mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Peristiwa

Kamis, 9 September 2021 - 20:11 WIB

Tercebur ke Dalam Septictank Dua Anak di Pematang Lumut Meninggal Dunia

Tanjab Barat – Dua anak di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat dikabarkan meninggal dunia, Kamis (09/8/21).

Informasi dihimpun peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Kedua anak tersebut ditemukan oleh orang taunya di dalam Kolam Septictank Bangunan Ruko yang belum siap tidak jauh dari rumah korban.

Kedua anak tersebut sempat dilarikan ke Puskesmas Sukorejo namun tak sempat tertolong lagi dan meninggal.

Kapolsek Betara AKP S. Harefa, SE, MM membenarkan peristiwa terjadi di wilayahnya itu.

“Kedua anak tersebut yakni Allifa Alfa Kamala (5) dan Muhammad Kenzi Meldi (4) warga RT, 11 Dusun Pasar Desa Pematang Lumut Kec. Betara,” ungkap Kapolsek, Kamis (09/09/21)

BACA JUGA  Kehilangan Tempat Tinggal, Wakapolres Tanjab Barat Sewakan Bedeng Untuk Anak Penyandang Disabilitas

Kaposlek mengatakan berdasarkan keterangkan saksi-saki, sekitar pukul 11.30 WIB kedua anak tersebut  bermain, namun beberapa saat tidak pulang, sehingga orang tuanya mencari.

Jumardi (36) ayah dari korban Muhammad Kenzi Meldi mencari anaknya di sekitar Bangunan Ruko dan melihat sendal anaknya terapung dilokasi kolam yang rencana digunakan untuk septictank bangunan ruko yang belum siap.

Kedua orang tua korban langsung mencari ke dalam kolam tersebut dan menemukan kedua anak di dalam kolam.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan pihak Puskesmas Sukerejo Kecamatan Betara terhadap korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata AKP Harefa.

BACA JUGA  Pemkab Tanjabbar Gelar Upacara Peringati Hari Pahlawan

Lebih lanjut disampaikan Kapolsek Betara, Korban atas nama Allifa Alfa Kamala telah dimakamkan di TPU Desa Pematang Buluh sekira pukul 16.45 WIB.

“Korban Muhammad Kenzi Meldi telah dibawa ke Padang – Sumbar untuk dimakamkan dan berangkat sekira pukul 16.15 Wib dari rumah duka di Pematang Lumut,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, dari hasil rekaman CCTV salah satu warga bahwa kedua korban benar bermain ke arah bangunan ruko yang belum siap tersebut. Saat ini TKP kolam tersebut telah dipasang garis polisi.

Tanjab Barat – Dua anak di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat dikabarkan meninggal dunia, Kamis (09/8/21).

Informasi dihimpun peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Kedua anak tersebut ditemukan oleh orang taunya di dalam Kolam Septictank Bangunan Ruko yang belum siap tidak jauh dari rumah korban.

Kedua anak tersebut sempat dilarikan ke Puskesmas Sukorejo namun tak sempat tertolong lagi dan meninggal.

Kapolsek Betara AKP S. Harefa, SE, MM membenarkan peristiwa terjadi di wilayahnya itu.

“Kedua anak tersebut yakni Allifa Alfa Kamala (5) dan Muhammad Kenzi Meldi (4) warga RT, 11 Dusun Pasar Desa Pematang Lumut Kec. Betara,” ungkap Kapolsek, Kamis (09/09/21)

Kaposlek mengatakan berdasarkan keterangkan saksi-saki, sekitar pukul 11.30 WIB kedua anak tersebut  bermain, namun beberapa saat tidak pulang, sehingga orang tuanya mencari.

Jumardi (36) ayah dari korban Muhammad Kenzi Meldi mencari anaknya di sekitar Bangunan Ruko dan melihat sendal anaknya terapung dilokasi kolam yang rencana digunakan untuk septictank bangunan ruko yang belum siap.

Kedua orang tua korban langsung mencari ke dalam kolam tersebut dan menemukan kedua anak di dalam kolam.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan pihak Puskesmas Sukerejo Kecamatan Betara terhadap korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata AKP Harefa.

Lebih lanjut disampaikan Kapolsek Betara, Korban atas nama Allifa Alfa Kamala telah dimakamkan di TPU Desa Pematang Buluh sekira pukul 16.45 WIB.

“Korban Muhammad Kenzi Meldi telah dibawa ke Padang – Sumbar untuk dimakamkan dan berangkat sekira pukul 16.15 Wib dari rumah duka di Pematang Lumut,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, dari hasil rekaman CCTV salah satu warga bahwa kedua korban benar bermain ke arah bangunan ruko yang belum siap tersebut. Saat ini TKP kolam tersebut telah dipasang garis polisi.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Bupati Anwar Sadat Kunjungi dan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Kelurahan Betara Kiri

Peristiwa

Sempat di Angkat Pelaku, Seorang Siswi Lolos Dari Dugaan Penculikan Begini Kronologinya

Peristiwa

Mencari Solusi Permanen Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Jambi

Peristiwa

Longsor 2 Rumah Warga Senyerang Hanyut ke Sungai, Mushala Ikut Rusak

Peristiwa

Diduga Abrasi Ombak Kapal,Dua Rumah di Kecamatan Senyerang Amblas Satu Musolah Rusak

Peristiwa

Breaking News!!!  Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Tanjab Barat

Peristiwa

Uang dan Rumah Hangus Terbakar

Peristiwa

Mengalami Abrasi Sungai, Delapan Rumah Warga Parit Deli Longsor