mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2027 Bupati Anwar Sadat Dukung UMKM Ecoprint Kuala Dasal, Potensi Lokal Resam Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas  Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton Panen Raya Melon Kuala Dasal Tembus Pasar Batam dan Jakarta, Bupati Dorong Jadi Model Pertanian Modern Warga Desa Kemuning Kini Bernapas Lega, Pembakaran Tempurung Kelapa Beralih ke Siang Hari Sesuai Aturan Bupati

Home / Peristiwa

Kamis, 9 September 2021 - 20:11 WIB

Tercebur ke Dalam Septictank Dua Anak di Pematang Lumut Meninggal Dunia

Tanjab Barat – Dua anak di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat dikabarkan meninggal dunia, Kamis (09/8/21).

Informasi dihimpun peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Kedua anak tersebut ditemukan oleh orang taunya di dalam Kolam Septictank Bangunan Ruko yang belum siap tidak jauh dari rumah korban.

Kedua anak tersebut sempat dilarikan ke Puskesmas Sukorejo namun tak sempat tertolong lagi dan meninggal.

Kapolsek Betara AKP S. Harefa, SE, MM membenarkan peristiwa terjadi di wilayahnya itu.

“Kedua anak tersebut yakni Allifa Alfa Kamala (5) dan Muhammad Kenzi Meldi (4) warga RT, 11 Dusun Pasar Desa Pematang Lumut Kec. Betara,” ungkap Kapolsek, Kamis (09/09/21)

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Hadiri Isra'Miraj di Masjid Assa'adah Desa Sungai Terap

Kaposlek mengatakan berdasarkan keterangkan saksi-saki, sekitar pukul 11.30 WIB kedua anak tersebut  bermain, namun beberapa saat tidak pulang, sehingga orang tuanya mencari.

Jumardi (36) ayah dari korban Muhammad Kenzi Meldi mencari anaknya di sekitar Bangunan Ruko dan melihat sendal anaknya terapung dilokasi kolam yang rencana digunakan untuk septictank bangunan ruko yang belum siap.

Kedua orang tua korban langsung mencari ke dalam kolam tersebut dan menemukan kedua anak di dalam kolam.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan pihak Puskesmas Sukerejo Kecamatan Betara terhadap korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata AKP Harefa.

BACA JUGA  Tunjukan Kepedulian Bupati Tanjab Barat Jenguk Pengawas Pemilu yang Sakit

Lebih lanjut disampaikan Kapolsek Betara, Korban atas nama Allifa Alfa Kamala telah dimakamkan di TPU Desa Pematang Buluh sekira pukul 16.45 WIB.

“Korban Muhammad Kenzi Meldi telah dibawa ke Padang – Sumbar untuk dimakamkan dan berangkat sekira pukul 16.15 Wib dari rumah duka di Pematang Lumut,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, dari hasil rekaman CCTV salah satu warga bahwa kedua korban benar bermain ke arah bangunan ruko yang belum siap tersebut. Saat ini TKP kolam tersebut telah dipasang garis polisi.

Tanjab Barat – Dua anak di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat dikabarkan meninggal dunia, Kamis (09/8/21).

Informasi dihimpun peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Kedua anak tersebut ditemukan oleh orang taunya di dalam Kolam Septictank Bangunan Ruko yang belum siap tidak jauh dari rumah korban.

Kedua anak tersebut sempat dilarikan ke Puskesmas Sukorejo namun tak sempat tertolong lagi dan meninggal.

Kapolsek Betara AKP S. Harefa, SE, MM membenarkan peristiwa terjadi di wilayahnya itu.

“Kedua anak tersebut yakni Allifa Alfa Kamala (5) dan Muhammad Kenzi Meldi (4) warga RT, 11 Dusun Pasar Desa Pematang Lumut Kec. Betara,” ungkap Kapolsek, Kamis (09/09/21)

Kaposlek mengatakan berdasarkan keterangkan saksi-saki, sekitar pukul 11.30 WIB kedua anak tersebut  bermain, namun beberapa saat tidak pulang, sehingga orang tuanya mencari.

Jumardi (36) ayah dari korban Muhammad Kenzi Meldi mencari anaknya di sekitar Bangunan Ruko dan melihat sendal anaknya terapung dilokasi kolam yang rencana digunakan untuk septictank bangunan ruko yang belum siap.

Kedua orang tua korban langsung mencari ke dalam kolam tersebut dan menemukan kedua anak di dalam kolam.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan pihak Puskesmas Sukerejo Kecamatan Betara terhadap korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata AKP Harefa.

Lebih lanjut disampaikan Kapolsek Betara, Korban atas nama Allifa Alfa Kamala telah dimakamkan di TPU Desa Pematang Buluh sekira pukul 16.45 WIB.

“Korban Muhammad Kenzi Meldi telah dibawa ke Padang – Sumbar untuk dimakamkan dan berangkat sekira pukul 16.15 Wib dari rumah duka di Pematang Lumut,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, dari hasil rekaman CCTV salah satu warga bahwa kedua korban benar bermain ke arah bangunan ruko yang belum siap tersebut. Saat ini TKP kolam tersebut telah dipasang garis polisi.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kehilangan Tempat Tinggal, Wakapolres Tanjab Barat Sewakan Bedeng Untuk Anak Penyandang Disabilitas

Peristiwa

Tiba di Kuala Tungkal Nelayan Tenggelam di Selat Berhala Langsung Dibawa Kerumah Duka

Peristiwa

Kandas di Perairan Kuala Kerang, Pompong Bermuatan Material Bangunan Karam

Peristiwa

Kapal TB Bojoma 2906 Terbakar, Satu Orang ABK Tewas

Peristiwa

Kebakaran di Kuala Tungkal, 14 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Peristiwa

BREAKING NEWS : Kebakaran Terjadi di Perumahan BTN Permata Hijau Kuala Tungkal 

Peristiwa

Kebakaran di Gang Antara Warga Pertanyaan Hydrant Tidak Difungsikan

Peristiwa

Soal Perbaikan Dermaga Desa Sungai Landak Pemkab Tanjab Barat Akan Rapat Lanjutan Dengan PT AMN