TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berkembang, berdaya saing, dan menembus pasar yang lebih luas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Peningkatan Mutu dan Kualitas Produk UMKM yang dibuka langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., di Aula Hotel Grand Ar Riyadh, Kuala Tungkal, Selasa (9/6/26).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diikuti oleh 25 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hadir pula Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tanjung Jabung Barat, perwakilan PetroChina International Jabung Ltd., para narasumber, serta instruktur ahli.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa peningkatan kualitas produk menjadi kunci utama agar UMKM mampu bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif, baik secara konvensional maupun digital.
“Melalui pelatihan ini, kita berharap lahir produk-produk unggulan daerah yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga provinsi hingga nasional. Produk yang dihasilkan harus berasal dari potensi lokal yang menjadi identitas dan kebanggaan daerah,” ujar Bupati.
Selain peningkatan kualitas produk, Bupati juga mendorong terbentuknya kemitraan strategis antara pelaku UMKM dengan berbagai pelaku usaha ritel di Kuala Tungkal.
Menurutnya, kehadiran etalase khusus produk lokal di toko swalayan maupun jaringan minimarket nasional akan menjadi peluang besar dalam memperluas akses pasar.
“ Saya berharap ada komitmen bersama untuk menyediakan ruang promosi bagi produk UMKM lokal. Ini bukan hanya membantu meningkatkan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah secara lebih luas,” katanya.
Bupati juga memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM melalui berbagai program, mulai dari pelatihan manajemen usaha, peningkatan kualitas kemasan, pemasaran digital, hingga kemudahan pengurusan perizinan dan sertifikasi halal.
Sementara itu, Kepala Diskoperindag Tanjung Jabung Barat, Sawaluddin F. Tanjung, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa materi pelatihan meliputi inovasi pengolahan produk, teknik pengemasan modern, peningkatan standar mutu dan higienitas, serta strategi pemasaran berbasis digital.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tanjung Jabung Barat berharap UMKM lokal semakin berkembang, memiliki daya saing tinggi, serta mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)
TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berkembang, berdaya saing, dan menembus pasar yang lebih luas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Peningkatan Mutu dan Kualitas Produk UMKM yang dibuka langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., di Aula Hotel Grand Ar Riyadh, Kuala Tungkal, Selasa (9/6/26).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diikuti oleh 25 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hadir pula Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tanjung Jabung Barat, perwakilan PetroChina International Jabung Ltd., para narasumber, serta instruktur ahli.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa peningkatan kualitas produk menjadi kunci utama agar UMKM mampu bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif, baik secara konvensional maupun digital.
“Melalui pelatihan ini, kita berharap lahir produk-produk unggulan daerah yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga provinsi hingga nasional. Produk yang dihasilkan harus berasal dari potensi lokal yang menjadi identitas dan kebanggaan daerah,” ujar Bupati.
Selain peningkatan kualitas produk, Bupati juga mendorong terbentuknya kemitraan strategis antara pelaku UMKM dengan berbagai pelaku usaha ritel di Kuala Tungkal.
Menurutnya, kehadiran etalase khusus produk lokal di toko swalayan maupun jaringan minimarket nasional akan menjadi peluang besar dalam memperluas akses pasar.
“ Saya berharap ada komitmen bersama untuk menyediakan ruang promosi bagi produk UMKM lokal. Ini bukan hanya membantu meningkatkan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah secara lebih luas,” katanya.
Bupati juga memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM melalui berbagai program, mulai dari pelatihan manajemen usaha, peningkatan kualitas kemasan, pemasaran digital, hingga kemudahan pengurusan perizinan dan sertifikasi halal.
Sementara itu, Kepala Diskoperindag Tanjung Jabung Barat, Sawaluddin F. Tanjung, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa materi pelatihan meliputi inovasi pengolahan produk, teknik pengemasan modern, peningkatan standar mutu dan higienitas, serta strategi pemasaran berbasis digital.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tanjung Jabung Barat berharap UMKM lokal semakin berkembang, memiliki daya saing tinggi, serta mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)









