mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tingkatkan Pelayanan Publik, Dishub Tanjabbar Hadirkan Inovasi Layanan Berbasis Digital  Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal

Home / Pemerintahan

Selasa, 31 Agustus 2021 - 16:15 WIB

Pemkab Tanjab Barat Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Secara Terbatas

Tanjab Barat – Status Level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat membuka peluang dilaksanakan kembali pembelajaran atau sekolah tatap muka secara terbatas.

Sehingga, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini tengah mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk dilaksanakan dalam waktu dekat.

Hal itu telah dibahasa dalam Rapat Terbatas Satgas Covid-19 Tanjab Barat dipimpin oleh Bupati H. Anwar Sadat di Rumah Dinas Bupati, Senin (30/08/21) malam.

Dalam rapat tersebut Bupati memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan sejumlah sekenario persiapan.

“Sebelum dimulai harus tracing dulu terus tracking, treatment dan vaksinasi,” kata Bupati.

Disebutkan Bupati, Pembelajaran Tatap Muka yang berada di desa atau daerah terpencil bisa dilaksanakan sebanyak 50%, dikarenakan masih terkendala adanya signal dan masih kurangnya kedatangan dari masyarakat luar.

BACA JUGA  Sekda Tanjab Barat Buka Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah

Sementara Pembelajaran Tatap Muka di dalam kota dilaksanakan dengan jumlah 33 % ini diterapkan dikarenakan mobilitas masyarakat yang banyak di dalam Kota.

Selain itu, guru-guru dan siswa 12 tahun keatas diwajibkan untuk divaksin. Kemudian sekolah wajib menyediakan sarana dan penerapan prokes ketat.

“Sebelum PTM, agar para pelajar melakukan vaksinasi terlebih dahulu. Selain itu, protokol kesehatan (Prokes) akan diperketat serta melakukan tracing,” kata Bupati.

Sementara Kadis Dikbud, Martunis M. Yusuf mengatakan terkait dengan rumusan PPKM Level 3 dan terkait dengan PTM ini, pihaknya telah melaksanakan rapat dengan Kepala Sekolah dengan melihat 11 data kesiapan penerapan Protokol Kesehatan dalam pembelajaran Tatap Muka.

Sementara Tenaga Pendidik yang telah divaksinasi kata Martunis sudah mencapai 80%.

“Pembelajaran Tatap Muka Terbatas ini kami telah mempetakan terkait zona-zona yang berada di Desa dan Kelurahan, dan dengan situasi tersebut pembelajaran Tatap Muka akan kami laksanakan,” sebutnya.

BACA JUGA  Bunda PAUD Tanjab barat Lakukan Pendampingan Menuju Paud Holistic Integratif di PAUD KB Anggrek 1

Selanjutnya PTM nantinya akan ditindak lanjuti dengan keputusan Kepala Dinas Pendidikan untuk batasan jumlah siswa tatap muka, terdapat pembatasan maksimal dalam pelaksanaannya diterapkan dengan keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Rapat dihadiri Wakil Bupati, Hairan, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, Kapolres AKBP Muharman Arta, SIK. Sekda H. Agus Sanusi, Asisten I, Kepala Dinas BPBD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Parpora, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Koperindag, Kepala dinas PMD, Kepala dinas Pendidikan, Kasat Pol PP. Kemudian Kabag Hukum, Kabag Tapem dan Direktur Rumah Sakit KH. Daud Arif.(#Mr)

Tanjab Barat – Status Level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat membuka peluang dilaksanakan kembali pembelajaran atau sekolah tatap muka secara terbatas.

Sehingga, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini tengah mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk dilaksanakan dalam waktu dekat.

Hal itu telah dibahasa dalam Rapat Terbatas Satgas Covid-19 Tanjab Barat dipimpin oleh Bupati H. Anwar Sadat di Rumah Dinas Bupati, Senin (30/08/21) malam.

Dalam rapat tersebut Bupati memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan sejumlah sekenario persiapan.

“Sebelum dimulai harus tracing dulu terus tracking, treatment dan vaksinasi,” kata Bupati.

Disebutkan Bupati, Pembelajaran Tatap Muka yang berada di desa atau daerah terpencil bisa dilaksanakan sebanyak 50%, dikarenakan masih terkendala adanya signal dan masih kurangnya kedatangan dari masyarakat luar.

Sementara Pembelajaran Tatap Muka di dalam kota dilaksanakan dengan jumlah 33 % ini diterapkan dikarenakan mobilitas masyarakat yang banyak di dalam Kota.

Selain itu, guru-guru dan siswa 12 tahun keatas diwajibkan untuk divaksin. Kemudian sekolah wajib menyediakan sarana dan penerapan prokes ketat.

“Sebelum PTM, agar para pelajar melakukan vaksinasi terlebih dahulu. Selain itu, protokol kesehatan (Prokes) akan diperketat serta melakukan tracing,” kata Bupati.

Sementara Kadis Dikbud, Martunis M. Yusuf mengatakan terkait dengan rumusan PPKM Level 3 dan terkait dengan PTM ini, pihaknya telah melaksanakan rapat dengan Kepala Sekolah dengan melihat 11 data kesiapan penerapan Protokol Kesehatan dalam pembelajaran Tatap Muka.

Sementara Tenaga Pendidik yang telah divaksinasi kata Martunis sudah mencapai 80%.

“Pembelajaran Tatap Muka Terbatas ini kami telah mempetakan terkait zona-zona yang berada di Desa dan Kelurahan, dan dengan situasi tersebut pembelajaran Tatap Muka akan kami laksanakan,” sebutnya.

Selanjutnya PTM nantinya akan ditindak lanjuti dengan keputusan Kepala Dinas Pendidikan untuk batasan jumlah siswa tatap muka, terdapat pembatasan maksimal dalam pelaksanaannya diterapkan dengan keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Rapat dihadiri Wakil Bupati, Hairan, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, Kapolres AKBP Muharman Arta, SIK. Sekda H. Agus Sanusi, Asisten I, Kepala Dinas BPBD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Parpora, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Koperindag, Kepala dinas PMD, Kepala dinas Pendidikan, Kasat Pol PP. Kemudian Kabag Hukum, Kabag Tapem dan Direktur Rumah Sakit KH. Daud Arif.(#Mr)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Terkait Pengembangan Ekraf,Bupati Anwar Sadat Lakukan Kunjungan Studi Tiru Ke Pemkab Pasuruan Jawa Timur 

Pemerintahan

Ketua Dekranasda Harapkan Pengurus Dekranasda Komitmen Mengembangkan Kerajinan Khas Daerah Tanjab Barat

Pemerintahan

Lantik Dewan Pengawas Tirta Pengabuan. Bupati:Kita Harapkan Dapat Bekerja Dengan Baik

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Buka Secara Resmi Kejurprov Catur Tahun 2022

Pemerintahan

Bantah Galang Dana Pernikahan Anak Bupati,Angsori: Informasi Itu Tidak Benar dan Hanya Ingin Merusak Citra Bupati

Pemerintahan

Buka Liga Asosiasi Futsal Kabupaten Tanjab Barat 2024, Bupati : Semoga Melahirkan Pemain yang Berbakat

Pemerintahan

Sekda Gelar Rapat Persiapan Peringatan HUT RI ke-78 dan Hari Jadi ke – 58 Tanjab Barat 

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Terima Langsung Penghargaan Percepatan Penanganan Stunting Dari Menteri Kesehatan RI