mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Pemerintahan

Selasa, 31 Agustus 2021 - 16:15 WIB

Pemkab Tanjab Barat Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Secara Terbatas

Tanjab Barat – Status Level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat membuka peluang dilaksanakan kembali pembelajaran atau sekolah tatap muka secara terbatas.

Sehingga, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini tengah mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk dilaksanakan dalam waktu dekat.

Hal itu telah dibahasa dalam Rapat Terbatas Satgas Covid-19 Tanjab Barat dipimpin oleh Bupati H. Anwar Sadat di Rumah Dinas Bupati, Senin (30/08/21) malam.

Dalam rapat tersebut Bupati memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan sejumlah sekenario persiapan.

“Sebelum dimulai harus tracing dulu terus tracking, treatment dan vaksinasi,” kata Bupati.

Disebutkan Bupati, Pembelajaran Tatap Muka yang berada di desa atau daerah terpencil bisa dilaksanakan sebanyak 50%, dikarenakan masih terkendala adanya signal dan masih kurangnya kedatangan dari masyarakat luar.

BACA JUGA  Lepas 398 Jamaah Haji, Bupati Anwar Sadat: Semoga Mendapat Berkah Luar Biasa

Sementara Pembelajaran Tatap Muka di dalam kota dilaksanakan dengan jumlah 33 % ini diterapkan dikarenakan mobilitas masyarakat yang banyak di dalam Kota.

Selain itu, guru-guru dan siswa 12 tahun keatas diwajibkan untuk divaksin. Kemudian sekolah wajib menyediakan sarana dan penerapan prokes ketat.

“Sebelum PTM, agar para pelajar melakukan vaksinasi terlebih dahulu. Selain itu, protokol kesehatan (Prokes) akan diperketat serta melakukan tracing,” kata Bupati.

Sementara Kadis Dikbud, Martunis M. Yusuf mengatakan terkait dengan rumusan PPKM Level 3 dan terkait dengan PTM ini, pihaknya telah melaksanakan rapat dengan Kepala Sekolah dengan melihat 11 data kesiapan penerapan Protokol Kesehatan dalam pembelajaran Tatap Muka.

Sementara Tenaga Pendidik yang telah divaksinasi kata Martunis sudah mencapai 80%.

“Pembelajaran Tatap Muka Terbatas ini kami telah mempetakan terkait zona-zona yang berada di Desa dan Kelurahan, dan dengan situasi tersebut pembelajaran Tatap Muka akan kami laksanakan,” sebutnya.

BACA JUGA  Komitmen Dukung Ekonomi Desa, Wabup Katamso Terima Asosiasi BUMDesma LKD

Selanjutnya PTM nantinya akan ditindak lanjuti dengan keputusan Kepala Dinas Pendidikan untuk batasan jumlah siswa tatap muka, terdapat pembatasan maksimal dalam pelaksanaannya diterapkan dengan keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Rapat dihadiri Wakil Bupati, Hairan, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, Kapolres AKBP Muharman Arta, SIK. Sekda H. Agus Sanusi, Asisten I, Kepala Dinas BPBD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Parpora, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Koperindag, Kepala dinas PMD, Kepala dinas Pendidikan, Kasat Pol PP. Kemudian Kabag Hukum, Kabag Tapem dan Direktur Rumah Sakit KH. Daud Arif.(#Mr)

Tanjab Barat – Status Level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat membuka peluang dilaksanakan kembali pembelajaran atau sekolah tatap muka secara terbatas.

Sehingga, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini tengah mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk dilaksanakan dalam waktu dekat.

Hal itu telah dibahasa dalam Rapat Terbatas Satgas Covid-19 Tanjab Barat dipimpin oleh Bupati H. Anwar Sadat di Rumah Dinas Bupati, Senin (30/08/21) malam.

Dalam rapat tersebut Bupati memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan sejumlah sekenario persiapan.

“Sebelum dimulai harus tracing dulu terus tracking, treatment dan vaksinasi,” kata Bupati.

Disebutkan Bupati, Pembelajaran Tatap Muka yang berada di desa atau daerah terpencil bisa dilaksanakan sebanyak 50%, dikarenakan masih terkendala adanya signal dan masih kurangnya kedatangan dari masyarakat luar.

Sementara Pembelajaran Tatap Muka di dalam kota dilaksanakan dengan jumlah 33 % ini diterapkan dikarenakan mobilitas masyarakat yang banyak di dalam Kota.

Selain itu, guru-guru dan siswa 12 tahun keatas diwajibkan untuk divaksin. Kemudian sekolah wajib menyediakan sarana dan penerapan prokes ketat.

“Sebelum PTM, agar para pelajar melakukan vaksinasi terlebih dahulu. Selain itu, protokol kesehatan (Prokes) akan diperketat serta melakukan tracing,” kata Bupati.

Sementara Kadis Dikbud, Martunis M. Yusuf mengatakan terkait dengan rumusan PPKM Level 3 dan terkait dengan PTM ini, pihaknya telah melaksanakan rapat dengan Kepala Sekolah dengan melihat 11 data kesiapan penerapan Protokol Kesehatan dalam pembelajaran Tatap Muka.

Sementara Tenaga Pendidik yang telah divaksinasi kata Martunis sudah mencapai 80%.

“Pembelajaran Tatap Muka Terbatas ini kami telah mempetakan terkait zona-zona yang berada di Desa dan Kelurahan, dan dengan situasi tersebut pembelajaran Tatap Muka akan kami laksanakan,” sebutnya.

Selanjutnya PTM nantinya akan ditindak lanjuti dengan keputusan Kepala Dinas Pendidikan untuk batasan jumlah siswa tatap muka, terdapat pembatasan maksimal dalam pelaksanaannya diterapkan dengan keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Rapat dihadiri Wakil Bupati, Hairan, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, Kapolres AKBP Muharman Arta, SIK. Sekda H. Agus Sanusi, Asisten I, Kepala Dinas BPBD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Parpora, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Koperindag, Kepala dinas PMD, Kepala dinas Pendidikan, Kasat Pol PP. Kemudian Kabag Hukum, Kabag Tapem dan Direktur Rumah Sakit KH. Daud Arif.(#Mr)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Dapat Berdayakan Beras Petani Lokal Buat Bansos

Pemerintahan

Pjs Bupati Tanjabbar Hadiri Paripurna Penetapan Pimpinan DPRD Masa Jabatan 2024-2029

Pemerintahan

Gubernur Jambi Dikabarkan Akan Tinjau Korban Kebakaran Di Parit 1 Kuala Tungkal.

Pemerintahan

Bupati Hadiri Launching ‘ LIDIA’ di Kemenag Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tinjau Ikon Wisata Jembatan Rawa Karindangan Pematang Buluh

Pemerintahan

Safari Jum’at di Desa Purwodadi,Ini Pesan Pjs Bupati Tanjabbar

Pemerintahan

Lomba Senam Sekolah Dasar, Wabup Katamso Dorong Gaya Hidup Sehat dan Anak Berprestasi

Pemerintahan

Terharu, Korban Kebakaran Peluk Erat Wabup Tanjab Barat