mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Paripurna DPRD Bentuk Pansus Empat Ranperda, Bupati Anwar Sadat Apresiasi Dukungan Fraksi Bupati Anwar Sadat Tegaskan Sinergi Eksekutif-Legislatif dalam Pembahasan Ranperda di Paripurna DPRD Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Mushola SMKN 1 Tanjabbar, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa Wabup Katamso Dorong Pengembangan Bisnis Mangrove Berkelanjutan untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Jadikan Pangkal Babu Living Laboratory, Wabup Katamso Sambut Program Penguatan Ekonomi Berbasis Manggrove 

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 6 November 2024 - 20:08 WIB

Jadi Pembicara di FGD, Pjs Bupati Tanjabbar Paparkan Kebijakan Tata Kelola BUMD, BLUD Kesehatan

JAMBI, TJ – Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Tanjung Jabung Barat, dr. Ferry Kusnadi, Sp.OG., M.M., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, turut hadir dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang membahas *Penguatan Tata Kelola BUMD, BLUD Kesehatan, dan BUM Desa* untuk mendukung kontribusi optimal dalam pembangunan daerah. Acara tersebut berlangsung pada Selasa, 5 November 2024, di Aula Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jambi, di Jl. Hus Cokroaminoto No. 107, Kota Jambi.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Mardiyanto Arif Rakhmadi, yang mengapresiasi inisiatif untuk mengembangkan tata kelola yang lebih baik di sektor BUMD dan BLUD Kesehatan. Hadir dalam acara ini sejumlah pejabat penting, termasuk kepala dinas kesehatan se-Provinsi Jambi, kepala bagian ekonomi, serta direktur BLUD dan BUMD di seluruh Provinsi Jambi.

BACA JUGA  Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Bupati: Yakin Membawa Semangat Baru

Dalam kesempatan tersebut, Pjs. Bupati Tanjabbar, dr. Ferry Kusnadi menjadi salah satu pembicara utama dengan memaparkan kebijakan terkait Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di bidang kesehatan. Ia juga menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam penerapan BLUD di daerah serta manfaat yang bisa diperoleh, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Beserta Ketua TP PKK Resmikan Showroom Dekranasda Tanjab Barat

“ Penerapan BLUD di sektor kesehatan diharapkan mampu memberikan keleluasaan bagi rumah sakit dan puskesmas dalam mengelola anggaran dan pelayanan secara lebih efisien dan efektif. Hal ini juga berperan penting dalam meningkatkan daya saing dan kualitas layanan kesehatan di daerah,” jelas dr. Ferry Kusnadi dalam pemaparannya.

FGD ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi dan merumuskan solusi dalam pengelolaan BLUD, BUMD, serta BUM Desa yang lebih baik, guna memberikan kontribusi positif dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Provinsi Jambi.(*)

JAMBI, TJ – Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Tanjung Jabung Barat, dr. Ferry Kusnadi, Sp.OG., M.M., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, turut hadir dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang membahas *Penguatan Tata Kelola BUMD, BLUD Kesehatan, dan BUM Desa* untuk mendukung kontribusi optimal dalam pembangunan daerah. Acara tersebut berlangsung pada Selasa, 5 November 2024, di Aula Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jambi, di Jl. Hus Cokroaminoto No. 107, Kota Jambi.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Mardiyanto Arif Rakhmadi, yang mengapresiasi inisiatif untuk mengembangkan tata kelola yang lebih baik di sektor BUMD dan BLUD Kesehatan. Hadir dalam acara ini sejumlah pejabat penting, termasuk kepala dinas kesehatan se-Provinsi Jambi, kepala bagian ekonomi, serta direktur BLUD dan BUMD di seluruh Provinsi Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Pjs. Bupati Tanjabbar, dr. Ferry Kusnadi menjadi salah satu pembicara utama dengan memaparkan kebijakan terkait Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di bidang kesehatan. Ia juga menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam penerapan BLUD di daerah serta manfaat yang bisa diperoleh, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

“ Penerapan BLUD di sektor kesehatan diharapkan mampu memberikan keleluasaan bagi rumah sakit dan puskesmas dalam mengelola anggaran dan pelayanan secara lebih efisien dan efektif. Hal ini juga berperan penting dalam meningkatkan daya saing dan kualitas layanan kesehatan di daerah,” jelas dr. Ferry Kusnadi dalam pemaparannya.

FGD ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi dan merumuskan solusi dalam pengelolaan BLUD, BUMD, serta BUM Desa yang lebih baik, guna memberikan kontribusi positif dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Provinsi Jambi.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Secara Daring

Pemerintahan

Bupati Bersama Ketua TP PKK Dampingi Gubernur Jambi dan Istri Tinjau Sentra Oleh-oleh Khas Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Ikuti Rapat Vaksinasi Secara Virtual Dengan Kapolri

Tanjab Barat

Harlah NU ke-102 dan Muslimat NU ke-79, Bupati Tanjabbar Serukan Sinergi untuk Indonesia Maslahat

Pemerintahan

Wabup Hairan Ikuti Rakor Secara Virtual Dengan Kapolri Dalam Rangka Pelaksanaan vaksinasi serentak

Pemerintahan

BKPSDM Tanjabbar Gelar Bimtek Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran APBD

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Resmikan Pos Damkar dan Pelayanan Dukcapil Merlung

Tanjab Barat

Imbas BBM Naik,Harga Tiket Angkutan Umum Tungkal – Jambi Mengalami Kenaikan