mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
IPK 3,92 dan Segudang Prestasi, Recha Oktaviani Safitri Wakili Wisudawan Universitas Baiturrahim Uang Rp6 Juta dan HP Hilang Saat Dirawat di RSUD Sungai Bahar, Keamanan Pasien Jadi Sorotan Hamdani Tutup Festival Hari Santri 2026 di Tungkal Ulu, Pesan Santri Jaga Akhlak dan Nilai Keislaman Dari Pesantren untuk Negeri, 2.950 Santri Peringati Hari Santri di Tanjabbar Pemkab Tanjabbar Fasilitasi Kesepakatan Plasma TML, Enam Desa Dapat Alokasi 690 Hektare

Home / Tanjab Barat

Rabu, 2 Februari 2022 - 08:10 WIB

Razia Blok Napi, Lapas Kuala Tungkal Temukan Sejumlah Barang Terlarang

Tanjab Barat  – Inspeksi mendadak terhadap warga binaan dilakukan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dalam razia yang dilakukan di setiap blok hunian warga binaan ini, ditemukan sejumlah barang terlarang yang disimpan oleh para napi. Barang yang ditemukan ini, langsung disita dan dibawa untuk dilakukan pemusnahan.

Kepala Lapas Kelas II B Kuala Tungkal, Sugiarto saat dikonfirmasi menyebutkan, razia terhadap para napi ini. Merupakan kegiatan rutin, barang yang diangap terlarang  akan disita petugas.

BACA JUGA  DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Dalam Rangkah HUT ke- 80 Kemerdekaan RI

” Kita memang rutin melakukan razia terhadap warga binaan, memang tidak menentu jadwalnya.” Katanya.

Ia menyebutkan bahwa, saat di lakukan razia ke para napi, pihaknya menemukan Sejumlah barang terlarang, diantaranya handphone, sikat gigi panjang, gelas kaca dan kartu domino.

” Semuanya kita sita, untuk diamankan dari para napi.” Tegasnya.

Ia mengatakan bahwa, razia tersebut dilakukan guna meningkatkan komitmen untuk pemasyarakatan lebih maju salah satunya deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Apresiasi SKK Migas PetroChina Atas Bantuan Perlengkapan CJH

Saat disinggung, seringnya ditemui barang terlarang masuk kedalam lapas, Sugiarto menyebutkan jika pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pengawasan dan pengetatan. Namun diakuinya tetap saja kecolongan.

” Ya namanya narapidana ya, kita gak tau juga gimana caranya, mungkin hantu kali ya, padahal kita ingatkan terus barang barang ini dilarang. Tapi masih saja, padahal disini semua sudah ada telpon ada wartel ada tempat makan kita siapkan.” Ungkapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pilkada

Sambut Kedatangan Anwar Sadat, Masyarakat Bram Itam Minta UAS Lanjut Pimpin Tanjabbar

Pemerintahan

Panen Padi Perdana di Rawa Medang, Bupati Tanjabbar Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan

Tanjab Barat

PMK Belum Ditemukan di Tanjab Barat, Disbunak Minta Peternakan Hewan Waspada

Pemerintahan

Pererat Silaturahmi, Bupati Tanjabbar Gelar Open House

Pemerintahan

Kolaborasi Antara Daerah, Pemkab Tanjabbar Jalin Kerja Sama Strategis Dengan Pemkab Batang Hari

Kecelakaan

46 Kasus Lakalantas, AKP Devita Himbau Pengendara Patuhi Lalin

Pemerintahan

Hari Anti Korupsi Sedunia 2024 ,Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Tanjabbar Lawan Korupsi

Daerah

Konsultasi dan Koordinasi ke Bappenas, Bupati Tanjabbar Sampaikan Proposal DAK