mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Ingatkan Masyarakat Potensi Cuaca Panas dan Kemarau  Pimpinan dan Anggota DPRD Tanjabbar Audiensi Bersama Serikat Pekerja Ketua DPRD Tanjabbar Ikuti Upacara Hardiknas Tahun 2026, Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan di Daerah Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Wabup Tanjabbar Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Daerah  Ketua DPRD Tanjabbar Hadiri Malam Perpisahan Kejari Tanjabbar 

Home / Advetorial

Senin, 4 Mei 2026 - 18:58 WIB

Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Ingatkan Masyarakat Potensi Cuaca Panas dan Kemarau 

TANJABBAR ,TJ – Kebakaran besar yang melanda Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meninggal kan kabar duka bagi masyarakat sekitar.

Kebakaran yang terjadi Jumat sore,( 1/5/26) tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah dan berdampak luas. Sebanyak 81 kepala keluarga (KK) atau 262 jiwa tercatat menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 86 rumah hangus terbakar, sementara 11 rumah lainnya mengalami kerusakan, terdiri dari 2 unit rusak berat, 5 rusak sedang, dan 4 rusak ringan. Secara keseluruhan, total 97 rumah terdampak akibat kebakaran tersebut.

Musibah ini juga turut berdampak pada kelompok rentan. Tercatat 16 anak usia SD/Madrasah, 11 pelajar tingkat SLTP, dan 6 pelajar SLTA menjadi korban. Selain itu, terdapat 1 ibu hamil yang juga terdampak dalam kejadian tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, sekaligus memastikan penanganan pasca kebakaran berjalan optimal. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Senin (4/5/26).

BACA JUGA  Perum BULOG Kantor Cabang Kuala Tungkal Salurkan Bantuan Pangan CBP Tahap III Alokasi Desember Untuk Dua Kabupaten

Pemerintah daerah bersama berbagai pihak bergerak cepat dalam penanganan darurat. Bantuan mengalir dari berbagai unsur, mulai dari dinas sosial, organisasi kemasyarakatan, pihak perbankan, hingga kelompok masyarakat.

“ Kami kembali turun ke lapangan untuk mengoordinasikan seluruh bantuan yang telah disalurkan agar tepat sasaran dan merata,” ujar Bupati Anwar Sadat saat meninjau lokasi.

Saat ini, sebagian besar korban mengungsi sementara di rumah keluarga dan kerabat. Sementara itu, satu keluarga yang tidak memiliki tempat tinggal alternatif ditempatkan di bangunan puskesmas lama.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas solidaritas masyarakat yang turut membantu para korban.

“ Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah dengan sukarela menampung saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pembangunan Oprit Jembatan Parit Gompong di Keluhkan Warga, Wabup: Kita Hentikan Dulu Pembangunannya

Seiring berakhirnya masa tanggap darurat, operasional dapur umum resmi dihentikan. Meski demikian, bantuan logistik seperti makanan, beras, dan pakaian masih terus disalurkan dan dinilai mencukupi kebutuhan para korban.

Pemerintah daerah, kata Bupati akan terus melakukan evaluasi terhadap sistem penanganan bencana guna meningkatkan kecepatan dan efektivitas respons di masa mendatang.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca panas ekstrem dan musim kemarau panjang yang berpotensi memicu kebakaran.

“ Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati serta bijak dalam menggunakan air, mengingat potensi kekeringan di musim kemarau yang cukup panjang,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Dukcapil, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Direktur Bank Jambi, perwakilan Bank BNI, Ketua DWP, Camat Pengabuan, Lurah Teluk Nilau, serta masyarakat setempat.(*)

TANJABBAR ,TJ – Kebakaran besar yang melanda Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meninggal kan kabar duka bagi masyarakat sekitar.

Kebakaran yang terjadi Jumat sore,( 1/5/26) tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah dan berdampak luas. Sebanyak 81 kepala keluarga (KK) atau 262 jiwa tercatat menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 86 rumah hangus terbakar, sementara 11 rumah lainnya mengalami kerusakan, terdiri dari 2 unit rusak berat, 5 rusak sedang, dan 4 rusak ringan. Secara keseluruhan, total 97 rumah terdampak akibat kebakaran tersebut.

Musibah ini juga turut berdampak pada kelompok rentan. Tercatat 16 anak usia SD/Madrasah, 11 pelajar tingkat SLTP, dan 6 pelajar SLTA menjadi korban. Selain itu, terdapat 1 ibu hamil yang juga terdampak dalam kejadian tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, sekaligus memastikan penanganan pasca kebakaran berjalan optimal. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Senin (4/5/26).

Pemerintah daerah bersama berbagai pihak bergerak cepat dalam penanganan darurat. Bantuan mengalir dari berbagai unsur, mulai dari dinas sosial, organisasi kemasyarakatan, pihak perbankan, hingga kelompok masyarakat.

“ Kami kembali turun ke lapangan untuk mengoordinasikan seluruh bantuan yang telah disalurkan agar tepat sasaran dan merata,” ujar Bupati Anwar Sadat saat meninjau lokasi.

Saat ini, sebagian besar korban mengungsi sementara di rumah keluarga dan kerabat. Sementara itu, satu keluarga yang tidak memiliki tempat tinggal alternatif ditempatkan di bangunan puskesmas lama.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas solidaritas masyarakat yang turut membantu para korban.

“ Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah dengan sukarela menampung saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ungkapnya.

Seiring berakhirnya masa tanggap darurat, operasional dapur umum resmi dihentikan. Meski demikian, bantuan logistik seperti makanan, beras, dan pakaian masih terus disalurkan dan dinilai mencukupi kebutuhan para korban.

Pemerintah daerah, kata Bupati akan terus melakukan evaluasi terhadap sistem penanganan bencana guna meningkatkan kecepatan dan efektivitas respons di masa mendatang.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca panas ekstrem dan musim kemarau panjang yang berpotensi memicu kebakaran.

“ Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati serta bijak dalam menggunakan air, mengingat potensi kekeringan di musim kemarau yang cukup panjang,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Dukcapil, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Direktur Bank Jambi, perwakilan Bank BNI, Ketua DWP, Camat Pengabuan, Lurah Teluk Nilau, serta masyarakat setempat.(*)

Share :