalan Pelabuhan Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir tersebut.

Andi salah seorang Warga berharap kalau bisa Hydrant di tiap Kelurahan, RT yang dibangun bisa difungsikan.

” Kita lihat Hydrant di tiap Kelurahan, RT dibangun cuma banyak yang tidak berfungsi,” ungkapnya.

Sementara kata Andi dari sepengetahuan dirinya, biaya pembuatan dan pemeliharaan di DPRD kan ada jadi sangat disayangkan kalau tidak difungsikan.

” Seketika ada kejadian musibah  di Gang -Gang sempit seperti ini tidak berfungsi sia-sia sumber air (Hydrant,red),” katanya.

BACA JUGA  Kebakaran Hanguskan Satu Rumah Warga

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanjung Jabung Barat Iswardi menjelaskan, pada dasarnya Hydrant ini berfungsi semua.

“Peran Hydrant itu bukan untuk pemadaman. Tetapi digunakan hanya pada saat pendinginan. Bukan seperti Hydrant di Kota-Kota besar yang begitu dibuka langsung menyemburkan Air,” ungkap Iswardi via telepon Rabu (15/2/23).

Dijelaskan Iswardi karena Hydrant ini hanya digunakan saat api sudah reda, sistem kerjanya Air dari Hydrant disedot dulu pada saat Air di Mobil habis karena tekanan Air dari Hydrant kecil.

” Jadi kalau kita sedot untuk pemadaman, antara hasil yang disedot dengan Air yang dikeluarkan itu tidak seimbang. Karena penyemprotan lebih cepat,” katanya.

BACA JUGA  Asik Ngumpul Ngopi di Parit I Kuala Tungkal, Motor Digondol Maling

Sehubungan dengan pemeliharaan, pemeliharaannya tetap dilakukan hanya untuk mengetes pompa pembersihan sehingga tidak macet.

” Intinya saat digunakan jangan sampai tidak berfungsi itu saja,” ucap Iswardi.

Iswardi mengakui memang untuk penggunaan sumber Air Hydrant Damkar menggunakan mesin kecil untuk menyiram kondisi api sudah reda.

” Kalau kita gunakan mesin dengan tekanan 5 bar dalam waktu 5 Menit habis Air Sumur Hydrant ini. Itu namanya saja Hydrant tapi sebenarnya Sumur Bor pembantu,” jelasnya.

Ditambahkan Iswardi, jika sumber Air Hydrant digunakan untuk pemadaman semetara sistem kerjanya harus disedot dulu dan butuh waktu.

” Sementara kita sedot air api sudah menyebar dan makin banyak lagi Rumah yang terbakar,” sebutnya.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Longsor 2 Rumah Warga Senyerang Hanyut ke Sungai, Mushala Ikut Rusak

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah Warga

Peristiwa

Akibat Abrasi Lima Rumah Warga Rusak Berat

Peristiwa

Warga di Gegerkan Dengan Penemuan Sesosok Mayat di Kelurahan Tungkal II

Peristiwa

Tercebur ke Dalam Septictank Dua Anak di Pematang Lumut Meninggal Dunia

Peristiwa

Tiba di Kuala Tungkal Nelayan Tenggelam di Selat Berhala Langsung Dibawa Kerumah Duka

Peristiwa

Kandas di Perairan Kuala Kerang, Pompong Bermuatan Material Bangunan Karam

Peristiwa

Tertimpa Pohon Tumbang,Rumah warga Mengalami Rusak Serius dan Seorang Terluka