mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tingkatkan Pelayanan Publik, Dishub Tanjabbar Hadirkan Inovasi Layanan Berbasis Digital  Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal

Home / Peristiwa

Senin, 19 Desember 2022 - 20:39 WIB

Pekerjaan Alami Luka Bakar, Disnaker Tanjab Barat Panggil Pihak Petrochina

TANJAB BARAT – Kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara yang mengakibatkan 8 pekerja mengalami luka bakar.

Untuk itu Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tanjung Jabung Barat memanggil pihak PetroChina untuk minta pertanggungjawaban dan penjelasan terkait kejadian bocornya Pipa Line Gas tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tanjab Barat,Dianda Putra bahwa saat mendengar info pihaknya langsung menghubungi humas dan HRD petroChina dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

BACA JUGA  Pemkab Tanjab Barat Segara Buka Lelang Jabatan Untuk Umum

“Kita langsung menghubungi BPJS ketenagakerjaan dan memanggil pihak PetroChina pada hari ini Senin siang 19 Desember 2022,” jelasnya.

Pemanggilan hari ini kata Dianda,untuk minta tanggung jawab serta penjelasan lebih lanjut tentang kejadian ini.

“Kita minta penanganan yang lebih intensif dan profesional dari Pihak PetroChina dan Pihak terkait lainnya,”ungkapnya.

BACA JUGA  Uang dan Rumah Hangus Terbakar

Lanjutnya,saat ini 8 orang korban kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh masih dalam penanganan secara intensif di RS Siloam Jambi.

“Untuk korban yang dirawat di RS Siloam akan segera dievakuasi ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut, dan berdasarkan informasi dari pihak HRD PetroChina pagi ini, semua biaya akan ditanggung oleh petroChina,”tukasnya.

TANJAB BARAT – Kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara yang mengakibatkan 8 pekerja mengalami luka bakar.

Untuk itu Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tanjung Jabung Barat memanggil pihak PetroChina untuk minta pertanggungjawaban dan penjelasan terkait kejadian bocornya Pipa Line Gas tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tanjab Barat,Dianda Putra bahwa saat mendengar info pihaknya langsung menghubungi humas dan HRD petroChina dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Kita langsung menghubungi BPJS ketenagakerjaan dan memanggil pihak PetroChina pada hari ini Senin siang 19 Desember 2022,” jelasnya.

Pemanggilan hari ini kata Dianda,untuk minta tanggung jawab serta penjelasan lebih lanjut tentang kejadian ini.

“Kita minta penanganan yang lebih intensif dan profesional dari Pihak PetroChina dan Pihak terkait lainnya,”ungkapnya.

Lanjutnya,saat ini 8 orang korban kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh masih dalam penanganan secara intensif di RS Siloam Jambi.

“Untuk korban yang dirawat di RS Siloam akan segera dievakuasi ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut, dan berdasarkan informasi dari pihak HRD PetroChina pagi ini, semua biaya akan ditanggung oleh petroChina,”tukasnya.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Tiba di Kuala Tungkal Nelayan Tenggelam di Selat Berhala Langsung Dibawa Kerumah Duka

Peristiwa

Tercebur ke Dalam Septictank Dua Anak di Pematang Lumut Meninggal Dunia

Peristiwa

Puluhan Rumah Warga di Kelurahan Lubuk Kambing Terendam Banjir

Peristiwa

Korban Tenggelam di Senyerang Ditemukan

Peristiwa

Jarang Ngantor, LSM Petisi Desak Kemendagri Evaluasi Kinerja Wabup Tanjabbar

Peristiwa

Sempat di Angkat Pelaku, Seorang Siswi Lolos Dari Dugaan Penculikan Begini Kronologinya

Peristiwa

Kandas di Perairan Kuala Kerang, Pompong Bermuatan Material Bangunan Karam

Peristiwa

Tidak Beri Khabar dan Angkat Telepon, Wanita di Kuala Tungkal Nekat Sembunyikan Motor Pacar