mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Tegaskan Larangan Bakar Lahan, Pelaku Karhutla Terancam Tindakan Tegas Asap Pembakaran Tempurung Kelapa Kian Meresahkan, Bupati Anwar Sadat Dorong Pengusaha Gunakan Drum Inovasi Ramah Lingkungan Bupati Anwar Sadat Luncurkan Program “Gas Kan Saja”, Sunat Gratis untuk Anak Tanjabbar Sepanjang Tahun Kabar Baik untuk Daerah, DPR RI dan Pemerintah Longgarkan Batas Belanja Pegawai di Atas 30 Persen pada 2027 Serengkuh Dayung 2026 Resmi Dimulai, Bupati Anwar Sadat Hadirkan Puluhan Layanan Gratis untuk Masyarakat Tanjabbar

Home / Advetorial

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Asap Pembakaran Tempurung Kelapa Kian Meresahkan, Bupati Anwar Sadat Dorong Pengusaha Gunakan Drum Inovasi Ramah Lingkungan

TANJABBAR, TJ – Asap yang ditimbulkan dari aktivitas pembakaran tempurung kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, khususnya di Kecamatan Tungkal Ilir, kian meresahkan masyarakat. Hampir setiap hari, warga di sejumlah kawasan harus menghirup kepulan asap yang diduga berasal dari proses pembakaran tempurung kelapa oleh pelaku usaha.

 

Kondisi tersebut dikhawatirkan mengancam kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, paparan asap dalam waktu yang lama dinilai berpotensi memicu gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

 

Menanggapi persoalan tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengimbau para pelaku usaha agar mulai menggunakan drum pembakaran yang telah dimodifikasi sebagai solusi untuk mengurangi pencemaran udara.

BACA JUGA  Penumpang Mulai Berdatangan Melalui Pelabuhan RoRo Kuala Tungkal, Petugas Cek Surat Bebas Covid-19

 

Menurut Bupati, inovasi yang diperkenalkan oleh pihak kecamatan tersebut dirancang agar asap hasil pembakaran tidak langsung keluar ke udara sehingga dampaknya terhadap lingkungan dapat diminimalkan.

 

“Ada model inovasi yang sudah dibuat. Kami meminta kepada para pengusaha untuk menggunakan alat tersebut, yaitu drum yang sudah dimodifikasi. Dengan alat itu asap tidak keluar ke atas, sehingga lingkungannya tetap baik, tidak mengganggu masyarakat dan usahanya tetap bisa berjalan. Ini solusi yang sangat baik,” ujar Anwar Sadat.

 

Ia menegaskan, biaya pembuatan drum modifikasi tersebut relatif terjangkau sehingga tidak menjadi beban bagi para pelaku usaha.

BACA JUGA  Disertasi Doktor di UI Angkat Tanjabbar sebagai Model Sawit Berkelanjutan, Bupati Anwar Sadat Dorong Hilirisasi Berbasis Riset

 

“Silakan digunakan karena harganya cukup murah, tidak mahal. Yang terpenting tidak menimbulkan pencemaran lingkungan, apalagi dalam kondisi musim kemarau seperti sekarang,” katanya.

 

Bupati berharap seluruh pelaku usaha pembakaran tempurung kelapa dapat segera beralih menggunakan teknologi sederhana tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

 

Di sisi lain, masyarakat berharap pemerintah tidak hanya mengimbau, tetapi juga melakukan pengawasan secara berkala terhadap aktivitas pembakaran tempurung kelapa yang masih menghasilkan asap pekat. Langkah tersebut dinilai penting agar kegiatan ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas udara maupun kesehatan warga di sekitarnya.(*)

TANJABBAR, TJ – Asap yang ditimbulkan dari aktivitas pembakaran tempurung kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, khususnya di Kecamatan Tungkal Ilir, kian meresahkan masyarakat. Hampir setiap hari, warga di sejumlah kawasan harus menghirup kepulan asap yang diduga berasal dari proses pembakaran tempurung kelapa oleh pelaku usaha.

 

Kondisi tersebut dikhawatirkan mengancam kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, paparan asap dalam waktu yang lama dinilai berpotensi memicu gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

 

Menanggapi persoalan tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengimbau para pelaku usaha agar mulai menggunakan drum pembakaran yang telah dimodifikasi sebagai solusi untuk mengurangi pencemaran udara.

 

Menurut Bupati, inovasi yang diperkenalkan oleh pihak kecamatan tersebut dirancang agar asap hasil pembakaran tidak langsung keluar ke udara sehingga dampaknya terhadap lingkungan dapat diminimalkan.

 

“Ada model inovasi yang sudah dibuat. Kami meminta kepada para pengusaha untuk menggunakan alat tersebut, yaitu drum yang sudah dimodifikasi. Dengan alat itu asap tidak keluar ke atas, sehingga lingkungannya tetap baik, tidak mengganggu masyarakat dan usahanya tetap bisa berjalan. Ini solusi yang sangat baik,” ujar Anwar Sadat.

 

Ia menegaskan, biaya pembuatan drum modifikasi tersebut relatif terjangkau sehingga tidak menjadi beban bagi para pelaku usaha.

 

“Silakan digunakan karena harganya cukup murah, tidak mahal. Yang terpenting tidak menimbulkan pencemaran lingkungan, apalagi dalam kondisi musim kemarau seperti sekarang,” katanya.

 

Bupati berharap seluruh pelaku usaha pembakaran tempurung kelapa dapat segera beralih menggunakan teknologi sederhana tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

 

Di sisi lain, masyarakat berharap pemerintah tidak hanya mengimbau, tetapi juga melakukan pengawasan secara berkala terhadap aktivitas pembakaran tempurung kelapa yang masih menghasilkan asap pekat. Langkah tersebut dinilai penting agar kegiatan ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas udara maupun kesehatan warga di sekitarnya.(*)

Share :

Baca Juga

Advetorial

PEMERINTAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Mengucapkan Selamat MENUNAIKAN IBADAH HAJI TAHUN 1447 H / 2026 M JAMAAH HAJI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Serahkan Kunci Bedah Rumah, Panen Raya Kolaborasi Lapas–Baznas Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Advetorial

Bahas Soal Pelantikan, Bupati Tanjabbar Terima Kunjungan Silaturahmi JATMAN NU Provinsi Jambi

Advetorial

Disertasi Doktor di UI Angkat Tanjabbar sebagai Model Sawit Berkelanjutan, Bupati Anwar Sadat Dorong Hilirisasi Berbasis Riset

Advetorial

Panen Raya Melon Kuala Dasal Tembus Pasar Batam dan Jakarta, Bupati Dorong Jadi Model Pertanian Modern

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Dermaga Apung Rusak di Tanjung Senjulang, Perbaikan Segera Dimulai

Advetorial

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tekankan Penguatan Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Advetorial

Pasca Kebakaran di Teluk Nilau, Pemkab Tanjabbar Prioritaskan Akses Jalan dan Penambahan Armada Damkar