mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Peristiwa

Senin, 19 Desember 2022 - 20:39 WIB

Pekerjaan Alami Luka Bakar, Disnaker Tanjab Barat Panggil Pihak Petrochina

TANJAB BARAT – Kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara yang mengakibatkan 8 pekerja mengalami luka bakar.

Untuk itu Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tanjung Jabung Barat memanggil pihak PetroChina untuk minta pertanggungjawaban dan penjelasan terkait kejadian bocornya Pipa Line Gas tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tanjab Barat,Dianda Putra bahwa saat mendengar info pihaknya langsung menghubungi humas dan HRD petroChina dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

BACA JUGA  Dilanda Banjir, Akses Jalan di Desa Tanjung Paku Lumpuh Total

“Kita langsung menghubungi BPJS ketenagakerjaan dan memanggil pihak PetroChina pada hari ini Senin siang 19 Desember 2022,” jelasnya.

Pemanggilan hari ini kata Dianda,untuk minta tanggung jawab serta penjelasan lebih lanjut tentang kejadian ini.

“Kita minta penanganan yang lebih intensif dan profesional dari Pihak PetroChina dan Pihak terkait lainnya,”ungkapnya.

BACA JUGA  Kondisi Covid 19, MTQ Ke 50 Tingkat Provinsi Diusulkan di Undur

Lanjutnya,saat ini 8 orang korban kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh masih dalam penanganan secara intensif di RS Siloam Jambi.

“Untuk korban yang dirawat di RS Siloam akan segera dievakuasi ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut, dan berdasarkan informasi dari pihak HRD PetroChina pagi ini, semua biaya akan ditanggung oleh petroChina,”tukasnya.

TANJAB BARAT – Kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara yang mengakibatkan 8 pekerja mengalami luka bakar.

Untuk itu Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tanjung Jabung Barat memanggil pihak PetroChina untuk minta pertanggungjawaban dan penjelasan terkait kejadian bocornya Pipa Line Gas tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tanjab Barat,Dianda Putra bahwa saat mendengar info pihaknya langsung menghubungi humas dan HRD petroChina dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Kita langsung menghubungi BPJS ketenagakerjaan dan memanggil pihak PetroChina pada hari ini Senin siang 19 Desember 2022,” jelasnya.

Pemanggilan hari ini kata Dianda,untuk minta tanggung jawab serta penjelasan lebih lanjut tentang kejadian ini.

“Kita minta penanganan yang lebih intensif dan profesional dari Pihak PetroChina dan Pihak terkait lainnya,”ungkapnya.

Lanjutnya,saat ini 8 orang korban kebocoran Pipa Line Gas Neb#9 RT. 06 Desa Pematang Buluh masih dalam penanganan secara intensif di RS Siloam Jambi.

“Untuk korban yang dirawat di RS Siloam akan segera dievakuasi ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut, dan berdasarkan informasi dari pihak HRD PetroChina pagi ini, semua biaya akan ditanggung oleh petroChina,”tukasnya.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Tabung Senapan Angin Meledak, Seorang Remaja Meninggal

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah Warga

Peristiwa

Dihantam Tak Boat Dermaga di Teluk Kempas Rusak

Peristiwa

Diduga Melakukan Pencabulan Anak Kandung,Seorang Ayah di Tanjab Barat Dilaporkan

Peristiwa

Mencari Solusi Permanen Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Jambi

Peristiwa

BREAKING NEWS : Kebakaran Terjadi di Perumahan BTN Permata Hijau Kuala Tungkal 

Peristiwa

Ditinggal Istri Bekerja,Suami Meninggal Gantung Diri

Peristiwa

Kebakaran di Gang Antara Warga Pertanyaan Hydrant Tidak Difungsikan